Gizi pada Penyintas Kanker

Penyintas kanker setiap tahun jumlahnya terus mengalami peningkatan. Bagaimana pengaturan asupan makan dan zat gizi pada penyintas kanker? mari kita simak pada artikel berikut =)

Kanker

Kanker adalah sel tubuh yang mengalami mutasi (perubahan) dan tumbuh tidak terkendali serta membelah lebih cepat dibandingkan dengan sel normal. Sel kanker tidak mati setelah usianya cukup, melainkan tumbuh terus dan bersifat invasif sehingga sel normal tubuh dapat terdesak atau malah mati. Suka dianggap penyakit yang mengerikan oleh setiap orang, padahal sebenarnya kanker dapat didiagnosis secara dini. Deteksi dini kanker tidak hanya dapat menurunkan angka kematian akibat kanker, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas hidup penderitanya.​1​

Penyakit kanker merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi beban kesehatan diseluruh dunia. Badan kesehatan dunia/ World Health Organization menyebutkan kanker sebagai salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Kasus dan kematian akibat kanker sampai tahun 2018 sebesar 18,1 juta kasus dan 9,6 juta kematian di tahun 2018, kematian kanker diperkirakan akan terus meningkat hingga lebih dari 13,1 juta pada tahun 2030 data tersebut diperoleh dari Global Burden of Cancer (GLOBOCAN) yang dirilis oleh WHO. Data hasil Riskesdas tahun 2013 dan tahun 2018 menunjukkan adanya peningkatan prevalensi kanker di Indonesia dari 1,4‰ menjadi 1,49‰. Provinsi Gorontalo memiliki peningkatan tertinggi dari 0,2‰ pada Riskesdas 2013 menjadi 2,44‰ pada Riskesdas 2018. Peningkatan signifikan juga terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.​2​

Baca Artikel : Tips Pencegahan Kanker

Faktor Risiko Kanker

terdiri dari faktor risiko perilaku dan pola makan yaitu​1​

  • Indeks massa tubuh tinggi
  • Kurang konsumsi buah dan sayur
  • Kurang aktivitas fisik
  • Penggunaan rokok
  • Konsumsi alkohol berlebihan

Faktor risiko kanker lainnya, adalah akibat paparan:

  • Karsinogen fisik, seperti ultraviolet (UV) dan radiasi ion
  • Kimiawi, seperti benzo(a)pyrene, formalin dan aflatoksin (kontaminan makanan), dan serat contohnya asbes
  • Biologis, seperti infeksi virus, bakteri dan parasit.

Pengaturan makan untuk penyintas kanker

Simak Video : Berdamai dengan Kanker Makanan Bergizi untuk Pejuang Kanker

Gizi adalah komponen penting bagi pasien yang sedang menjalankan pengobatan dan rehabilitasi. Karena dapat membantu pasien mengatasi penyakit dengan lebih baik. Namun terkadang untuk sebagian orang lebih fokus terhadap kanker dan cara penyembuhannya, dan pengaturan makanpun sering diabaikan​3​

Gizi pada penderita kanker berbeda dengan gizi dengan orang sehat. Ketika Anda sehat, makan cukup makanan untuk mendapatkan gizi dan kalori yang Anda butuhkan biasanya tidak menjadi masalah. Sebagian besar pedoman gizi menekankan makan banyak sayuran, buah-buahan, dan membatasi jumlah daging merah yang Anda makan, terutama makan yang diproses atau tinggi lemak, gula, alkohol, dan garam, dan tetap pada berat badan yang sehat. Tetapi ketika Anda sedang dirawat karena kanker, hal-hal ini bisa sulit  dilakukan, terutama jika Anda memiliki efek samping atau tidak enak badan.

Gizi yang baik sangat penting jika Anda menderita kanker karena penyakit dan perawatannya dapat mengubah cara Anda makan. Selama pengobatan kanker Anda mungkin perlu mengubah diet Anda untuk membantu membangun kekuatan Anda dan menahan efek dari kanker dan pengobatannya. Ini mungkin berarti  makan hal-hal yang biasanya tidak dianjurkan ketika Anda berada dalam kesehatan yang baik.  Misalnya,  Anda  mungkin  perlu  makanan tinggi lemak dan berkalori tinggi  untuk  menjaga berat badan Anda.

Kebutuhan gizi seseorang penderita kanker sangat berbeda dari orang ke orang. Dokter atau ahli gizi anda dapat membantu mengidentifkasi gizi yang anda perlukan dan merencanakan cara supaya anda dapat memenuhinya. Makan dengan baik berarti makan berbagai makanan untuk mendapatkan gizi yang dibutuhkan tubuh Anda untuk melawan kanker. Zat gizi ini termasuk protein, lemak, karbohidrat, air, vitamin, dan  mineral​4​.

Protein

Kita perlu protein untuk pertumbuhan, memperbaiki jaringan tubuh dan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Ketika tubuh tidak mendapatkan cukup protein, dapat memecah otot untuk bahan bakar yang dibutuhkannya. Hal ini membuat waktu yang lebih lama untuk pulih dari penyakit dan dapat menurunkan resistensi terhadap infeksi. Orang dengan kanker sering membutuhkan lebih banyak protein dari biasanya.Setelah operasi, kemoterapi, atau terapi radiasi, protein ekstra biasanya diperlukan untuk menyembuhkan jaringan dan membantu melawan infeksi.​4​

Sumber protein yang baik termasuk ikan, daging merah tanpa lemak, telur, produk susu rendah lemak, kacang-kacangan dan mentega kacang, kacang kering, kacang polong dan lentil, dan makanan kedelai.

Lemak

memiliki peran penting dalam gizi. Lemak dan minyak berfungsi sebagai sumber energi yang kaya bagi tubuh. Tubuh memecah lemak dan menggunakannya untuk menyimpan energi, mengisolasi jaringan tubuh, dan mengangkut beberapa jenis vitamin melalui darah. Sumber lemak dapat berasal dari zaitun, produk susu, dagaging dan masih banyak lagi.​4​

Karbohidrat

adalah sumber energi utama tubuh. Karbohidrat memberi tubuh bahan bakar yang dibutuhkan untuk aktivitas fisik dan fungsi organ yang tepat. Sumber karbohidrat dapat dari roti, kentang, nasi, pasta, sereal, jagung, kacang polong, dan kacang-kacangan.​4​

Air

Air atau cairan sangat penting untuk tubuh. Semua sel tubuh membutuhkan air untuk melakukan fungsinya dengan baik. Jika kekurangan cairan atau kehilangan cairan melalui muntah dan diare dapat menyebabkan dehidrasi. Anda memperoleh air dari makanan yang anda makan tetapi juga anda harus minum air sebanyakk 8 gelas perhari.​4​

Vitamin dan mineral

Tubuh Anda membutuhkan vitamin dan mineral untuk membantunya berfungsi dengan baik dan menggunakan energi (kalori) dalam makanan. Sebagian besar ditemukan secara alami dalam makanan, tetapi dapat ditemukan juga sebagai pil dan suplemen cair. Jika Anda makan diet seimbang dengan cukup kalori dan protein Anda biasanya akan mendapatkan banyak vitamin dan mineral. Tetapi mungkin sulit untuk makan makanan seimbang ketika Anda sedang dirawat karena kanker, terutama jika Anda memiliki efek samping pengobatan. Jika Anda memiliki  efek samping, dokter atau ahli diet Anda mungkin menyarankan suplemen multivitamin dan mineral harian.​4​ 

Jika asupan makanan Anda telah dibatasi selama beberapa minggu atau bulan karena efek pengobatan, pastikan untuk memberitahu dokter Anda. Anda mungkin perlu diperiksa untuk kekurangan vitamin atau mineral. Jika anda ingin mengkonsumsi suplemen anda harus mendiskusikannya dengan dokter anda terlebih dahulu. Beberapa orang dengan kanker mengkonsumsi sejumlah besar vitamin, mineral, dan  suplemen makanan lainnya untuk mencoba  meningkatkan  sistem  kekebalan tubuh  mereka  atau bahkan untuk menghancurkan  sel-sel kanker. Tetapi  beberapa zat ini bisa berbahaya, terutama bila dikonsumsi dalam dosis besar. Bahkan,  dosis besar beberapa vitamin dan mineral dapat membuat kemoterapi dan terapi radiasi kurang efektif.​4​

Baca : Potensi Antikanker Alga Merah Euchema cottonii

Referensi

  1. 1.
    Pusat Data dan Informasi Kementerian kesehatan Indonesia . Situasi Penyakit Kanker. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI 2015; 2015. Accessed August 29, 2021. https://pusdatin.kemkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/buletin/buletin-kanker.pdf
  2. 2.
    Supriyono P. Beban Kanker Di Indonesia. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI; 2019. Accessed August 29, 2021. https://pusdatin.kemkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/infodatin/Infodatin-Kanker-2019.pdf
  3. 3.
  4. 4.
    American Cancer Society. Nutrition for People With Cancer Benefits of Good Nutrition during Cancer Treatment. American Cancer Society; 2018. Accessed August 29, 2021. https://www.cancer.org/content/dam/CRC/PDF/Public/6711.00.pdf

Editor : Ayu Rahadiyanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *