BUKU FOTO MAKANAN [PDF]

Definisi

Buku foto makanan merupakan alat bantu pewawancara dalam memperkirakan besar dan berat ukuran makanan/minuman yang dikonsumsi oleh responden. Terdapat sekitar 200 makanan di dalamnya.

Sumber : Buku Foto Makanan Kemenkes RI

Fungsi

  • Sebagai pengingat (karena tergambar)
  • Memperlihatkan ukuran porsi yaitu jumlah yang dikonsumsi pada suatu waktu(makanan difoto sebelum dan sesudah dikonsumsi) serta ukuran porsi (foto ukuran porsi secara bertingkat)
Centong Nasi

Komponen

1.Jenis – jenis alat makan

Berbagai alat makan yang tersedia untuk dewasa dan anak antara lain gelas, cangkir, mangkok, piring, sendok, berfungsi untuk ukuran rumah tangga.

Aneka gelas

2. Makanan sumber karbohidrat

Sumber karbohidrat yang ada antara lain beras, jagung, sagu, umbi – umbian, terigu, dan olahannya.

Ukuran porsi kentang rebus

3. Makanan sumber protein

Lauk pauk sebagai sumber protein antara lain daging sapi/kambing, daging ayam, ikan, telur, kacang – kacangan.

Berbagai bagian ayam goreng
Satu porsi tempe goreng

4.Sayuran

Sayur – sayuran yang ada antara lain sayur campur (sayur asem, sop, lodeh), sayur rebus, tumis, dan mentah.

Tumis kacang panjang

5. Buah – buahan

Buah – buahan yang ada antara lain apel, bengkuang, duku, jeruk, mangga, nanas, pisang, stroberi, dan sebagainya.

Besar porsi pepaya

6. Kue – kue jajanan

Kue yang tersedia sebagian besar merupakan kue tradisional khas Indonesia, yang dikukus dan digoreng. Kue yang dikukus antara lain seperti kue apem, bacang, getuk, naga sari sedangkan kue yang digoreng seperti bakwan sayur, risoles, tahu isi, aneka keripik.

Bolu kukus

7. Makanan siap santap

Makanan siap santap yang tersedia di buku foto makanan ayam goreng, tepung, bubur ayam, lontong sayur, mie bakso, pizza,sate ayam, siomay, dan lain – lain.

Gado – gado

8. Minuman

Minuman yang ada antara lain teh, kopi, dan susu pada berbagai alat penyajian; disertai ukuran porsi gula.

Teh manis

Cara Penggunaan

Setiap foto makanan dilengkapi dengan berat makanan matang (gram). Beberapa makanan terdapat ukuran dimensinya (panjang atau lebar). Berat makanan yang dicantumkan adalah berat makanan matang bersih yang sudah diperhitungkan berat yang dapat dimakan (BDD) nya. Makanan yang mengandung tulang seperti jenis ikan, ayam, berat yang tercantum di dalam foto adalah berat bersih tanpa tulang. Demikian juga untuk buah buahan, berat yang tercantum adalah berat bersih tanpa kulit dan biji.

Jika foto makanan tertera dimensi (panjang atau lebar), maka gunakan penggaris untuk memperkirakan besar ukurannya sesuai dengan dimensi yang tertera.
Contoh : ikan mas goreng. Pada buku foto terdapat 3 ukuran ikan mas goreng yaitu besar, sedang dan kecil serta ukuran dimensinya. Tunjukkan kepada responden, kira kira ukuran yang mana yang dikonsumsi.
Contoh : Ikan mas goreng ukuran sedang(22×7 cm) = 120 gram
Bila dikonsumsi hanya separuhnya maka berat ikan mas yang dikonsumsi = 1/2 x 120 gram = 60 gram.

Makanan komposit maupun makanan siap saji yang terdapat dalam buku BUKAN komposisi yang sudah baku karena komposisinya dapat berbeda di setiap rumah tangga atau di penjaja makanan daerah. Jenis makanan berupa kue, pewawancara harus merinci berdasarkan bahan mentahnya. Berat yang tercantum pada buku foto adalah berat kue matang. Jajanan yang terdapat di buku foto, resep bahan mentahnya per potong/buah sudah tersedia dalam lampiran resep kue. Bila resep kue tidak terdapat pada lampiran resep kue maka pewawancara harus memperkirakan bahannya per porsi kue.

Jadi pewawancara harus jeli pada makanan yang habis dikonsumsi oleh responden. Bukan hanya yang dimakan, namun perlu ditekankan seberapa banyaknya makanan yang dimakan. Oleh karena itu, perlu menuliskan rincian sesuai dengan yang dimakan responden serta menanyakan jumlah yang dikonsumsi berdasar ukuran rumah tangga.

Link

Klik DISINI untuk mendapatkan PDF Buku Foto Makanan Kemenkes RI atau copy paste alamat https://www.dropbox.com/s/ftd5lz35qt7849t/BUKU%20FOTO%20Makanan_Indeks_Search-dikompresi.pdf?dl=0

Referensi

Balitbangkes Kemenkes RI. Buku Foto Makanan. Jakarta : Kemenkes RI. 2014.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: