Kacang Merah : Kaya Protein dan Serat

Siapa yang tak tahu kacang merah? Kacang merah sering dikonsumsi sebagai makanan dan minuman yang lezat. Kandungan protein yang cukup tinggi juga memiliki manfaat positif. Mari kita simak pada artikel ini =)

Phaseolus vulgaris L.

merupakan nama latin dari kacang merah, salah satu varietas dari kacang buncis (Phaseolus vulgaris L.) yang termasuk dalam jenis legume. Selain itu kacang merah memiliki warna merah pada kulitnya dan bentuk yang bervariasi sesuai jenisnya. Kacang merah mudah dibudidayakan di Indonesia karena cuaca yang hangat dan lembab, sehingga mendukung pertumbuhan kacang merah. Permintaan kacang merah masih rendah dibandingkan dengan kacang kedelai dan kacang tanah, namun kacang merah memiliki nilai jual yang cukup tinggi.

Umumnya, kacang merah digunakan sebagai bahan tambahan masakan, seperti masakan rumahan, yaitu sup dan rendang, bahkan saat ini kacang merah digunakan sebagai bahan pembuatan makanan bayi karena memiliki kandungan gizi yang tinggi.​1​ Manfaat dari mengonsumsi kacang merah antara lain dapat menurunkan risiko timbulnya penyakit obesitas, diabetes, hipertensi, dan hiperkolesterol karena mengandung banyak serat. Kacang merah dapat dijadikan tambahan pada berbagai produk pangan untuk meningkatkan gizi serta sebagai penganekaragam pangan.​2​

Lebih Lanjut : mengapa Konsumsi Serat Membuat Kenyang?

Nilai Gizi Kacang Merah

Kacang merah memiliki beberapa kandungan gizi yang sangat baik, sehingga sangat menguntungkan bagi kesehatan apabila dikonsumsi dan diolah dengan baik dan benar. Kacang merah kering mengandung beberapa zat gizi, seperti protein, karbohidrat kompleks, serat, vitamin B, folasin, tiamin, kalsium, fosfor, dan zat besi. Selain itu, kacang merah memiliki antioksidan berupa antosianin yang dapat memberikan pigmen merah pada kacang merah.​3​ Berikut nilai gizi kacang merah :

Kacang merah memiliki protein , asam amino hampir lengkap, kecuali asam amino sulfur, seperti sistein dan metionin. Lemak yang terdapat dalam kacang merah adalah asam lemak tak jenuh, yaitu oleat dan linoleat. Karbohidrat yang terkandung dalam kacang merah adalah oligosakarida, seperti sukrosa, rafinosa, dan stakiosa serta polisakarida, seperti selulosa dan arabinogalaktan yang dapat dijadikan sebagai sumber prebiotik dan serat pangan.​4​ Memiliki indeks glikemik yang rendah dibandingkan kacang lainnya, yaitu 26, sehingga kacang merah baik dikonsumsi oleh penderita diabetes mellitus karena peningkatan kadar gula dalam darah menjadi lambat dan puncak kadar gulanya rendah.​5​

Baca Artikel : Indek Glikemik dan Beban Glikemik

Referensi

  1. 1.
    Fatimah P, Nasution E, Aritonang E. Uji daya terima dan nilai gizi biskuit yang dimodifikasi dengan tepung kacang merah. Jurnal Gizi Kesehatan Reproduksi dan Epidemiologi. 2014;1(1):1-7.
  2. 2.
    Rebello CJ, Greenway FL, Finley JW. A review of the nutritional value of legumes and their effects on obesity and its related co-morbidities. Obes Rev. Published online January 17, 2014:392-407. doi:10.1111/obr.12144
  3. 3.
    Huda T, Palupi H. Mempelajari pembuatan nugget kacang merah. Jurnal Teknologi Pangan. 2015;6(1):36-42.
  4. 4.
    Astuti S, Andarwulan P, Hariyadi H, Agustia F. Formulasi dan karakterisasi cake berbasis tepung komposit organik kacang merah, kedelai, dan jagung. Jurnal Pembangunan Pedesaan. 2013;13(2):79 – 88.
  5. 5.
    Miller J. The New Glucose Revolution. Avalon/Marlowe & Company; 2003.

Ayu Rahadiyanti

Executive Editor Ahli Gizi ID | Lecturer | Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *