Minum santan dianggap bisa menurunkan berat badan karena diklaim mengandung trigliserida rantai sedang (Medium Chain Triglyceride / MCT) yang di beberapa penelitian dilaporkan berhasil membantu penurunan berat badan1–4 .
Tapi, klaim ini tidak sepenuhnya benar, karena santan kelapa TIDAK SAMA dengan MCT 3,5,6.
MCT adalah lemak sintetis yg dibuat dari kelapa atau kelapa sawit, dan mengandung asam lemak caprilat & caprat tinggi, dan sedikit laurat (biasanya sekitar 5%). Sedangkan santan kelapa didominasi oleh laurat (>50%), dan mengandung sedikit caprilat & caprat5–7 . Oleh karena itu, secara metabolik efek konsumsi santan tidak sama dengan MCT 5,8 , namun lebih mirip dengan makanan berlemak lainnya, sehingga perlu dibatasi juga6.
Intinya, mengganti satu porsi makanan dengan meminum santan, sama saja dengan menukar kalori dari makanan tersebut dengan kalori dari santan, yang tentunya lebih rendah jika dibandingkan dengan satu porsi soto atau bakso atau nasi campur. Jadi, sebenarnya yang membantu menurunkan berat badan bukanlah santan kelapa, tapi penurunan kalori yang dikonsumsi.
Nah, kalau begitu, kenapa tidak sekalian menggantinya dengan makanan yang kalorinya lebih rendah? Misalnya: satu buah pisang / semangka / pepaya kalorinya hanya 1/5 dari segelas santan9. Selain itu, buah juga mengandung serat yang terbukti membantu menurunkan berat badan dan membuat kita kenyang lebih lama10,11. Harganya juga lebih bersahabat untuk hidup sehat (200 ml santan kemasan = Rp. 7500 – 9500 untuk satu kali minum VS. 1 kg buah pepaya = Rp. 6000 – 8000 untuk 3 – 4 kali makan, atau pisang satu sisir = Rp. 15 – 18 ribuan bisa untuk 6 – 7 kali makan).
Semoga bermanfaat.
Ditulis oleh : Tony Arjuna Endeavour Postdoctoral Fellow, at NHMRC Centre of Research Excellence in Translating Nutritional Science to Good Health, University of Adelaide & The Royal Adelaide Hospital. Member of the 1st Dietitian – UGM.
Beberapa waktu terakhir, istilah fibermaxxing mulai ramai dibahas di media sosial dan komunitas kesehatan global.…
Belakangan ini, dunia kesehatan sedang ramai membicarakan terapi GLP-1. Di media sosial hingga klinik penurunan…
Pernah merasa sudah berniat makan sehat, tapi justru berakhir memesan makanan cepat saji? Kita sering…
Banyak orang memasukkan teh hijau ke dalam rutinitas diet mereka dengan harapan bisa menurunkan berat…
Pernah merasa suasana hati mudah berubah, cemas, atau bahkan kehilangan semangat tanpa alasan yang jelas?…
Banyak orang yang ingin menurunkan berat badan akhirnya beralih dari roti tawar putih ke roti…