Masalah Berat Badan

5 Tips Memilih Yogurt Rendah Kalori untuk Diet

Banyak orang mengira semua yogurt itu sehat. Sayangnya, tidak selalu begitu. Banyak produk yogurt di pasaran justru tinggi gula, kalori, dan lebih mirip dessert daripada makanan sehat. Akibatnya, niat diet malah bisa berantakan karena memilih yogurt yang salah.

Supaya tidak terkecoh, berikut tips sederhana dan praktis untuk memilih yogurt yang benar-benar mendukung tujuan dietmu.

1. Pilih Yogurt dengan Gula Tambahan Rendah

Banyak yogurt terasa manis karena ditambahkan gula agar lebih enak. Padahal, gula tambahan dapat membuat kalori melonjak drastis tanpa disadari. Penelitian menunjukkan bahwa banyak yogurt komersial mengandung 4–14 gram gula per 100 gram, yang jelas cukup tinggi dan kurang ramah untuk orang yang sedang diet.1

Sumber: Freepik

Untuk pilihan yang lebih aman, prioritaskan yogurt dengan gula tambahan sekitar 0–5%. Rentang ini dinilai lebih bisa diterima dari sisi rasa, tetapi tetap menjaga total kalorinya tetap rendah.2

Tips praktis:

  • Pilih yogurt dengan gula total ≤ 8 gram per porsi.
  • Hindari produk dengan banyak jenis gula tambahan (misalnya: sukrosa, fruktosa, sirup jagung).
  • Jika ingin paling aman, pilih plain yogurt, lalu tambahkan topping alami seperti buah segar.

2. Perhatikan Kandungan Protein

Protein berperan penting dalam membuat kenyang lebih lama serta menjaga gula darah tetap stabil. Oleh karena itu, yogurt dengan kandungan protein tinggi jauh lebih direkomendasikan untuk diet.

Studi menunjukkan bahwa yogurt dengan protein sekitar 4–5% lebih baik dan disukai karena terasa lebih mengenyangkan dan bernilai gizi lebih tinggi.3 Kandungan protein yang cukup juga membantu mempertahankan massa otot sekaligus mendukung pengendalian berat badan.

Sumber: Freepik

Sebagai panduan praktis, pilihlah yogurt yang mengandung minimal 6 gram protein per porsi. Jenis seperti greek yogurt biasanya lebih tinggi protein karena proses penyaringan yang mengurangi air, sehingga teksturnya lebih kental dan gizinya lebih padat.

Baca juga: Minum Yogurt Dapat Menurunkan Tekanan Darah?

3. Pilih Lemak yang Sesuai Tujuan

Yogurt hadir dalam beberapa pilihan kadar lemak, mulai dari non-fat (tanpa lemak), low-fat (rendah lemak), hingga full-fat (lemak utuh). Setiap jenis memiliki fungsi berbeda tergantung tujuan dietmu.

Penelitian menunjukkan bahwa yogurt rendah lemak atau tanpa lemak dapat membantu mengurangi total kalori harian. Sementara itu, yogurt dengan lemak sedang atau penuh memberikan rasa yang lebih creamy dan meningkatkan kepuasan saat makan (satiety), sehingga bisa membantu orang yang mudah lapar untuk merasa kenyang lebih lama.4

Sumber: Freepik

Agar lebih mudah memilih:

  • Non-fat: cocok jika kamu ingin memangkas kalori harian sebanyak mungkin.
  • Low-fat: seimbang, kalori tetap terkontrol, tapi rasa dan teksturnya masih nyaman.
  • Full-fat: membantu menjaga rasa kenyang lebih stabil bagi yang cepat lapar.

Intinya, pilih berdasarkan kebutuhan dan preferensi, bukan sekadar mengikuti tren. Hal yang tidak kalah penting juga adalah konsisten dengan pola makan sesuai dengan tujuan.

4. Cek Kandungan Probiotik Aktif

Salah satu alasan yogurt dianggap menyehatkan adalah karena mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang mendukung kesehatan usus. Penelitian menunjukkan bahwa probiotik aktif (bakteri baik yang masih hidup di dalam yogurt) berperan penting dalam menjaga keseimbangan mikrobiota usus dan mendukung kesehatan pencernaan secara keseluruhan.5

Saat memilih yogurt, kamu bisa memeriksa label seperti:

  • live cultures atau active cultures,
  • atau nama bakteri spesifik seperti Lactobacillus dan Bifidobacterium.

Semakin tinggi kandungan probiotiknya, maka semakin besar pula manfaat yang bisa dirasakan.

Sumber: Freepik

Manfaat probiotik antara lain:

  • membantu pencernaan lebih lancar,
  • mendukung keseimbangan bakteri baik di usus,
  • mengurangi kembung,
  • dan bisa membantu memperbaiki respon metabolik.

Oleh karena itu, memilih yogurt dengan probiotik aktif bisa memastikan kamu mendapatkan manfaat maksimal, bukan hanya rasa.

5. Waspadai Yogurt Rasa Buah dan Topping Manis

Yogurt rasa buah sering kali mengandung pemanis tambahan, sirup buah, atau puree (buah yang dihaluskan seperti pasta) yang tinggi gula. Produk seperti ini biasanya justru menambah kalori tanpa disadari, sehingga manfaat yogurt untuk diet jadi berkurang.

Studi menganjurkan agar seseorang lebih memilih yogurt tawar (plain) dan menambahkan buah segar atau kacang-kacangan sebagai pemanis alami.1

Pendekatan ini bukan hanya membantu menurunkan asupan gula, tetapi juga meningkatkan nilai gizinya.

Sumber: Freepik

Agar lebih aman, hindari yogurt dengan topping seperti:

  • selai buah manis,
  • granola tinggi gula,
  • cokelat chips,
  • saus karamel atau stroberi.

Topping seperti ini dapat meningkatkan kalori bahkan hampir dua kali lipat.

Yogurt Bisa Membantu Diet, Asal Dipilih dengan Bijak

Yogurt bisa jadi teman diet yang baik, mengenyangkan, kaya protein, mendukung kesehatan usus, dan fleksibel untuk berbagai menu. Namun, manfaat itu hanya bisa terasa kalau kamu memilih dengan sadar, bukan asal ambil yogurt yang tampilannya menarik.

Yogurt yang tepat seharusnya:

  • rendah gula,
  • cukup protein,
  • sesuai kebutuhan lemak,
  • mengandung probiotik aktif,
  • tidak penuh dengan topping manis.

Kebiasaan kecil seperti membaca label juga sangat bisa membuatmu jauh lebih sadar dan terarah dalam menjalani pola makan sehat. Ingat, perubahan terbaik selalu dimulai dari langkah sederhana.

Untuk mengecek kandungan gizi yogurt dan memastikan sesuai kebutuhanmu, kamu bisa mengunjungi laman nilaigizi.com.

Baca juga: Yoghurt dan Kefir Mana yang Lebih Baik?

Referensi

  1. Valadez-Serrano, C., & Ramírez-Moreno, E. (2023). Evaluación del contenido de azúcar añadido en yogures comerciales. Educación y Salud Boletín Científico Instituto de Ciencias de La Salud Universidad Autónoma Del Estado de Hidalgo, 11(22), 157–159. https://doi.org/10.29057/icsa.v11i22.7166 ↩︎
  2. Zahan, T. U., Islam, Md. Z., Islam, Md. N., Habib, R., & Harun-ur-Rashid, Md. (2020). Optimization of Sugar Reduction in the Formulation of Set-type Yogurt Using Pure Lactic Acid Bacterial Culture. Asian Journal of Dairy and Food Research, 39(3), 201–206. https://doi.org/10.18805/AJDFR.DR-163 ↩︎
  3. Kuczka, N. K., Kala, M. M., & Bielaszka, A. (2024). Sensory evaluation and consumption preferences of high-protein natural yoghurts among students of dietetics. Roczniki Państwowego Zakładu Higieny, 75(3), 283–292. https://doi.org/10.32394/rpzh/196309 ↩︎
  4. Rehman, M. A. U., Ashfaq, K., Iqbal, F., Khan, I., & Azar, A. (2022). Yoghurt: processing technology and nutritional profile. 3(1). https://doi.org/10.56536/ijpihs.v3i1.22 ↩︎
  5. Farag, M. A., Saleh, H. A., El Ahmady, S., & Elmassry, M. M. (2021). Dissecting Yogurt: the Impact of Milk Types, Probiotics, and Selected Additives on Yogurt Quality. Food Reviews International, 1–17. https://doi.org/10.1080/87559129.2021.1877301 ↩︎
Dewi Rizky Purnama

Recent Posts

Lebaran Tanpa Khilaf: Tips Menikmati Hidangan agar Tidak Overeating

Hari Raya Idul Adha selalu membawa suasana yang khas. Selain menjadi momen ibadah dan berbagi…

3 days ago

Mengenal ‘Fibermaxxing’: Tren Baru yang Membuat Asupan Serat Kembali Jadi Perhatian

Beberapa waktu terakhir, istilah fibermaxxing mulai ramai dibahas di media sosial dan komunitas kesehatan global.…

2 weeks ago

GLP-1: “Terapi Penurun BB” yang Sedang Mendunia, Benarkah Aman dan Efektif?

Belakangan ini, dunia kesehatan sedang ramai membicarakan terapi GLP-1. Di media sosial hingga klinik penurunan…

3 weeks ago

Tanpa Sadar, Lingkunganmu Menentukan “Isi Piringmu”

Pernah merasa sudah berniat makan sehat, tapi justru berakhir memesan makanan cepat saji? Kita sering…

4 weeks ago

Benarkah Teh Hijau Bisa Menurunkan Berat Badan?

Banyak orang memasukkan teh hijau ke dalam rutinitas diet mereka dengan harapan bisa menurunkan berat…

1 month ago

Kalsium dan Mood: Kenapa Asupan Mineral Ini Penting untuk Kesehatan Jiwa?

Pernah merasa suasana hati mudah berubah, cemas, atau bahkan kehilangan semangat tanpa alasan yang jelas?…

1 month ago