Masalah Berat Badan

Mengapa Perutmu bisa Buncit?

https://pixabay.com/id/photos/yg-melangsingkan-berat-kesehatan-2728331/
Ditulis oleh :dr. Besthari Anindita Pramitasari, Arienta Rahmania P. S. S.Si., M.Sc. , Dipl-Ing Arradi Nur Rizal M.Sc.

Berat badanmu normal, ukuran lingkar lengan tangan atau lingkar paha juga masih tergolong normal. Namun, bagian perut buncit? Kamu mempunyai masalah ini?

Bagaimana perut membuncit ?

Jaringan lemak memiliki fungsi sebagai simpanan energi yang biasanya diukur dalam satuan kalori. Oleh karena itu, jika jumlah kalori yang kita peroleh dari makanan melebihi jumlah kalori yang diperlukan untuk aktivitas, kelebihannya akan disimpan di jaringan lemak​1​ . Namun, bukankah jaringan lemak tidak hanya di perut kita? Memang benar, tetapi massa lemak di perut kita disimpan di dua lokasi, yaitu area bawah kulit (lemak subkutan) dan di sekitar organ perut (lemak visceral). Lemak visceral ini tidak ada di anggota gerak tubuh kamu​2,3​ . Jadi, ketika kalori berlebih, perut seakan-akan tampak lebih buncit karena jumlahnya memang lebih banyak.

Jumlah kalori makananku sama dengan dia, tapi kenapa hanya perutku yang membuncit? Perlu diingat bahwa prinsip keseimbangan kalori ini bukan hanya masalah kuantitasnya, tetapi juga kualitas kalorinya. Jumlah kalori yang sama pada makanan belum tentu memberikan efek yang sama pada tubuh kita ​1​. Sama halnya juga dengan kalori yang dikeluarkan. Aktivitas berbeda yang membakar jumlah kalori yang sama juga memberikan efek berbeda ​4​.

Makanan yang berbeda memiliki perbedaan jalur metabolisme,  peningkatan jenis hormon yang berbeda, bahkan efek pada nafsu makan pun  berbeda ​1,4,5​. Misalnya, jika kita mengkonsumsi protein, tubuh kita  memakai/mengeluarkan energi lebih banyak untuk mencerna protein  tersebut. Contoh yang lain adalah ketika kita mengkonsumsi karbohidrat  atau gula, tubuh kita meningkatkan hormon insulin yang juga mempengaruhi  peningkatan simpanan lemak pada tubuh.​4,5​ Dalam hal beraktivitas,  aktivitas yang dilakukan setelah konsumsi makanan menyebabkan otot  anggota gerak akan lebih aktif mengambil sumber energi dari makanan.  Oleh karena itu, area lain (seperti perut) tidak terlalu banyak  menyimpan energi​1​. Penelitian juga telah membuktikan bahwa melakukan  aktivitas fisik rutin, terutama aktivitas aerobik dapat mereduksi lemak  visceral secara signifikan​6​.
Selain itu, ternyata massa lemak yang tersimpan di perut sangat  bergantung pada sistem hormon, seperti kortisol, testosteron, estrogen,  dan hormon pertumbuhan. Oleh karena itu, beberapa kondisi yang  mengganggu keseimbangan hormon seperti stress juga berperan dalam  menyebabkan perut buncit. Dalam kondisi stress, salah satu reaksi tubuh  kita adalah meningkatkan produksi kortisol dan menurunkan produksi  testosteron, estrogen, dan hormon pertumbuhan​7​. Kadar kortisol yang  tinggi di dalam tubuh dapat meningkatkan akumulasi lemak, sedangkan  testosteron, estrogen, dan hormon pertumbuhan berfungsi sebaliknya.  Secara singkat, kombinasi dari kondisi tersebut dapat meningkatkan  akumulasi lemak visceral  dan menyebabkan perut membuncit ​7​.  

Beberapa faktor lain yang diidentifikasi memiliki hubungan terhadap kecenderungan akumulasi lemak visceral ini selain hormon adalah genetik, usia, ras, dan jenis kelamin ​2,3,7,8​. Namun, hubungan tersebut diperoleh melalui studi epidemiologi sehingga tidak bisa diartikan sebagai hubungan sebab akibat ​2,3,8​. Walaupun begitu, sebaiknya kamu waspada jika anggota keluarga memiliki kecenderungan perut buncit.

Masalahkah perut buncit?

Penelitian telah membuktikan bahwa lemak visceral memiliki dampak kesehatan yang lebih besar dibandingkan lemak subkutan. Lemak visceral berkaitan dengan peningkatan risiko kelainan metabolik dan penyakit jantung pembuluh darah. Kondisi ini disebut dengan sindroma metabolik​2,3​

Kamu punya masalah perut buncit? Pikirkan kembali berapa banyak dan bagaimana kualitas konsumsi makanan, aktivitas fisik, dan juga tingkat stress kamu. Jika kamu bisa menjaga pola makan gizi seimbang dan mengikuti rekomendasi aktivitas fisik yang tepat, perut buncit bisa dihindari!

bagaimana diet untuk menurunkan berat badan dapat dilihat di link ini

Referensi

  1. 1.
    Frayn KN, Karpe F, Fielding B, Macdonald IA, Coppack S. Integrative physiology of human adipose tissue. Int J Obes Relat Metab Disord. 2003;27:875–888. http://www.nature.com/ijo/journal/v27/n8/full/0802326a.htm.
  2. 2.
    Després J-P. Body Fat Distribution and Risk of Cardiovascular Disease An Update. Circulation . 2012;126:1301–1313. http://circ.ahajournals.org/content/126/10/1301.
  3. 3.
    Tchernof A. Després J-P. Pathophysiology of Human Visceral Obesity: An Update. Physiological Reviews. 2013;93:359–404. http://physrev.physiology.org/content/93/1/359.
  4. 4.
    McGuire M, Beerman K. USA: Nutritional Sciences From Fundamentals to Food; 2011.
  5. 5.
    Björntorp P. Hormonal control of regional fat distribution. Hum Reprod. 1997;1:21–25.
  6. 6.
    Ismail I, Keating S, Baker M, Johnson N. A systematic review and meta-analysis of the effect of aerobic vs. resistance exercise training on visceral fat. Obesity Reviews. 2012;13:68–91.
  7. 7.
    Bjorntorp P. Do stress reactions cause abdominal obesity and comorbidities? Obesity Reviews. May 2001:73-86. doi:10.1046/j.1467-789x.2001.00027.x
  8. 8.
    Staiano AE, Katzmarzyk PT. Ethnic and sex differences in body fat and visceral and subcutaneous adiposity in children and adolescents. Int J Obes. June 2012:1261-1269. doi:10.1038/ijo.2012.95
Putri Darely

View Comments

Recent Posts

Minum Air untuk Tahan Lapar, Apakah Sehat Jika Jadi Kebiasaan?

Pernah merasa lapar, tetapi bukannya makan malah memilih minum segelas atau bahkan beberapa gelas air?…

5 days ago

Kenapa Nafsu Makan Bisa Meningkat Saat Cuaca Dingin?

Saat cuaca mulai dingin atau hujan turun seharian, keinginan untuk mencari makanan hangat biasanya ikut…

1 week ago

Minum Susu Sebelum Tidur Bisa Membantu Tidur Lebih Nyenyak?

Minum segelas susu sebelum tidur sering dianggap sebagai salah satu cara sederhana untuk membuat tubuh…

2 weeks ago

Bayam Dipanaskan Ulang Bisa Berbahaya, Mitos atau Fakta?

Punya sisa sayur bayam dari makan siang lalu ingin menghangatkannya kembali saat malam? Sebagian orang…

2 weeks ago

Chinese Restaurant Syndrome: Benarkah MSG Jadi Penyebabnya?

Pusing setelah makan makanan yang terasa sangat gurih sering kali langsung dikaitkan dengan MSG. Ada…

3 weeks ago

Minum Air Lemon Pagi-Pagi, Benarkah Bisa Detoks Tubuh?

Segelas air dengan perasan lemon sering menjadi salah satu minuman yang dipilih di pagi hari.…

4 weeks ago