Sumber: Freepik
Pernahkah kamu berpikir bahwa tidak semua bubur bayi instan yang beredar di pasaran memiliki kualitas gizi yang sama? Banyak orang tua memilih produk MPASI instan karena praktis dan cepat disajikan, tapi tahukah kamu bahwa ada standar mutu dan komposisi tertentu yang wajib dipenuhi agar aman untuk bayi?
Berikut ini kita akan membahas apa itu MPASI bubur bayi instan, apa saja syarat mutunya, serta hal penting yang perlu diperhatikan orang tua sebelum memilih produk terbaik untuk si kecil.
Menurut Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 28 Tahun 2020, Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) adalah makanan bergizi yang diberikan kepada bayi usia 6 hingga 24 bulan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizinya selain dari ASI. Dalam kondisi tertentu, MPASI juga dapat diberikan di luar rentang usia tersebut sesuai indikasi medis.1
MPASI sendiri hadir dalam berbagai bentuk, seperti biskuit, rusks, dan bubur instan. Di antara semuanya, bubur bayi instan menjadi pilihan praktis bagi orang tua, karena dapat disajikan dengan menambahkan air matang atau cairan lain tanpa perlu dimasak ulang.1,4
Secara teknis, bubur bayi instan memiliki distribusi partikel halus, yakni 95% lolos uji saringan 600 μm dan 100% lolos saringan 1000 μm, sehingga teksturnya lembut dan aman dikonsumsi bayi yang baru belajar makan.
Selain praktis, MPASI bubur instan dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi bayi yang meningkat seiring pertumbuhan, sekaligus menjadi pelengkap ASI sebagai sumber utama zat gizi.
Menurut SNI 01-7111.1-2005 tentang Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Bagian 1: Bubuk Instan, berikut beberapa hal penting yang harus dipenuhi produsen agar produk aman, bergizi, dan layak konsumsi oleh bayi.2
MPASI bubur instan dapat dibuat dari satu atau campuran bahan berikut:
Bahan-bahan ini berfungsi sebagai sumber karbohidrat, protein, dan mikronutrien penting bagi pertumbuhan bayi.
Selain bahan utama, produsen dapat menambahkan bahan lain seperti minyak nabati, lemak, gula, madu, garam, atau rempah ringan selama tetap aman dan sesuai dengan usia bayi. Namun, penting bagi orang tua untuk memeriksa label komposisi, karena kadar gula dan garam berlebih dapat berdampak pada kebiasaan makan anak di masa depan.
Bubur bayi instan biasanya berbentuk serbuk halus, serpihan, atau granul. Saat dilarutkan dalam air, teksturnya harus lembut, tidak menggumpal, dan mudah disuapkan menggunakan sendok kecil.
Berikut merupakan persyaratan kandungan zat gizi dalam 100 gram MP-ASI bubuk instan untuk bayi 6-12 bulan pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia NO:224/Menkes/SK/II/2007 tanggal 26 Februari 20073
Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 224/Menkes/SK/II/2007, dalam setiap 100 gram MPASI bubur bayi instan untuk usia 6–12 bulan, harus mengandung zat gizi yang cukup untuk membantu bayi mencapai kecukupan gizinya. Kandungan ini meliputi energi, protein, lemak, vitamin, dan mineral penting seperti zat besi dan seng.3
Namun, penting diingat bahwa MPASI instan sebaiknya tidak menjadi satu-satunya sumber makanan bayi. Idealnya, makanan ini digunakan sebagai pendamping sementara, terutama saat ibu tidak sempat menyiapkan MPASI rumahan.
Agar tidak salah pilih, berikut beberapa tips sederhana untuk orang tua:
MPASI bubur bayi instan bisa menjadi solusi praktis bagi orang tua yang sibuk, selama tetap memperhatikan mutu, komposisi, dan keamanan produk. Pastikan produk yang dipilih memenuhi standar gizi dan tidak mengandung bahan tambahan berisiko.
Ingat, tujuan utama MPASI adalah melatih bayi mengenal berbagai rasa dan tekstur alami, bukan hanya kenyang.
Sesekali boleh instan, tapi tetap utamakan bahan segar dan olahan rumahan agar bayi tumbuh sehat dan kuat.
Baca Juga: Dampak Negatif Susu Kental Manis Sebagai Pengganti Susu Formula
Editor: Dewi Rizky Purnama, S.Gz
Banyak orang sudah berusaha memilih makanan yang lebih sehat. Ada yang rutin mengonsumsi sayur dan…
Beras porang semakin populer di kalangan masyarakat yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Banyak…
Hari Raya Idul Adha selalu membawa suasana yang khas. Selain menjadi momen ibadah dan berbagi…
Beberapa waktu terakhir, istilah fibermaxxing mulai ramai dibahas di media sosial dan komunitas kesehatan global.…
Belakangan ini, dunia kesehatan sedang ramai membicarakan terapi GLP-1. Di media sosial hingga klinik penurunan…
Pernah merasa sudah berniat makan sehat, tapi justru berakhir memesan makanan cepat saji? Kita sering…