Artikel sebelumnya telah memuat terkait kejadian luar biasa gizi buruk di suku Asmat. Saat ini akan diulas Buku Saku Pencegahan dan Tata Laksana Gizi Buruk pada Balita di Layanan Rawat Jalan yang diharapkan dapat menjadi panduan praktis bagi tenaga kesehatan (tim asuhan gizi) di Puskesmas dalam memberikan pelayanan. Buku ini berisi tentang :
Gizi buruk (severe wasting) dapat meningkatkan angka kesakitan dan kematian serta meningkatkan risiko terjadinya stunting. Batasan Masalah Kesehatan Masyarakat untuk Wasting menurut WHO
Upaya pencegahan kejadian gizi buruk pada balita perlu dilakukan sedini mungkin, berikut prinsip secara umum dan sesuai usia balita. Pencegahan gizi buruk pada usia <6 bulan dimulai sejak kehamilan sampai pada masa menyusui serta faktor lainnya sedangkan pencegahan kekurangan gizi pada balita usia 6-59 bulan melalui pemberian makan bayi dan anak (PMBA) sesuai rekomendasi dan pencegahan penyakit melalui pemberian imunisasi dasar lengkap, menyediakan jamban keluarga, sumber air bersih serta menjaga kondisi lingkungan dari polusi.
Berdasarkan klasifikasi WHO, kurang gizi akut dibagi menjadi:
terdiri dari 4 fase perawatan dan pengobatan yaitu fase stabilisasi, transisi, rehabilitasi, dan tindak lanjut. Tindakan pengobatan dan perawatan anak gizi buruk dikenal dengan 10 (sepuluh) langkah, namun dalam penerapannya sesuai dengan fase dan langkah seperti Bagan di bawah ini, tetapi beberapa langkah dapat dilakukan dalam waktu yang bersamaan, tergantung dari kondisi klinis yang ditemukan.
Prosedur yang dilakukan (khususnya untuk kasus baru, jelaskan kepada keluarga tentang kondisi balita), yaitu:
Balita gizi buruk dinyatakan sembuh bila selama 2 minggu berturut-turut mempunyai kondisi seperti di bawah ini:
Pemantauan dan evaluasi merupakan bagian penting dalam pelayanan balita gizi buruk rawat jalan.
Kondisi – kondisi penting yang perlu diperhatikaan saat pemantauan
Untuk lebih lengkapnya Buku Saku Pencegahan dan Tata Laksana Gizi Buruk pada Balita di Layanan Rawat Jalan bagi Tenaga Kesehatan dapat didownload pada link ini https://www.dropbox.com/s/t0853e9czp47w79/OK_FINAL_buku%20saku%20gibur_14082020.pdf?dl=0
Kemenkes RI. Buku Saku Pencegahan dan tata Laksana Gizi Buruk pada Balita di Layanan Rawat Jalan bagi tenaga Kesehatan. Jakarta : Kemenkes RI; 2020.
Hari Raya Idul Adha selalu membawa suasana yang khas. Selain menjadi momen ibadah dan berbagi…
Beberapa waktu terakhir, istilah fibermaxxing mulai ramai dibahas di media sosial dan komunitas kesehatan global.…
Belakangan ini, dunia kesehatan sedang ramai membicarakan terapi GLP-1. Di media sosial hingga klinik penurunan…
Pernah merasa sudah berniat makan sehat, tapi justru berakhir memesan makanan cepat saji? Kita sering…
Banyak orang memasukkan teh hijau ke dalam rutinitas diet mereka dengan harapan bisa menurunkan berat…
Pernah merasa suasana hati mudah berubah, cemas, atau bahkan kehilangan semangat tanpa alasan yang jelas?…