Oleh : Mokhamad Ali Zaenal Abidin, S.Gz ​1–3​

Hari ini, 12 April 2018 merupakan Hari Bawa Bekal Nasional. Yaitu hari yang diperingati untuk mengkampanyekan betapa pentingnya membawa bekal. Bekal yang dibawa harus bekal sehat. Peringatan ini pada mulanya digagas oleh Kementerian Pendidikan Nasional, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta salah satu perusahaan multi nasional.

Tidak heran peringatan ini diadakan. Mengingat menurut data BPOM, 99% anak sekolah menerapkan perilaku jajan dan 59-70% diantaranya jajan di tempat yang tidak higienis. Maka, mengkampanyekan berbekal memiliki urgensi tersendiri.

Lebih Lanjut : Mengatasi Anak Susah Makan

Mengasah kreatifitas menu makanan bekal


Dengan berbekal maka Ibu-ibu di rumah didorong untuk sekreatif mungkin menyajikan menu makanan. Sehingga anak tidak bosan dalam berbekal.

https://pixabay.com/id/illustrations/sandwich-salad-sandwich-deli-5267881/

Meskipun memiliki berbagai dampak positif, terutama agar tetap sehat. Dewasa ini budaya berbekal mulai ditinggalkan. Di zaman dahulu, baik di desa maupun di kota masyarakat masih sering membawa bekal baik ke sekolah, sawah, maupun tempat kerja. Kurang praktisnya bekal dianggap menjadi penyebab kebiasaan ini mulai ditinggalkan. Padahal meski dianggap kurang praktis, dengan berbekal kesehatan kita akan lebih terjaga.

Mengutip ucapan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani: “Hidup sehat itu dimulai dari kebiasaan mengonsumsi makanan sehat dari rumah. Itu kenapa saya selalu ingatkan pentingnya membawa bekal sendiri. Demi kesehatan, bukan semata pelit loh”. Hal tersebut menunjukan betapa pentingnya berbekal untuk kesehatan dan negara dalam hal ini mendorong masyarakat untuk berbekal.

Rajin berbekal sebagai wujud membudayakan dan membiasakan perilaku baik menjadi satu hal yang perlu dipupuk. Kemanfaatan berbekal jika dilakukan secara masal dan terus menerus pada giliranya akan mewujudkan masyarakat yang sehat dan tercukupi kebutuhan gizinya.

BACA ARTIKEL : Peningkat Nafsu Makan pada Anak 

Referensi

  1. 1.
    Suprapto. Hari Bawa Bekal Nasional. Hari Bawa Bekal Nasional. http://voinews.id/indonesian/index.php/component/k2/item/2137-hari-bawa-bekal-nasional. Published 2018.
  2. 2.
    Firdaus Randy. Hari Bekal Nasional, Menko PMK ingatkan hidup sehat mulai dari makanan sehat. Hari Bekal Nasional, Menko PMK ingatkan hidup sehat mulai dari makanan sehat. https://www.merdeka.com/politik/hari-bekal-nasional-menko-pmk-ingatkan-hidup-sehat-mulai-dari-makanan-sehat.html. Published 2018.
  3. 3.
    Dipna. Hari Bekal Nasional: Bawa Bekal, Selain Sehat Juga Hemat. Hari Bekal Nasional: Bawa Bekal, Selain Sehat Juga Hemat. https://tirto.id/hari-bekal-nasional-bawa-bekal-selain-sehat-juga-hemat-cmzq. Published 2018.
Putri Darely

Recent Posts

Benarkah Teh Hijau Bisa Menurunkan Berat Badan?

Banyak orang memasukkan teh hijau ke dalam rutinitas diet mereka dengan harapan bisa menurunkan berat…

5 days ago

Kalsium dan Mood: Kenapa Asupan Mineral Ini Penting untuk Kesehatan Jiwa?

Pernah merasa suasana hati mudah berubah, cemas, atau bahkan kehilangan semangat tanpa alasan yang jelas?…

2 weeks ago

Mengapa Roti Gandum Bikin Kenyang Lebih Lama Dibandingkan Roti Tawar Putih?

Banyak orang yang ingin menurunkan berat badan akhirnya beralih dari roti tawar putih ke roti…

3 weeks ago

5 Tips Memilih Yogurt Rendah Kalori untuk Diet

Banyak orang mengira semua yogurt itu sehat. Sayangnya, tidak selalu begitu. Banyak produk yogurt di…

4 weeks ago

Rumus Baru Kebutuhan Energi: Bisa Tanpa Menghitung Aktivitas Fisik?

Selama ini, menghitung kebutuhan energi harian hampir selalu melibatkan satu langkah yang dianggap wajib, yaitu…

1 month ago

Cara Baru Menentukan Aktivitas Fisik untuk Kebutuhan Energi: Kombinasi Aktivitas Kerja dan Waktu Luang

Berapa sebenarnya kebutuhan energi tubuh kita setiap hari? Bagi sebagian besar ahli gizi, pertanyaan ini…

1 month ago