Diet Penyakit

Bagaimana Cara Mencegah Ambeien / Hemoroid / Wasir ?

Salah satu penyakit yang dapat ditimbulkan akibat kurang asupan serat dan aktivitas fisik adalah hemoroid. Bagaimana cara mencegah hemoroid? Makanan apa saja yang dianjurkan dan dibatasi?

Hemoroid

Biasa dikenal masyarakat dengan istilah wasir atau ambeien merupakan sebuah kondisi dimana terjadinya pelebaran pleksus vena hemorrhodialis interna fisiologis, akan menjadi berbahaya bila mengalami peradangan, trombus, dan prolaps.​1​ Konstipasi/sembelit kronis diduga sebagai penyebab utama hemoroid. Penyebabnya termasuk peningkatan tekanan abdominal sekunder untuk mengejan saat buang air besar, angkat beban, persalinan, dan hipertrofi prostat jinak.​2​

Hemoroid dibagi menjadi dua jenis. Hemoroid Interna merupakan hemoroid yang berasal dari lapisan submukosa vaskular yang terletak di atas linea dentate, struktur anatomi normal dan jarang terasa nyeri (mungkin hanya berdarah). Dinilai berdasarkan luasnya prolaps/perdarahan.​2–4​

Hemoroid Eksterna meliputi pleksus vaskular yang terletak di bawah linea dentate. Biasanya karena diare yang berlebihan atau sembelit; terasa lembut, nyeri, kebiru-biruan, bengkak terlokalisasi varises di tepi anus. Sedangkan hemoroid campuran merupakan keadaan dimana hemoroid interna dan hemoroid eksterna terjadi secara bersamaan.​2–4​

Penyebab

Penyebab dan faktor risiko pada hemoroid diantaranya adalah makanan dengan sumber rendah serat dan makanan yang menimbulkan konstipasi.​4​ Konstipasi atau sembelit atau sulit buang air besar merupakan kondisi yang ditandai adanya perubahan konsistensi pada feses menjadi keras, dengan ukuran yang besar, serta adanya penurunan frekuensi atau kesulitan defekasi.​5​ Berkurangnya frekuensi buang air besar yaitu sebanyak kurang dari tiga kali seminggu atau 3 hari tidak buang air besar atau perlu mengejan yang berlebih saat melakukan buang air besar. Faktor penyebab konstipasi diantaranya yaitu penurunan motilitas usus, mengalami dehidrasi, asupan serat dan cairan yang kurang, dan pola makan yang buruk.​5​

Gejala

Pendarahan, nyeri, kotor, dan prolaps adalah gejala klasik pada penyakit wasir. Tanda dan gejala yang dialami saat hemoroid antara lain :​2​

  1. Perdarahan
    merupakan gejala yang paling sering ditemukan pada penderita hemoroid. Perdarahan terjadi pada saat defekasi / BAB di rektum tanpa nyeri. Saat mengejan terlalu keras, feses yang melewati permukaan hemoroid dapat mengakibatkan perdarahan. Adanya perdarahan merupakan gejala utama prolaps pada waktu BAB.
  2. Rasa nyeri
    jarang terjadi pada penderita hemoroid, namun ada beberapa penderita yang mengeluhkan nyeri pada saat BAB.
  3. Prolaps
    yakni benjolan yang berada di bawah kulit sekitar anus yang hanya terjadi pada waktu BAB. Pada derajat hemoroid interna yang lebih lanjut, penonjolan perlu didorong kembali setelah defekasi agar masuk kembali ke dalam anus. Pada derajat akhir, penonjolan berlanjut menjadi prolaps yang menetap dan tidak dapat didorong masuk kembali.
  4. Pruritus
    yaitu rasa gatal, pada penderita hemoroid biasanya mengalami gatal pada anus sehingga menimbulkan perasaan tidak nyaman pada anus.
  5. Keluar lendir
    Keluarnya lendir dari anus dapat disebabkan hemoroid internal yang ditutupi oleh mukosa.

Pencegahan Hemoroid

Cara mencegah hemoroid antara lain :​2,6​

  • Konsumi sayur dan buah rutin

Sayur buah banyak mengandung serat. Serat dapat membuat tinja menjadi lunak, sehingga pengeluarannya memerlukan kontraksi otot yang minimal dan proses pembuangan menjadi lebih mudah. Hal ini dapat mencegah terjadinya hemoroid. Kekurangan serat akan menyebabkan feses/tinja mengeras dan memerlukan kontraksi otot yang besar dan biasanya saat proses pengeluaran perlu mengejan lebih kuat.

  • Rutin melakukan olahraga

Olahraga/aktivitas fisik yang kurang akan menyebabkan otot pada tubuh (salah satunya otot polos pada usus besar) mengalami penurunan fungsi sehingga mengganggu proses pencernaan dan proses defekasi menjadi terhambat/tidak berjalan optimal.

  • Konsumsi cairan yang cukup

Konsumsi cairan yang cukup dapat membantu mencegah timbulnya feses yang keras. Pasalnya air berfungsi sebagai pelumas yang membantu sisa metabolisme bergerak disepanjang kolon (usus besar) sehingga dapat membuat feses menjadi lebih lunak.

Baca : Air Kelapa dan Status Hidrasi

  • Jika mengonsumsi obat seperti obat antinyeri (pereda nyeri seperti ibuprofen, aspirin, paracetamol), antidepresan (duloxetine,venlafaxine, reboxetine, dll), dan antihistamin (obat alergi seperti cetirizine, levocetirizine desloratidine, dll), diimbangi dengan konsumsi serat yang cukup karena obat tersebut memiliki efek samping menyebabkan konstipasi.

Makanan yang Dianjurkan untuk Penyakit Hemoroid

Diet yang diberikan pada pasien dengan penyakit hemoroid yaitu diet tinggi serat, yang bertujuan untuk mengurangi waktu transit melalui usus, mempermudah untuk buang air besar dan menghasilkan tinja yang lebih lembut. Academy of Nutrition and Dietetics merekomendasikan asupan serat harian pada orang dewasa sebanyak 14 gram / 1000 kkal atau 25 gram untuk wanita dan 38 gram untuk pria. Asupan serat makanan memiliki efek menguntungkan pada faktor risiko untuk mengembangkan beberapa penyakit kronis termasuk mencegah hemoroid. Selain itu, asupan cairan diberikan cukup minimal 8 gelas per hari.​6,7​

Ada dua kompenen pada serat makanan yaitu serat larut air dan serat tidak larut air. Sumber makanan serat larut air berasal dari sayuran (wortel, tomat, bayam, brokoli, selada, buncis, kubis, sawi), buah-buahan (apel, jeruk, pisang, jambu, pear, pepaya, kurma), kacang-kacangan (kacang merah, kacang polong, kacang tunggak, kacang kedelai), ubi jalar (kuning dan ungu), dan oatmeal. Sumber makanan serat tidak larut air berasal dari produk gandum utuh (roti gandum utuh, biskuit, crackers), sereal jagung, jagung, sayuran (kembang kol, kacang hijau dan kentang).​6​

Lebih Lanjut : Serat (Dietary Fiber)

Bahan Makanan yang Dibatasi untuk Penyakit Hemoroid

Konsumsi makanan tinggi lemak seperti yang ditemukan pada fast food dan gorengan karena kandungan lemak, kolesterol yang tinggi, dan rendah serat dapat menyebabkan kejadian sembelit. Sumber makanan lain yang tinggi lemak adalah keju, mentega, jeroan, kuning telur, kulit ayam, dan gajih. Keju yang dibuat dari susu penuh (whole milk) juga memiliki kandungan lemak yang tinggi. Sedangkan sumber makanan yang tidak memiliki serat yaitu daging sapi, daging ayam, daging babi, hati, didih sapi, babat, usus sapi, telur ayam, telur bebek, ikan, udang, dan keju. Konsumsi makanan rendah serat yang terlalu banyak dapat menyebabkan kesulitan buang air besar. Apabila konsumsi bahan makanan rendah serat perlu diimbangi asupan tinggi serat dari bahan makanan lain agar kebutuhan serat dapat tercukupi dan dapat mencegah risiko hemoroid.

Asupan cairan seperi kopi dan kola yang mengandung kafein, dan konsumsi alkohol dapat menyebabkan konstipasi karena cairan tersebut memiliki efek yang dapat menimbulkan dehidrasi. Batas maksimal asupan kafein harian pada dewasa sehat adalah 400 mg/hari. Untuk ibu hamil asupan kafein maksimal sebesal 200 mg/hari.​8​ Kafein dapat ditemukan pada teh, coklat, soft drink, dan kola. Kopi merupakan minuman dengan kandungan kafein tertinggi. Dalam kopi instan mengandung 60 mg, pada kopi komersial yaitu sebesar 150 mg dalam 1 sajian. Sedangkan kandungan kafein pada teh (teh hitam dan teh hijau) dan soft drinks (kola) dalam 250 ml mengandung 50 mg kafein. Selain itu, makanan yang pedas tidak memperburuk gejala ambeien secara langsung. Namun makanan pedas dapat menyebabkan akumulasi panas di usus selanjutnya dapat menghabiskan cairan yang digunakan untuk melembabkan feses, sehingga feses yang dihasilkan menjadi keras dan sulit untuk dikeluarkan.​5,6​

Artikel : Makanan Tinggi Lemak Teman atau Lawan?

Referensi

  1. 1.
    Sjamsuhidajat W. Buku Ajar Ilmu Bedah. 2nd ed. EGC; 2005.
  2. 2.
    Stump S. Nutrition and Diagnosis Related Care. 7th ed. Lippincott Williams & Wilkins; 2012.
  3. 3.
    Nivatvongs S. Principle and Practice of Surgery for the Colon, Rectum, and Anus. Informa Healthcare USA; 2007.
  4. 4.
    Sandler R, Peery A. Rethinking What We Know About Hemorrhoids. Clin Gastroenterol Hepatol. 2019;17(1):8-15. doi:10.1016/j.cgh.2018.03.020
  5. 5.
    Jannah IN, Mustika A, Puruhito EF. Reduction of Constipating Scoring System Among Women Aged 18-25 Years Old as A Result of Decocted Trengguli (Cassia fistula L.). JourVocHS. Published online November 14, 2017:58. doi:10.20473/jvhs.v1.i2.2017.58-62
  6. 6.
    Mahan L, Raymond J. Krause’s Food & The Nutrition Care Process. 14th ed. Elsevier; 2017.
  7. 7.
    Slavin J. Position of the American Dietetic Association: health implications of dietary fiber. J Am Diet Assoc. 2008;108(10):1716-1731. doi:10.1016/j.jada.2008.08.007
  8. 8.
    EFSA Panel on Dietetic Products, Nutrition and Allergies (NDA). Scientific Opinion on the safety of caffeine. EFS2. Published online May 2015. doi:10.2903/j.efsa.2015.4102
Ayu Rahadiyanti

Executive Editor Ahli Gizi ID | Lecturer | Writer

Recent Posts

Kalsium dan Mood: Kenapa Asupan Mineral Ini Penting untuk Kesehatan Jiwa?

Pernah merasa suasana hati mudah berubah, cemas, atau bahkan kehilangan semangat tanpa alasan yang jelas?…

4 hours ago

Mengapa Roti Gandum Bikin Kenyang Lebih Lama Dibandingkan Roti Tawar Putih?

Banyak orang yang ingin menurunkan berat badan akhirnya beralih dari roti tawar putih ke roti…

1 week ago

5 Tips Memilih Yogurt Rendah Kalori untuk Diet

Banyak orang mengira semua yogurt itu sehat. Sayangnya, tidak selalu begitu. Banyak produk yogurt di…

2 weeks ago

Rumus Baru Kebutuhan Energi: Bisa Tanpa Menghitung Aktivitas Fisik?

Selama ini, menghitung kebutuhan energi harian hampir selalu melibatkan satu langkah yang dianggap wajib, yaitu…

3 weeks ago

Cara Baru Menentukan Aktivitas Fisik untuk Kebutuhan Energi: Kombinasi Aktivitas Kerja dan Waktu Luang

Berapa sebenarnya kebutuhan energi tubuh kita setiap hari? Bagi sebagian besar ahli gizi, pertanyaan ini…

4 weeks ago

Konsumsi Infused Water Bikin Metabolisme Lebih Lancar! Ini 5 Manfaatnya

Infused water sering kali dianggap sebagai minuman yang bisa membantu metabolisme dan bikin tubuh terasa…

1 month ago