Air kelapa tergolong minuman bergizi yang memiliki segudang manfaat, termasuk terkait hidrasi dan tujuan pengobatan. Mari kita simak pada artikel berikut =)

Kandungan Air Kelapa

Air kelapa (Cocos nucifera L), merupakan minuman alami yang menyegarkan dan banyak dikonsumsi di daerah tropis termasuk Indonesia. Air yang bening, steril, tidak berwarna, manis, beraroma alami, sedikit asam, dengan pH berkisar antara 4,2 dan 6,0. Sumber minuman yang bergizi dan telah digunakan untuk tujuan pengobatan.​1​

Berbagai penelitian telah menunjukkan air kelapa mengandung protein, lemak, dan kaya akan karbohidrat dan unsur gizi penting (khusunya kalium). Merupakan sumber yang kaya asam amino esensial (lisin, histidin, tirosin dan triptofan), asam lemak, glukosa, fruktosa, selulosa, sukrosa, dan asam organik seperti tartarat, sitrat dan asam malat. ​1​Air kelapa kaya akan enzim seperti reduktase yang sangat selektif dan selektif, polifenol oksidase (PPO), polifenol oksidase peroksidase (POD). Hal ini menyebabkan air kelapa berwarna kecoklatan saat terkena udara untuk waktu yang lama. ​2​

https://pixabay.com/id/illustrations/pantai-air-kelapa-kelapa-perjalanan-3446367/

Manfaat Air Kelapa

Telah digunakan dalam pengobatan diare anak dan dewasa, dan gastroenteritis untuk disolusi batu kemih, hidrasi intravena jangka pendek, dan melindungi infeksi saluran pencernaan.​2​ Secara klinis, air kelapa dapat digunakan sebagai bantuan rehidrasi oral untuk menggantikan kehilangan cairan dari saluran pencernaan pada pasien yang menderita dehidrasi parah akibat diare. Meski tidak terkait secara khusus dengan hidrasi, air kelapa telah dilaporkan memiliki sifat antioksidan, yang dapat menetralkan produksi Reactive Oxygen Species (ROS) akibat olahraga dengan durasi lama.​3​

Sehubungan dengan gizi olahraga, air kelapa telah banyak memberikan efek hidrasi yang serupa dengan minuman olahraga karbohidrat-elektrolit. Makronutrien dan mikronutrien dalam air kelapa dilaporkan memiliki banyak khasiat obat, termasuk antioksidan, hepatoprotektif, kardioprotektif, hipokolesterolemik, antihipertensi, antitrombotik, dan hipoglikemik.​4​

Studi Terkait Air Kelapa

Mengandung sumber alami karbohidrat dan elektrolit, air kelapa telah dilaporkan memberikan gula (~ 1 g/dL), kalium (~ 51 mEq/L), natrium
(~ 33 mEq/L), dan klorida (~ 52 mEq/L). Air kelapa telah dilaporkan memberikan efek hidrasi mirip dengan minuman karbohidrat-elektrolit. ​3​

Studi dengan desain cross over untuk menilai efektivitas air kelapa muda segar dan minuman karbohidrat elektrolit, dibandingkan dengan air untuk mengukur rehidrasi seluruh tubuh dan volume darah selama periode rehidrasi dua jam setelah latihan dehidrasi dengan subjek 8 atlet mengkonsumsi minuman dengan volume 120% dari kehilangan cairan saat berolahraga. Hasilnya menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara kondisi untuk hasil apapun; Namun, pemulihan volume darah dicatat sedikit lebih baik untuk air kelapa.​5​ Air kelapa dapat memberikan manfaat yang serupa dengan minuman olahraga saat latihan olahraga, yang diukur berdasarkan waktu treadmill hingga kelelahan dan pengukuran hidrasi.​3​

Air kelapa muda matang mengandung beberapa komponen aktif biologis seperti L-arginin, kalsium, vitamin C, kalium, dan magnesium. L-arginin dilaporkan memiliki efek hipolipidemik dan antiaterogenik yang signifikan. Vitamin C dalam air kelapa juga berperan besar dalam aksi hipolipidemiknya (penurunan kadar lipid dalam darah). ​4​

Selain itu, mineral dalam air kelapa seperti kalsium, magnesium, dan kalium juga berperan mengurangi hiperlipidemia pada diabetes. Asupan kalsium dikaitkan dengan penurunan konsentrasi lipid dan lipoprotein. Mekanisme hipolipidemik kalsium yang mungkin termasuk efek penurun kolesterol dan menurunkan serum lipoprotein selama suplementasi kalsium dan penghambatan penyerapan lemak. Diet tinggi kalium, dapat menurunkan kadar kolesterol selama hiperkolesterolemia. Air kelapa dapat dikembangkan sebagai nutraceutical atau makanan fungsional untuk manajemen diabetes dan komplikasi terkaitnya. ​4​

Referensi

  1. 1.
    Awua AK, Doe ED, Agyare R. Exploring the influence of sterilisation and storage on some physicochemical properties of coconut (Cocos nucifera L.) water. BMC Res Notes. Published online October 27, 2011. doi:10.1186/1756-0500-4-451
  2. 2.
    Mandal SM, Dey S, Mandal M, Sarkar S, Maria-Neto S, Franco OL. Identification and structural insights of three novel antimicrobial peptides isolated from green coconut water. Peptides. Published online April 2009:633-637. doi:10.1016/j.peptides.2008.12.001
  3. 3.
    Kalman DS, Feldman S, Krieger DR, Bloomer RJ. Comparison of coconut water and a carbohydrate-electrolyte sport drink on measures of hydration and physical performance in exercise-trained men. J Int Soc Sports Nutr. Published online 2012:1. doi:10.1186/1550-2783-9-1
  4. 4.
    Preetha PP, Devi VG, Rajamohan T. Antihyperlipidemic effects of mature coconut water and its role in regulating lipid metabolism in alloxan-induced experimental diabetes. Comp Clin Pathol. Published online July 20, 2013:1331-1337. doi:10.1007/s00580-013-1784-7
  5. 5.
    Saat M, Singh R, Sirisinghe RG, Nawawi M. Rehydration after Exercise with Fresh Young Coconut Water, Carbohydrate-Electrolyte Beverage and Plain Water. J Physiol Anthropol. Published online 2002:93-104. doi:10.2114/jpa.21.93
Ayu Rahadiyanti

Executive Editor Ahli Gizi ID | Lecturer | Writer

View Comments

Recent Posts

Beras Porang Lebih Cocok untuk Diet? Ini Perbandingannya dengan Beras Biasa

Beras porang semakin populer di kalangan masyarakat yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Banyak…

3 days ago

Lebaran Tanpa Khilaf: Tips Menikmati Hidangan agar Tidak Overeating

Hari Raya Idul Adha selalu membawa suasana yang khas. Selain menjadi momen ibadah dan berbagi…

1 week ago

Mengenal ‘Fibermaxxing’: Tren Baru yang Membuat Asupan Serat Kembali Jadi Perhatian

Beberapa waktu terakhir, istilah fibermaxxing mulai ramai dibahas di media sosial dan komunitas kesehatan global.…

3 weeks ago

GLP-1: “Terapi Penurun BB” yang Sedang Mendunia, Benarkah Aman dan Efektif?

Belakangan ini, dunia kesehatan sedang ramai membicarakan terapi GLP-1. Di media sosial hingga klinik penurunan…

4 weeks ago

Tanpa Sadar, Lingkunganmu Menentukan “Isi Piringmu”

Pernah merasa sudah berniat makan sehat, tapi justru berakhir memesan makanan cepat saji? Kita sering…

1 month ago

Benarkah Teh Hijau Bisa Menurunkan Berat Badan?

Banyak orang memasukkan teh hijau ke dalam rutinitas diet mereka dengan harapan bisa menurunkan berat…

1 month ago