Sumber: magnific
Bagi sebagian orang, kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas pagi. Ada yang baru merasa siap bekerja setelah secangkir kopi, ada juga yang sengaja ngopi supaya rasa kantuk cepat hilang.
Selama ini, pembahasan tentang kopi biasanya lebih sering berputar pada berapa banyak cangkir kopi yang diminum. Namun, penelitian terbaru mulai melihat hal lain yang cukup menarik, yaitu “apakah waktu minum kopi juga berkaitan dengan manfaatnya bagi kesehatan?“
Ternyata, kebiasaan minum kopi di pagi hari mulai mendapat perhatian.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Heart Journal pada 2025 menganalisis data lebih dari 40.000 orang dewasa di Amerika Serikat. Peneliti menemukan dua pola utama konsumsi kopi, yaitu mereka yang kebanyakan minum kopi pada pagi hari dan mereka yang masih mengonsumsi kopi pada waktu-waktu berikutnya dalam sehari.
Hasilnya cukup menarik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa minum kopi di pagi hari memiliki hubungan lebih kuat dengan risiko kematian yang lebih rendah dibandingkan minum kopi pada waktu yang lebih siang. Pada kelompok dengan pola minum kopi pagi, risiko kematian karena berbagai penyebab sekitar 16% lebih rendah. Sedangkan kematian akibat penyakit kardiovaskular sekitar 31% lebih rendah dibandingkan orang yang tidak minum kopi.1
Hal ini sejalan dengan penelitian terbaru di tahun 2026 terhadap orang dewasa dengan gangguan kesehatan yang melibatkan jantung, ginjal, dan metabolisme. Pola minum kopi pagi kembali dikaitkan dengan risiko kematian karena berbagai penyebab dan penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.2
Baca juga: Kopi menurunkan Resiko kematian kanker kolorektal
Namun, perlu digarisbawahi juga bahwa temuan ini menunjukkan hubungan. Bukan berarti minum kopi pagi terbukti secara langsung menyebabkan umur lebih panjang.
Nah, ini bagian yang sering membuat penasaran.
Dalam penelitian sebelumnya, waktu konsumsi dibagi menjadi tiga periode. Pagi hari didefinisikan pada pukul 04.00–11.59, siang pukul 12.00–16.59, dan sore hingga malam mulai pukul 17.00–03.59. Orang-orang dengan kebiasaan “ngopi pagi” dianggap mengonsumsi sebagian besar kopinya pada periode pagi dan hanya sedikit pada periode setelahnya.1
Artinya, penelitian ini tidak menetapkan satu jam tertentu sebagai waktu terbaik untuk minum kopi. Temuannya hanya menunjukkan bahwa pola minum kopi yang lebih terkonsentrasi pada pagi hari berkaitan dengan hasil yang lebih baik, bukan bahwa kopi harus diminum pada jam tertentu.
Waktu minum kopi berkaitan erat dengan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Kandungan kafein dalam kopi memang dapat membuat kita lebih terjaga. Tetapi, jika misalnya dikonsumsi dekat dengan waktu tidur, efek stimulannya justru dapat mengganggu kualitas jam istirahat. Gangguan tidur juga menjadi salah satu dampak yang dapat muncul ketika konsumsi kopi atau kafein dilakukan secara berlebihan.3
Oleh karena itu, mengonsumsi kopi lebih awal memberikan waktu bagi tubuh untuk memproses kafein sebelum waktu tidur. Sebaliknya, konsumsi yang semakin larut dapat membuat efek kafein masih terasa ketika tubuh seharusnya mulai beristirahat. Inilah salah satu alasan waktu minum kopi menjadi faktor yang penting untuk diperhatikan, bukan hanya jumlah kopi yang dikonsumsi.
Tidak harus. Waktu minum kopi dapat memberikan manfaat yang berbeda tergantung pada hal yang ingin dilihat. Penelitian tentang pola konsumsi kopi di pagi hari memang menyoroti kaitannya dengan risiko kematian yang lebih rendah. Namun ada juga penelitian lain yang menilai manfaat kopi untuk meningkatkan kinerja kognitif, justru menemukan bahwa konsumsi kopi pada siang hari dapat memberikan manfaat yang lebih baik, dengan efek yang berkurang pada malam hari.4
Artinya, kedua temuan tersebut bukan berarti saling bertentangan. Hanya saja manfaatnya dinilai dari sisi yang berbeda. Untuk kesehatan jangka panjang, pola ngopi pagi bisa menunjukkan hasil yang lebih menguntungkan. Sementara untuk mendukung fungsi kognitif, waktu konsumsi pada siang hari juga dapat memberikan manfaat.
Jadi, buat kamu yang suka dan rutin minum kopi, waktu minumnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan respons tubuh. Satu hal yang tetap perlu diperhatikan adalah jumlah cangkir kopi yang dikonsumsi, dan menghindari kebiasaan ngopi terlalu larut agar tidak mengganggu kualitas jam istirahat.
Ini juga perlu diperhatikan. Temuan tentang manfaat pola ngopi pagi tidak berarti semua orang harus minum kopi begitu bangun tidur, terutama bila kopi memang memicu keluhan pencernaan.
Pada orang dengan GERD atau refluks, respons terhadap kopi dapat berbeda-beda.
Sebuah penelitian prospektif terhadap lebih dari 48.000 perempuan menemukan bahwa konsumsi kopi yang lebih tinggi berkaitan dengan meningkatnya risiko mengalami gejala refluks, seperti rasa panas di dada (heartburn) dan regurgitasi.5
Namun, respons terhadap kopi juga dapat berbeda pada setiap orang. Oleh karena itu, jika setelah minum kopi keluhan refluks sering muncul, maka jumlah dan pola konsumsinya perlu disesuaikan dengan toleransi tubuh.
Jadi, tidak perlu memaksakan diri untuk minum kopi di pagi hari hanya karena penelitian menunjukkan manfaat pada waktu tersebut. Manfaat kopi tetap perlu dipertimbangkan bersama dengan bagaimana tubuh meresponsnya.
Temuan tentang waktu minum kopi menambah satu hal baru yang bisa dipertimbangkan dalam kebiasaan ngopi sehari-hari. Selama ini kita lebih sering memperhatikan jenis atau jumlah kopi yang diminum, padahal waktu konsumsinya juga dapat menjadi bagian dari pola minum kopi yang perlu diperhatikan.
Bukan berarti kita harus mengubah kebiasaan secara drastis. Temuan ini lebih tepat digunakan sebagai tambahan pertimbangan untuk mengenali pola minum kopi yang paling sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Jadi, menikmati kopi tidak hanya soal memilih kopinya, tetapi juga menentukan waktu yang paling sesuai untuk menikmatinya.
Baca juga: Pengaruh Konsumsi Kopi pada Penderita Hipertensi
Pernah melihat sayuran beku, susu pasteurisasi, atau ikan kaleng lalu berpikir, “Ini kan makanan olahan,…
Selesai olahraga, keringat bercucuran, lalu langsung mencari minuman elektrolit. Rasanya seperti pilihan yang paling tepat…
Setiap kali makan sudah dilengkapi dengan sayur. Siang makan tumis kangkung, malam ada beberapa potong…
Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam. Setelah seharian bekerja, menghadapi perjalanan pulang, atau menyelesaikan berbagai…
Niatnya hanya lewat di dapur sebentar, tapi tiba-tiba ambil camilan dari meja makan? Atau membuka…
Bawa bekal adalah salah satu tips menghemat uang makan, baik saat sekolah, kuliah, bekerja, maupun…