Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang sangat mengkhawatirkan yang terjadi hampir di seluruh belahan dunia, karena anemia ini terjadi pada hampir setengah dari seluruh wanita di seluruh dunia. Anemia pada ibu hamil memiliki dampak yang signifikan terhadap janin yang dikandung oleh ibu. Karena janin dapat mengalami kegagalan pertumbuhan intrauterin, yang dapat mempengaruhi berat badan bayi lahir rendah, lahir mati dan janin ibu hamil rentan terhadap infeksi. paling banyak mengalami anemia pada ibu hamil sampai mengakibatkan kematian.
Anemia adalah kelainan darah yang ditandai dengan rendahnya jumlah sel darah merah atau disfungsi sel darah merah, Anemia selama kehamilan didiagnosis ketika kadar hemoglobin (Hb) <11 g/dl.
Sel darah merah mengandung protein dan zat besi yang disebut hemoglobin, yang mengikat dan mendistribusikan oksigen ke sel-sel tubuh. Pada kondisi anemia, jumlah sel darah merah dan hemoglobin menurun, sehingga oksigen tidak sampai dengan baik ke seluruh tubuh.
Anemia adalah suatu kondisi yang dapat menghasilkan gejala yang berbeda tergantung penyebabnya. Namun secara umum, tanda-tanda anemia adalah sebagai berikut:
Kelompok Umur | Protein | Zat Besi | Vitamin C |
19 – 29 tahun | 60 gt | 18 mg | 75 mg |
Hamil (+an) | |||
Trimester I | + 1 gr | + 0 gr | + 10 mg |
Trimester II | + 10 gr | + 9 gr | + 10 mg |
Trimester III | + 30 gr | + 9 gr | + 10 mg |
Secara umum, “piringku” mengacu pada makanan yang dimakan di atas piring yang terdiri dari 50 persen buah dan sayur serta 50 persen sisanya berupa karbohidrat dan protein.
2. Mengkonsumsi makanan sumber zat besi seperti sumber protein hewani nabati dan sayur sayuran hijau
Daftar Makanan sumber zat besi dalam 100 gr
Kandungan Zat besi
3. Mengkonsumsi makanan sumber Vitamin C
Daftar Makanan sumber Vitamin C dalam 100 gr
Kandungan Vitamin C
4. Tablet Tambah Darah
Jangan lupa minum tablet tambah darah minimal 1 hari 1 tablet tambah darah atau Minimal 90 tablet selama kehamilan.
5. Hindari mengkonsumsi makanan sumber tanin seperti teh dan kopi
Konsumsi Jumlah tanin yang berlebihan mencegah penyerapan mineral seperti zat besi. Hal ini disebabkan karena sifat tanin yang berpotensi sebagai inhibitor karena dapat mengikat besi dengan kuat membentuk Fe tannat yang tidak larut sehingga penyerapan zat besi tidak optimal.
Arisman, Dr.Mb. 2007. Buku Ajar Ilmu Gizi Dalam Daur Kehidupan. Jakarta. EGC
Ariesta, R., & Naufalia, A. M. (2017). Hubungan Karakteristik Ibu Hamil Dengan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah. Jurnal Obstretika Scientia.
Depkes.2018. Hasil Riskesdas 2018 Terkait Kesehatan Ibu. Balitbangkes. Kementerian Kesehatan Ri 2018
Dwi Zulqaidah, A., & Iin Rumintang, B. (2020). Efektivitas Pemberian Tablet Tambah Darah Dan Vitamin C Terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Upt Blud Puskesmas Meninting. Media Ilmu Kesehatan. Setiawati, A., & Rumintang, B. I. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Tablet Tambah Darah (Ttd) Pada Kelas Ibu Hamil Terhadap Kepatuhan Ibu DalamMengkonsumsi Tablet Tambah Darah Di Upt Blud Puskesmas Meninting Tah
Yogi Tri Haryadi, S.Gz
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien
Universitas Esa Unggul
Source: Portal Informasi Indonesia Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program unggulan di…
Source: Freepik Bulan Ramadhan telah tiba, saatnya umat Muslim menjalankan ibadah puasa. Menahan lapar dan…
Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) edisi 2024 telah dirilis dengan berbagai pembaruan signifikan untuk…
Editor: Annisa Alifaradila Rachmayanti Intermittent Fasting (IF) merupakan salah satu metode diet yang menggunakan interval…
Konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) semakin meningkat, mulai dari berbagai macam teh hingga kopi…
Sumber: Sakana on Unsplash Pernahkah kamu melihat postingan makanan mix “unik” dari anak kos pada…