{"id":852,"date":"2020-08-11T01:45:31","date_gmt":"2020-08-11T01:45:31","guid":{"rendered":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?p=852"},"modified":"2020-08-11T01:45:38","modified_gmt":"2020-08-11T01:45:38","slug":"suplementasi-vitamin-a","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/","title":{"rendered":"Suplementasi Vitamin A"},"content":{"rendered":"\n\n\n<p>Bulan Agustus merupkan bulan pemberian vitamin A bagi bayi dan balita. Seberapa penting sich suplementasi vitamin A bagi bayi dan balita? Kita simak di artikel berikut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kurang Vitamin A<\/h2>\n\n\n\n<p>Kurang vitamin A (KVA) merupakan masalah gizi utama yang masih terjadi di Indonesia dengan kriteria <strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">serum retinol darah &lt; 20 \u00b5g\/dL atau &lt; 0,7 \u00b5mol\/L<\/span><\/strong>. Masalah kekurangan vitamin A tingkat berat seperti xeroftalmia sudah jarang terjadi, KVA tingkat subklinis atau tingkatan yang belum menampakkan gejala nyata masih menimpa masyarakat terutama kelompok balita. Vitamin A memilki peranan penting dalam fungsi normal sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu pada saat terjadi defisiensi vitamin A <strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">imunitas akan terganggu<\/span><\/strong>, akibatnya infeksi penyakit akan meningkat. Kekurangan vitamin A meningkatkan resiko anak terhadap <strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">penyakit infeksi seperti penyakit saluran pernafasan dan diare, meningkatkan angka kematian karena campak<\/span><\/strong>, serta menyebabkan <strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">keterlambatan pertumbuhan<\/span><\/strong>,  dan\u00a0 yang\u00a0 paling\u00a0 mengkhawatirkan merupakan risiko tinggi terjadinya <strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">xerophthalmia dan kebutaan<\/span><\/strong>.<span id=\"1ecd0d88-30d9-4603-9b62-bde6d20d03df\" data-items=\"[&quot;1311576303&quot;]\" contenteditable=\"false\" data-has-children=\"true\" class=\"abt-citation\"><sup>\u200b1\u200b<\/sup><\/span> <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/kva.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-874\" width=\"628\" height=\"471\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/kva.jpg 960w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/kva-300x225.jpg 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/kva-768x576.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 628px) 100vw, 628px\" \/><figcaption>https:\/\/images.app.goo.gl\/bjbqz2aqXsY1xgDE7<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Faktor Risiko KVA<\/h2>\n\n\n\n<p><strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">Kelompok yang paling rentan<\/span><\/strong> terhadap kekurangan vitamin A yaitu <strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">bayi, anak-anak prasekolah, dan wanita hamil<\/span><\/strong>. Penyebab utama dari kurang vitamin A adalah <strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">asupan makanan yang tidak memadai<\/span><\/strong>. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor risiko utama yaitu <strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">kekurangan gizi dan adanya infeksi<\/span><\/strong>. Malnutrisi mencakup defisit dalam asupan makanan kaya vitamin A, serta konsumsi makanan yang mengandung zat gizi penting untuk penyerapannya. Asupan makanan dipengaruhi oleh faktor budaya, seperti kebiasaan makan, preferensi individu, dan keluarga, selain itu faktor sosial ekonomi mempengaruhi kapasitas untuk memilih dan membeli makanan.<span id=\"37efeeeb-c6cf-42f3-955f-c56d0d56a351\" data-items=\"[&quot;2618561661&quot;]\" contenteditable=\"false\" data-has-children=\"true\" class=\"abt-citation\"><sup>\u200b2\u200b<\/sup><\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian yang dilakukan pada wanita hamil di China, menyatakan bahwa usia kehamilan pada trimester dua dan tiga lebih berpeluang mengalami KVA. Dalam penelitian tersebut, serum retinol menurun secara signifikan sekitar 13% dari trimester pertama ke trimester ketiga. Hal ini menyatakan bahwa semakin meningkatnya usia kehamilan serum retinol mengalami penurunan sedangkan volume plasma mengalami peningkatan.<span id=\"f4362816-f6ac-4f8c-b02d-ec0e8a17bc62\" data-items=\"[&quot;1855840740&quot;]\" contenteditable=\"false\" data-has-children=\"true\" class=\"abt-citation\"><sup>\u200b3\u200b<\/sup><\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian lain mengenai faktor risiko terjadinya KVA dilakukan pada wanita postpartum, wanita postpartum yang selama kehamilannya tidak mengkonsumsi suplementasi multivitamin memiliki tingkat vitamin A dalam serum dan kolostrum yang lebih rendah dibandingkan dengan wanita postpartum yang mengonsumsi suplemen multivitamin selama kehamilan. Hal ini disebabkan rendahnya pendapatan wanita postpartum yang dapat mempengaruhi kemampuan untuk membeli multivitamin.<span id=\"2766c556-f9de-4e8d-a48a-fc98d1808131\" data-items=\"[&quot;2898725255&quot;]\" contenteditable=\"false\" data-has-children=\"true\" class=\"abt-citation\"><sup>\u200b4\u200b<\/sup><\/span><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"647\" height=\"671\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/kerangka-penyebab-KVA.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-865\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/kerangka-penyebab-KVA.jpg 647w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/kerangka-penyebab-KVA-289x300.jpg 289w\" sizes=\"auto, (max-width: 647px) 100vw, 647px\" \/><figcaption>Penyebab KVA<br>Sumber : http:\/\/www.nzdl.org<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penanggulangan KVA<\/h2>\n\n\n\n<p>Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangan masalah KVA, seperti : <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Pemberian Program Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P)  <\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>PMT Pemulihan bagi anak usia 6-59 bulan dimaksudkan sebagai tambahan, bukan sebagai pengganti makanan utama sehari-hari. PMT Pemulihan dimaksud berbasis bahan makanan lokal dengan menu khas daerah yang disesuaikan dengan kondisi<br>setempat. <strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">Tiap 100 gram PMT mengandung 450 kalori, 14 gram lemak, 9 gram protein, dan 71 gram karbohidrat<\/span><\/strong>. Pemerintah memberikan PMT pada balita berupa biskuit. PMT Balita mengandung 10 vitamin (vitamin A, B1, B2, B3, B6, B9, B12, D, E, K) dan 7 mineral (besi, zink, fosfor, selenium, dan kalsium). Setiap bungkus PMT Balita terdiri dari 12 keping biskuit atau 540 kalori (45 kalori per biskuit). Usia 6-11 bulan diberikan 8 keping per hari selama 1 bulan dan  usia 12-59 bulan diberikan 12 keping per hari selama 1 bulan. Bila berat badan telah sesuai, pemberian PMT Balita dihentikan dan untuk selanjutnya mengonsumsi makanan keluarga gizi simbang.<span id=\"b14c55bc-abd7-40a7-a9dc-27736b0dd6b6\" data-items=\"[&quot;1022670984&quot;]\" contenteditable=\"false\" data-has-children=\"true\" class=\"abt-citation\"><sup>\u200b5\u200b<\/sup><\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Fortifikasi terhadap beberapa produk pangan yang mampu dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Fortifikasi merupakan penambahan satu atau lebih zat gizi mikro tertentu pada pangan pembawa (<em>vehicle<\/em>) dengan kadar yang disesuaikan kebutuhan dengan tujuan untuk memperbaiki status gizi masyarakat. Tidak semua bahan makanan dapat difortifikasi dengan vitamin A. Beberapa jenis bahan makanan sehari-hari yang dapat difortifikasi dengan vitamin A, adalah : <strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">Minyak Goreng, Tepung Terigu, Gula, Margarin\/Mentega dan Susu<\/span><\/strong>. Untuk Indonesia dengan alasan tertentu saat ini, Pemerintah mengatur hanya <strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">minyak goreng sawit (MGS)<\/span><\/strong> yang dianjurkan untuk <strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">difortifikasi dengan vitamin A<\/span><\/strong>.<span id=\"ed62b9f0-2d86-4b94-b57d-7bd09597cc24\" data-items=\"[&quot;1018145442&quot;]\" contenteditable=\"false\" data-has-children=\"true\" class=\"abt-citation\"><sup>\u200b6\u200b<\/sup><\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Pemberian&nbsp;kapsul&nbsp; vitamin&nbsp; A<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Pemberian kapsul vitamin A diberikan kepada bayi, anak balita, dan ibu nifas untuk mengurangi risiko kesakitan dan kematian pada balita dengan kekurangan vitamin A. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Suplementasi Vitamin A<\/h2>\n\n\n\n<p>Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2015 tentang Standar Kapsul Vitamin A bagi Bayi, anak Balita, dan Ibu Nifas, kapsul vitamin A merupakan kapsul lunak dengan ujung (<em>nipple<\/em>) yang dapat digunting, tidak transparan (opaque), dan mudah untuk dikonsumsi, termasuk masuk ke dalam mulut balita.&nbsp; Kapsul vitamin A diberikan kepada bayi, anak balita, dan ibu nifas.<span id=\"5894dbc4-e5da-402e-8efc-a9a66dd31af0\" data-items=\"[&quot;2339546334&quot;]\" contenteditable=\"false\" data-has-children=\"true\" class=\"abt-citation\"><sup>\u200b7\u200b<\/sup><\/span><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Vit-A.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-870\" width=\"660\" height=\"495\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Vit-A.jpg 960w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Vit-A-300x225.jpg 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Vit-A-768x576.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 660px) 100vw, 660px\" \/><figcaption>https:\/\/images.app.goo.gl\/RewjVeCKJkuTUQA38<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Sesuai dengan Panduan Manajemen Suplementasi Vitamin A waktu pemberian kapsul vitamin A pada bayi dan anak balita dilaksanakan serentak pada <strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">bulan Februari atau Agustus<\/span><\/strong>. Frekuensi pemberian vitamin A pada bayi<strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\"> 6-11 bulan adalah 1 kali <\/span><\/strong>sedangkan pada <strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">anak balita 12-59 bulan sebanyak 2 kali<\/span><\/strong>. Pemberian kapsul vitamin A pada<strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\"> ibu nifas dilakukan sebanyak 2 kali<\/span><\/strong> yaitu satu kapsul segera setelah saat persalinan dan satu kapsul lagi pada 24 jam setelah pemberian kapsul pertama.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan profil Kesehatan Indonesia tahun 2019, Yogyakarta merupakan provinsi tertinggi untuk cakupan pemberian vitamin A pada bayi dan balita (100%) dan Papua paling rendah (32%), namun untuk provinsi Maluku Utara dan Papua Barat belum tersedia data cakupan vitamin A. Agar cakupan pemberian vitamin A pada bayi dan balita serta ibu nifas terpenuhi, beberapa hal berikut perlu diperhatikan : <span id=\"0ecfffdc-585c-44e7-908d-0819eaa89bd4\" data-items=\"[&quot;93019856&quot;]\" contenteditable=\"false\" data-has-children=\"true\" class=\"abt-citation\"><sup>\u200b8\u200b<\/sup><\/span><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><strong>Peningkatan upaya komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) gizi yang bersifat masal<\/strong>. Artinya masyarakat harus diarahkan untuk mengetahui, memahami, sampai akhirnya berperilaku mendukung program suplementasi vitamin A. Jalur dan media yang dipakai hendaknya juga lebih inovatif dan bervariasi. <\/li><li><strong>Konseling gizi di berbagai instansi terhadap sasaran ibu anak <\/strong><\/li><li><strong>Pembangunan infrastruktur, termasuk sarana pelayanan kesehatan yang terjangkau <\/strong><\/li><li><strong>Dukungan lintas program, bahkan lintas sektor<\/strong><\/li><li><strong>Perlunya <em>sweeping<\/em> dari kader kesehatan dengan sasaran ibu dan anak yang belum mendapat kapsul vitamin A pada bulan pemberian kapsul vitamin A<\/strong><\/li><\/ol>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Suplementasi vitamin A bagi bayi balita memerlukan dukungan dari berbagai pihak terutama Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat untuk mencapai cakupan vitamin A yang baik. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Referensi<\/h2>\n\n\n\n<section aria-label=\"Bibliography\" class=\"wp-block-abt-bibliography abt-bibliography\" role=\"region\"><ol class=\"abt-bibliography__body\" data-entryspacing=\"1\" data-maxoffset=\"3\" data-linespacing=\"1\" data-second-field-align=\"flush\"><li id=\"1311576303\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">1. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">de C\u00e1ssia Ribeiro-Silva R, Nunes IL, Assis AMO. Prevalence and factors associated with vitamin A deficiency in children and adolescents. <i>Jornal de Pediatria<\/i>. Published online September 2014:486-492. doi:<a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.jped.2014.01.014\">10.1016\/j.jped.2014.01.014<\/a><\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"2618561661\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">2. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">Vitamin A deficiency and associated factors in preschoolers from the outskirts of La Plata, Buenos Aires. <i>Arch Argent Pediat<\/i>. Published online February 1, 2019. doi:<a href=\"https:\/\/doi.org\/10.5546\/aap.2019.eng.19\">10.5546\/aap.2019.eng.19<\/a><\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"1855840740\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">3. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">Yang C, Chen J, Liu Z, Yun C, Piao J, Yang X. Prevalence and influence factors of vitamin A deficiency of Chinese pregnant women. <i>Nutr J<\/i>. Published online December 2015. doi:<a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1186\/s12937-016-0131-7\">10.1186\/s12937-016-0131-7<\/a><\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"2898725255\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">4. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">Gurgel CSS, Grilo EC, Lira LQ, et al. Vitamin A nutritional status in high- and low-income postpartum women and its effect on colostrum and the requirements of the term newborn. <i>Jornal de Pediatria<\/i>. Published online March 2018:207-215. doi:<a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.jped.2017.08.003\">10.1016\/j.jped.2017.08.003<\/a><\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"1022670984\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">5. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">Kemenkes R. PERBAIKAN GIZI UNTUK GENERASI AGAR MAMPU MENANGKAN PERSAINGAN. Kementerian Kesehatan RI. Published 2016. <a href=\"https:\/\/www.kemkes.go.id\/article\/print\/16122100005\/perbaikan-gizi-untuk-generasi-agar-mampu-menangkan-persaingan.html\">https:\/\/www.kemkes.go.id\/article\/print\/16122100005\/perbaikan-gizi-untuk-generasi-agar-mampu-menangkan-persaingan.html<\/a><\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"1018145442\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">6. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">KFI I. <i>FORTIFIKASI VITAMIN A\u202f: APA, MENGAPA DAN UNTUK SIAPA<\/i>. KFI; 2017:1-40. <a href=\"http:\/\/kfindonesia.org\/newkfi\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/booklet-KFI.compressed.pdf\">http:\/\/kfindonesia.org\/newkfi\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/booklet-KFI.compressed.pdf<\/a><\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"2339546334\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">7. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">Kemenkes R. <i>Permenkes No 21 Tahun 2015<\/i>. Kemenkes RI; 2015:1-6.<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"93019856\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">8. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">Budiono I. Pengembangan Model Indeks Pembangunan Gizi. <i> Jurnal Kesehatan Masyarakat<\/i>. 2013;8(2):166-175.<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><\/ol><\/section>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-social-links is-layout-flex wp-block-social-links-is-layout-flex\"><li class=\"wp-social-link wp-social-link-wordpress  wp-block-social-link\"><a href=\"https:\/\/wordpress.org\" class=\"wp-block-social-link-anchor\"><svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M12.158,12.786L9.46,20.625c0.806,0.237,1.657,0.366,2.54,0.366c1.047,0,2.051-0.181,2.986-0.51 c-0.024-0.038-0.046-0.079-0.065-0.124L12.158,12.786z M3.009,12c0,3.559,2.068,6.634,5.067,8.092L3.788,8.341 C3.289,9.459,3.009,10.696,3.009,12z M18.069,11.546c0-1.112-0.399-1.881-0.741-2.48c-0.456-0.741-0.883-1.368-0.883-2.109 c0-0.826,0.627-1.596,1.51-1.596c0.04,0,0.078,0.005,0.116,0.007C16.472,3.904,14.34,3.009,12,3.009 c-3.141,0-5.904,1.612-7.512,4.052c0.211,0.007,0.41,0.011,0.579,0.011c0.94,0,2.396-0.114,2.396-0.114 C7.947,6.93,8.004,7.642,7.52,7.699c0,0-0.487,0.057-1.029,0.085l3.274,9.739l1.968-5.901l-1.401-3.838 C9.848,7.756,9.389,7.699,9.389,7.699C8.904,7.67,8.961,6.93,9.446,6.958c0,0,1.484,0.114,2.368,0.114 c0.94,0,2.397-0.114,2.397-0.114c0.485-0.028,0.542,0.684,0.057,0.741c0,0-0.488,0.057-1.029,0.085l3.249,9.665l0.897-2.996 C17.841,13.284,18.069,12.316,18.069,11.546z M19.889,7.686c0.039,0.286,0.06,0.593,0.06,0.924c0,0.912-0.171,1.938-0.684,3.22 l-2.746,7.94c2.673-1.558,4.47-4.454,4.47-7.771C20.991,10.436,20.591,8.967,19.889,7.686z M12,22C6.486,22,2,17.514,2,12 C2,6.486,6.486,2,12,2c5.514,0,10,4.486,10,10C22,17.514,17.514,22,12,22z\"><\/path><\/svg><span class=\"wp-block-social-link-label screen-reader-text\">WordPress<\/span><\/a><\/li>\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bulan Agustus merupkan bulan pemberian vitamin A bagi bayi dan balita. Seberapa penting sich suplementasi vitamin A bagi bayi dan<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":872,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_layout":"default_layout","footnotes":"","_wpscppro_custom_social_share_image":0,"_facebook_share_type":"","_twitter_share_type":"","_linkedin_share_type":"","_pinterest_share_type":"","_linkedin_share_type_page":"","_instagram_share_type":"","_medium_share_type":"","_threads_share_type":"","_selected_social_profile":[]},"categories":[5],"tags":[87],"class_list":["post-852","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bayi-dan-balita","tag-vitamin-a"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Suplementasi Vitamin A - Blog AhliGiziID<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bulan Agustus merupakan bulan pemberian vitamin A bagi bayi dan balita. Bagaimana dan mengapa suplementasi vitamin A penting?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Suplementasi Vitamin A - Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bulan Agustus merupakan bulan pemberian vitamin A bagi bayi dan balita. Bagaimana dan mengapa suplementasi vitamin A penting?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-08-11T01:45:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-08-11T01:45:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/pexels-anna-shvets-3683040-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ayu Rahadiyanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ayu Rahadiyanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"ScholarlyArticle\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ayu Rahadiyanti\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/01ca519e45b02857c843ab873866e33e\"},\"headline\":\"Suplementasi Vitamin A\",\"datePublished\":\"2020-08-11T01:45:31+00:00\",\"dateModified\":\"2020-08-11T01:45:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/\"},\"wordCount\":1108,\"commentCount\":2,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/pexels-anna-shvets-3683040-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"vitamin A\"],\"articleSection\":[\"Bayi dan Balita\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/#respond\"]}]},{\"@type\":[\"WebPage\",\"MedicalWebPage\"],\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/\",\"name\":\"Suplementasi Vitamin A - Blog AhliGiziID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/pexels-anna-shvets-3683040-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2020-08-11T01:45:31+00:00\",\"dateModified\":\"2020-08-11T01:45:38+00:00\",\"description\":\"Bulan Agustus merupakan bulan pemberian vitamin A bagi bayi dan balita. Bagaimana dan mengapa suplementasi vitamin A penting?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/pexels-anna-shvets-3683040-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/pexels-anna-shvets-3683040-scaled.jpg\",\"width\":1707,\"height\":2560},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Suplementasi Vitamin A\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog AhliGiziID\",\"description\":\"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"AhliGiziID\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"width\":2370,\"height\":664,\"caption\":\"AhliGiziID\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/x.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/intagram.com\/ahligiziid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/01ca519e45b02857c843ab873866e33e\",\"name\":\"Ayu Rahadiyanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1fe208b6eff8de470add941566ec4674c9e1032819bb3d331b95e7b3d3c7d244?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1fe208b6eff8de470add941566ec4674c9e1032819bb3d331b95e7b3d3c7d244?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ayu Rahadiyanti\"},\"description\":\"Executive Editor Ahli Gizi ID | Lecturer | Writer\",\"sameAs\":[\"https:\/\/id.linkedin.com\/in\/ayu-rahadiyanti-7441b960\"],\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/ayu\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Suplementasi Vitamin A - Blog AhliGiziID","description":"Bulan Agustus merupakan bulan pemberian vitamin A bagi bayi dan balita. Bagaimana dan mengapa suplementasi vitamin A penting?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Suplementasi Vitamin A - Blog AhliGiziID","og_description":"Bulan Agustus merupakan bulan pemberian vitamin A bagi bayi dan balita. Bagaimana dan mengapa suplementasi vitamin A penting?","og_url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/","og_site_name":"Blog AhliGiziID","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","article_published_time":"2020-08-11T01:45:31+00:00","article_modified_time":"2020-08-11T01:45:38+00:00","og_image":[{"width":1707,"height":2560,"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/pexels-anna-shvets-3683040-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ayu Rahadiyanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ahligiziid","twitter_site":"@ahligiziid","twitter_misc":{"Written by":"Ayu Rahadiyanti","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"ScholarlyArticle","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/"},"author":{"name":"Ayu Rahadiyanti","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/01ca519e45b02857c843ab873866e33e"},"headline":"Suplementasi Vitamin A","datePublished":"2020-08-11T01:45:31+00:00","dateModified":"2020-08-11T01:45:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/"},"wordCount":1108,"commentCount":2,"publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/pexels-anna-shvets-3683040-scaled.jpg","keywords":["vitamin A"],"articleSection":["Bayi dan Balita"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","MedicalWebPage"],"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/","name":"Suplementasi Vitamin A - Blog AhliGiziID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/pexels-anna-shvets-3683040-scaled.jpg","datePublished":"2020-08-11T01:45:31+00:00","dateModified":"2020-08-11T01:45:38+00:00","description":"Bulan Agustus merupakan bulan pemberian vitamin A bagi bayi dan balita. Bagaimana dan mengapa suplementasi vitamin A penting?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/#primaryimage","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/pexels-anna-shvets-3683040-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/pexels-anna-shvets-3683040-scaled.jpg","width":1707,"height":2560},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/08\/11\/suplementasi-vitamin-a\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Suplementasi Vitamin A"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","name":"Blog AhliGiziID","description":"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah","publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization","name":"AhliGiziID","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","width":2370,"height":664,"caption":"AhliGiziID"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","https:\/\/x.com\/ahligiziid","https:\/\/intagram.com\/ahligiziid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/01ca519e45b02857c843ab873866e33e","name":"Ayu Rahadiyanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1fe208b6eff8de470add941566ec4674c9e1032819bb3d331b95e7b3d3c7d244?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1fe208b6eff8de470add941566ec4674c9e1032819bb3d331b95e7b3d3c7d244?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ayu Rahadiyanti"},"description":"Executive Editor Ahli Gizi ID | Lecturer | Writer","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/ayu-rahadiyanti-7441b960"],"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/ayu\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/852","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=852"}],"version-history":[{"count":18,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/852\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":880,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/852\/revisions\/880"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/872"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=852"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=852"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=852"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}