{"id":7490,"date":"2026-11-06T16:34:41","date_gmt":"2026-11-06T09:34:41","guid":{"rendered":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?p=7490"},"modified":"2026-11-06T16:34:44","modified_gmt":"2026-11-06T09:34:44","slug":"makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/","title":{"rendered":"Makanan Fermentasi Ternyata Tidak Selalu Baik untuk Usus?"},"content":{"rendered":"\n\n\n<p>Yoghurt, kimchi, kefir, kombucha, sauerkraut, hingga tempe sering masuk dalam daftar makanan yang disebut \u201cbaik untuk usus\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Alasannya terdengar masuk akal, yaitu karena <strong>makanan tersebut dibuat melalui proses fermentasi yang melibatkan mikroorganisme<\/strong>. Dari sini, muncul anggapan bahwa makanan fermentasi pasti mengandung \u201cbakteri baik\u201d, otomatis termasuk probiotik, dan bisa memperbaiki kesehatan usus.<\/p>\n\n\n\n<p>Padahal, faktanya tidak sesederhana itu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><strong>Tidak semua makanan fermentasi masih mengandung mikroorganisme hidup saat dikonsumsi. Bahkan jika masih mengandung mikroorganisme hidup, makanan tersebut belum tentu dapat disebut sebagai makanan yang mengandung probiotik<\/strong><\/strong>.<sup data-fn=\"75dafd38-9e7c-4722-91a4-7d99e7b659b9\" class=\"fn\"><a id=\"75dafd38-9e7c-4722-91a4-7d99e7b659b9-link\" href=\"#75dafd38-9e7c-4722-91a4-7d99e7b659b9\">1<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Lantas, apa sebenarnya yang membedakannya?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Makanan Fermentasi dan Probiotik Ternyata Bukan Hal yang Sama<\/h2>\n\n\n\n<p>Fermentasi adalah <strong>proses ketika mikroorganisme digunakan untuk menghasilkan perubahan tertentu pada makanan<\/strong>. Proses ini dapat memengaruhi <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">rasa, aroma, tekstur, daya simpan<\/mark>, hingga <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">komponen yang terdapat di dalam makanan<\/mark>.<sup data-fn=\"3c442035-ea0b-4317-bd26-470b25841226\" class=\"fn\"><a id=\"3c442035-ea0b-4317-bd26-470b25841226-link\" href=\"#3c442035-ea0b-4317-bd26-470b25841226\">2<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p><em>International Scientific Association for Probiotics and Prebiotics<\/em> (ISAPP) mendefinisikan makanan fermentasi sebagai <strong>makanan yang dibuat melalui pertumbuhan mikroorganisme yang diinginkan dan perubahan komponen pangan<\/strong> oleh aktivitas enzim.<sup><a href=\"#75dafd38-9e7c-4722-91a4-7d99e7b659b9\">1<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Namun, <strong>makanan fermentasi tidak otomatis sama dengan makanan probiotik<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Probiotik mengacu pada mikroorganisme hidup, yang ketika diberikan dalam jumlah memadai, <strong>telah terbukti memberikan manfaat kesehatan<\/strong>. Artinya, bukan sekadar ada bakteri hidup. <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">Mikroorganismenya perlu diketahui dengan jelas dan manfaatnya juga harus didukung bukti ilmiah<\/mark>.<sup><a href=\"#75dafd38-9e7c-4722-91a4-7d99e7b659b9\">1<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Itulah mengapa istilah \u201cfermentasi\u201d dan \u201cprobiotik\u201d <strong>tidak bisa digunakan secara bergantian.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sudah Difermentasi, Tapi Bisa Jadi Tidak Ada Mikroorganisme Hidup?<\/h2>\n\n\n\n<p>Mikroorganisme memang dibutuhkan dalam proses pembuatan makanan fermentasi. Namun, <strong>bukan berarti semuanya masih hidup ketika makanan sampai di piring kita<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa makanan mengalami proses lanjutan setelah fermentasi, seperti <strong>pemanasan, pemanggangan, penyaringan, atau pasteurisasi<\/strong>.<sup data-fn=\"804540da-cbc8-408a-9316-99766ede369f\" class=\"fn\"><a id=\"804540da-cbc8-408a-9316-99766ede369f-link\" href=\"#804540da-cbc8-408a-9316-99766ede369f\">3<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/kimchi-ready-eat-glass-jar_11zon-1024x683.webp\" alt=\"mikroorganisme hidup dalam makanan fermentasi\" class=\"wp-image-7496\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/kimchi-ready-eat-glass-jar_11zon-1024x683.webp 1024w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/kimchi-ready-eat-glass-jar_11zon-300x200.webp 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/kimchi-ready-eat-glass-jar_11zon-768x512.webp 768w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/kimchi-ready-eat-glass-jar_11zon-1536x1024.webp 1536w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/kimchi-ready-eat-glass-jar_11zon-2048x1365.webp 2048w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/kimchi-ready-eat-glass-jar_11zon-640x427.webp 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: magnific<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Roti, misalnya, dibuat menggunakan fermentasi tetapi kemudian dipanggang. Beberapa produk fermentasi lainnya juga dapat dipasteurisasi atau mengalami <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">proses yang menghilangkan maupun menonaktifkan mikroorganisme hidup.<\/mark><sup data-fn=\"e418a1a6-1ac1-426f-b133-b908fd5180fd\" class=\"fn\"><a id=\"e418a1a6-1ac1-426f-b133-b908fd5180fd-link\" href=\"#e418a1a6-1ac1-426f-b133-b908fd5180fd\">4<\/a><\/sup> Meskipun demikian, produk tersebut tetap disebut makanan fermentasi karena proses fermentasi memang digunakan dalam pembuatannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, kalimat <strong>\u201cmakanan ini difermentasi, berarti pasti mengandung bakteri hidup\u201d<\/strong> belum tentu benar.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/11\/09\/makanan-fermentasi-khas-indonesia-2\/\">Makanan Fermentasi Khas Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ada Mikroorganisme Hidup Juga Belum Tentu Disebut Probiotik<\/h2>\n\n\n\n<p>Bagaimana kalau makanan fermentasi tersebut memang masih mengandung mikroorganisme hidup?<\/p>\n\n\n\n<p>Ternyata, juga<strong> belum otomatis bisa disebut probiotik.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pada sebagian makanan fermentasi tradisional, <strong>jenis dan jumlah mikroorganismenya dapat sangat beragam<\/strong>. Bahkan mikroorganisme yang terdapat di dalamnya <strong><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">belum tentu sudah diteliti secara spesifik<\/mark><\/strong> mengenai manfaatnya bagi kesehatan manusia.<sup data-fn=\"2974fcc2-462f-4002-ad54-2c86d8871c50\" class=\"fn\"><a id=\"2974fcc2-462f-4002-ad54-2c86d8871c50-link\" href=\"#2974fcc2-462f-4002-ad54-2c86d8871c50\">5<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tapi, Apakah Makanan Fermentasi Tetap Bisa Bermanfaat?<\/h2>\n\n\n\n<p>Bisa.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan ada penelitian yang menunjukkan hasil cukup menarik.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2021, sebanyak <strong>36 orang dewasa sehat dibagi ke dalam dua kelompok<\/strong>, yaitu kelompok dengan pola makan tinggi serat dan kelompok dengan pola makan tinggi makanan fermentasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah menjalani intervensi selama <strong>10 minggu<\/strong>, kelompok yang meningkatkan konsumsi makanan fermentasi menunjukkan <strong>peningkatan keragaman mikrobiota usus serta penurunan sejumlah penanda inflamasi (zat yang digunakan untuk menilai proses peradangan dalam tubuh)<\/strong>.<sup data-fn=\"a73c9e23-347c-4550-9349-ff1f3341115e\" class=\"fn\"><a id=\"a73c9e23-347c-4550-9349-ff1f3341115e-link\" href=\"#a73c9e23-347c-4550-9349-ff1f3341115e\">6<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini juga didukung oleh <em>systematic review<\/em> dan <em>meta-analysis<\/em> 2025 yang mencakup <strong>25 penelitian dengan 4.328 peserta<\/strong>. Hasilnya menunjukkan bahwa <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">konsumsi makanan fermentasi berpotensi memperbaiki beberapa aspek pencernaan, seperti frekuensi buang air besar, konsistensi feses, waktu transit usus, hingga beberapa keluhan pencernaan<\/mark>.<sup data-fn=\"bde5b3cf-12e1-402e-9cad-461e4f9dbe5e\" class=\"fn\"><a id=\"bde5b3cf-12e1-402e-9cad-461e4f9dbe5e-link\" href=\"#bde5b3cf-12e1-402e-9cad-461e4f9dbe5e\">7<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Namun, hasil kedua penelitian tersebut tetap perlu dipahami dengan hati-hati. Penelitian tahun 2021 melibatkan peserta yang relatif sedikit, sementara tinjauan tahun 2025 menemukan bahwa <strong>tingkat kepastian bukti sebagian besar masih rendah dan hasil antarpenelitian cukup beragam<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, <strong>makanan fermentasi memang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan, tetapi belum tentu semua jenis makanan fermentasi memberikan efek yang sama.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jadi, Perlukah Mengejar Label \u201cFermentasi\u201d?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"684\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/close-up-hand-holding-board-with-jars_11zon-1024x684.webp\" alt=\"manfaat makanan fermentasi bagi kesehatan usus\" class=\"wp-image-7497\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/close-up-hand-holding-board-with-jars_11zon-1024x684.webp 1024w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/close-up-hand-holding-board-with-jars_11zon-300x200.webp 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/close-up-hand-holding-board-with-jars_11zon-768x513.webp 768w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/close-up-hand-holding-board-with-jars_11zon-1536x1025.webp 1536w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/close-up-hand-holding-board-with-jars_11zon-2048x1367.webp 2048w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/close-up-hand-holding-board-with-jars_11zon-640x427.webp 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: magnific<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Menariknya, potensi manfaat makanan fermentasi ternyata <strong>tidak selalu bergantung pada keberadaan mikroorganisme hidup.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sebuah penelitian tahun 2026 yang melibatkan <strong>87 orang dewasa sehat<\/strong> membandingkan konsumsi 100 gram sauerkraut (kubis fermentasi) segar dan yang telah dipasteurisasi setiap hari selama empat minggu.<sup data-fn=\"3dcbb3e8-42b5-4844-b57a-843fdb4166ae\" class=\"fn\"><a id=\"3dcbb3e8-42b5-4844-b57a-843fdb4166ae-link\" href=\"#3dcbb3e8-42b5-4844-b57a-843fdb4166ae\">8<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Hasilnya, kedua jenis sauerkraut <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">menunjukkan sedikit penurunan tekanan darah sistolik, yaitu sekitar <strong>1,5\u20132,5 mmHg<\/strong><\/mark>. Meski demikian, penelitian ini <strong>tidak menemukan perubahan signifikan pada fungsi pelindung usus, sementara dampaknya terhadap indikator kesehatan lainnya juga relatif terbatas.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Temuan ini memberi gambaran bahwa efek makanan fermentasi <strong>tidak selalu berasal dari mikroorganisme hidup<\/strong>. Proses fermentasi juga dapat mengubah komponen makanan dan menghasilkan senyawa tertentu yang mungkin ikut berperan.<\/p>\n\n\n\n<p>Makanan fermentasi bisa menjadi bagian dari pola makan sehat. Namun, perlu dipahami bahwa <strong>manfaatnya tidak selalu sama pada setiap produk<\/strong>, sehingga kita tidak bisa hanya mengandalkan label \u201cfermentasi\u201d atau \u201cmengandung bakteri baik\u201d untuk menilai manfaat kesehatannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih baik, perhatikan juga <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">kandungan gizi, proses pengolahan, serta bagaimana makanan tersebut melengkapi pola makan sehari-hari.<\/mark><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Yuk, mulai lebih bijak memilih makanan!<\/strong> Jangan hanya terpaku pada label yang terdengar sehat, tetapi pahami juga apa yang sebenarnya terkandung di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Referensi<\/h2>\n\n\n<ol class=\"wp-block-footnotes\"><li id=\"75dafd38-9e7c-4722-91a4-7d99e7b659b9\">Marco, M.L., Sanders, M.E., G\u00e4nzle, M. <em>et al.<\/em> The International Scientific Association for Probiotics and Prebiotics (ISAPP) consensus statement on fermented foods. <em>Nat Rev Gastroenterol Hepatol<\/em> 18, 196\u2013208 (2021). https:\/\/doi.org\/10.1038\/s41575-020-00390-5 <a href=\"#75dafd38-9e7c-4722-91a4-7d99e7b659b9-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 1\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"3c442035-ea0b-4317-bd26-470b25841226\">Siddiqui, S.A., Erol, Z., Rugji, J. <em>et al.<\/em> An overview of fermentation in the food industry\u00a0&#8211; looking back from a new perspective. <em>Bioresour. Bioprocess.<\/em> 10, 85 (2023). https:\/\/doi.org\/10.1186\/s40643-023-00702-y <a href=\"#3c442035-ea0b-4317-bd26-470b25841226-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 2\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"804540da-cbc8-408a-9316-99766ede369f\">Caffrey EB, Perelman D, Ward CP, Sonnenburg ED, Gardner CD, Sonnenburg JL. Unpacking Food Fermentation: Clinically Relevant Tools for Fermented Food Identification and Consumption. Adv Nutr. 2025 May;16(5):100412. doi: 10.1016\/j.advnut.2025.100412. Epub 2025 Mar 21. PMID: 40120687; PMCID: PMC12056253. <a href=\"#804540da-cbc8-408a-9316-99766ede369f-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 3\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"e418a1a6-1ac1-426f-b133-b908fd5180fd\">Rezac S, Kok CR, Heermann M and Hutkins R (2018) Fermented Foods as a Dietary Source of Live Organisms. Front. Microbiol. 9:1785. doi: 10.3389\/fmicb.2018.01785 <a href=\"#e418a1a6-1ac1-426f-b133-b908fd5180fd-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 4\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"2974fcc2-462f-4002-ad54-2c86d8871c50\">Vinderola G, Cotter PD, Freitas M, Gueimonde M, Holscher HD, Ruas-Madiedo P, Salminen S, Swanson KS, Sanders ME and Cifelli CJ (2023) Fermented foods: a perspective on their role in delivering biotics. Front. Microbiol. 14:1196239. doi: 10.3389\/fmicb.2023.1196239 <a href=\"#2974fcc2-462f-4002-ad54-2c86d8871c50-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 5\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"a73c9e23-347c-4550-9349-ff1f3341115e\">Wastyk, H. C., Fragiadakis, G. K., Perelman, D., et al. (2021). Gut-microbiota-targeted diets modulate human immune status. Cell, 184(16), 4137\u20134153.e14. <a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.cell.2021.06.019?utm_source=chatgpt.com\">https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.cell.2021.06.019<\/a> <a href=\"#a73c9e23-347c-4550-9349-ff1f3341115e-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 6\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"bde5b3cf-12e1-402e-9cad-461e4f9dbe5e\">Mukherjee, A., Farsi, D. N., Garcia-Gutierrez, E., et al. (2025). Impact of fermented foods consumption on gastrointestinal wellbeing in healthy adults: A systematic review and meta-analysis. Frontiers in Nutrition, 12, 1668889. <a href=\"https:\/\/doi.org\/10.3389\/fnut.2025.1668889?utm_source=chatgpt.com\">https:\/\/doi.org\/10.3389\/fnut.2025.1668889<\/a> <a href=\"#bde5b3cf-12e1-402e-9cad-461e4f9dbe5e-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 7\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"3dcbb3e8-42b5-4844-b57a-843fdb4166ae\">Schropp, N., Bauer, A., Stanislas, V., &amp; Michels, K. B. (2026). Fermented foods and inflammation: A crossover intervention trial with fresh and pasteurized sauerkraut. European Journal of Clinical Nutrition, 80, 928\u2013935. <a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1038\/s41430-026-01776-5?utm_source=chatgpt.com\">https:\/\/doi.org\/10.1038\/s41430-026-01776-5<\/a> <a href=\"#3dcbb3e8-42b5-4844-b57a-843fdb4166ae-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 8\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><\/ol>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yoghurt, kimchi, kefir, kombucha, sauerkraut, hingga tempe sering masuk dalam daftar makanan yang disebut \u201cbaik untuk usus\u201d. Alasannya terdengar masuk<\/p>\n","protected":false},"author":116,"featured_media":7498,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_layout":"default_layout","footnotes":"[{\"content\":\"Marco, M.L., Sanders, M.E., G\u00e4nzle, M. <em>et al.<\/em> The International Scientific Association for Probiotics and Prebiotics (ISAPP) consensus statement on fermented foods. <em>Nat Rev Gastroenterol Hepatol<\/em> 18, 196\u2013208 (2021). https:\/\/doi.org\/10.1038\/s41575-020-00390-5\",\"id\":\"75dafd38-9e7c-4722-91a4-7d99e7b659b9\"},{\"content\":\"Siddiqui, S.A., Erol, Z., Rugji, J. <em>et al.<\/em> An overview of fermentation in the food industry\u00a0- looking back from a new perspective. <em>Bioresour. Bioprocess.<\/em> 10, 85 (2023). https:\/\/doi.org\/10.1186\/s40643-023-00702-y\",\"id\":\"3c442035-ea0b-4317-bd26-470b25841226\"},{\"content\":\"Caffrey EB, Perelman D, Ward CP, Sonnenburg ED, Gardner CD, Sonnenburg JL. Unpacking Food Fermentation: Clinically Relevant Tools for Fermented Food Identification and Consumption. Adv Nutr. 2025 May;16(5):100412. doi: 10.1016\/j.advnut.2025.100412. Epub 2025 Mar 21. PMID: 40120687; PMCID: PMC12056253.\",\"id\":\"804540da-cbc8-408a-9316-99766ede369f\"},{\"content\":\"Rezac S, Kok CR, Heermann M and Hutkins R (2018) Fermented Foods as a Dietary Source of Live Organisms. Front. Microbiol. 9:1785. doi: 10.3389\/fmicb.2018.01785\",\"id\":\"e418a1a6-1ac1-426f-b133-b908fd5180fd\"},{\"content\":\"Vinderola G, Cotter PD, Freitas M, Gueimonde M, Holscher HD, Ruas-Madiedo P, Salminen S, Swanson KS, Sanders ME and Cifelli CJ (2023) Fermented foods: a perspective on their role in delivering biotics. Front. Microbiol. 14:1196239. doi: 10.3389\/fmicb.2023.1196239\",\"id\":\"2974fcc2-462f-4002-ad54-2c86d8871c50\"},{\"content\":\"Wastyk, H. C., Fragiadakis, G. K., Perelman, D., et al. (2021). Gut-microbiota-targeted diets modulate human immune status. Cell, 184(16), 4137\u20134153.e14. <a href=\\\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.cell.2021.06.019?utm_source=chatgpt.com\\\">https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.cell.2021.06.019<\/a>\",\"id\":\"a73c9e23-347c-4550-9349-ff1f3341115e\"},{\"content\":\"Mukherjee, A., Farsi, D. N., Garcia-Gutierrez, E., et al. (2025). Impact of fermented foods consumption on gastrointestinal wellbeing in healthy adults: A systematic review and meta-analysis. Frontiers in Nutrition, 12, 1668889. <a href=\\\"https:\/\/doi.org\/10.3389\/fnut.2025.1668889?utm_source=chatgpt.com\\\">https:\/\/doi.org\/10.3389\/fnut.2025.1668889<\/a>\",\"id\":\"bde5b3cf-12e1-402e-9cad-461e4f9dbe5e\"},{\"content\":\"Schropp, N., Bauer, A., Stanislas, V., &amp; Michels, K. B. (2026). Fermented foods and inflammation: A crossover intervention trial with fresh and pasteurized sauerkraut. European Journal of Clinical Nutrition, 80, 928\u2013935. <a href=\\\"https:\/\/doi.org\/10.1038\/s41430-026-01776-5?utm_source=chatgpt.com\\\">https:\/\/doi.org\/10.1038\/s41430-026-01776-5<\/a>\",\"id\":\"3dcbb3e8-42b5-4844-b57a-843fdb4166ae\"}]","_wpscppro_custom_social_share_image":0,"_facebook_share_type":"","_twitter_share_type":"","_linkedin_share_type":"","_pinterest_share_type":"","_linkedin_share_type_page":"","_instagram_share_type":"","_medium_share_type":"","_threads_share_type":"","_selected_social_profile":[]},"categories":[52],"tags":[803,804,147],"class_list":["post-7490","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi-pangan","tag-fermentasi","tag-kesehatan-usus","tag-makanan-fermentasi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Makanan Fermentasi Ternyata Tidak Selalu Baik untuk Usus? - Blog AhliGiziID<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apakah makanan fermentasi selalu baik untuk usus? Yuk, pahami perbedaannya dengan probiotik dan manfaatnya berdasarkan penelitian ilmiah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Makanan Fermentasi Ternyata Tidak Selalu Baik untuk Usus? - Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apakah makanan fermentasi selalu baik untuk usus? Yuk, pahami perbedaannya dengan probiotik dan manfaatnya berdasarkan penelitian ilmiah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-11-06T09:34:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-11-06T09:34:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/cabbage-kimchi-tomatoes-marinated-sauerkraut-sour-glass-jars-rustic-kitchen-table_11zon-scaled.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1667\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dewi Rizky Purnama\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dewi Rizky Purnama\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"ScholarlyArticle\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dewi Rizky Purnama\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592\"},\"headline\":\"Makanan Fermentasi Ternyata Tidak Selalu Baik untuk Usus?\",\"datePublished\":\"2026-11-06T09:34:41+00:00\",\"dateModified\":\"2026-11-06T09:34:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/\"},\"wordCount\":722,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/cabbage-kimchi-tomatoes-marinated-sauerkraut-sour-glass-jars-rustic-kitchen-table_11zon-scaled.webp\",\"keywords\":[\"fermentasi\",\"kesehatan usus\",\"makanan fermentasi\"],\"articleSection\":[\"Teknologi Pangan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/#respond\"]}]},{\"@type\":[\"WebPage\",\"MedicalWebPage\"],\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/\",\"name\":\"Makanan Fermentasi Ternyata Tidak Selalu Baik untuk Usus? - Blog AhliGiziID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/cabbage-kimchi-tomatoes-marinated-sauerkraut-sour-glass-jars-rustic-kitchen-table_11zon-scaled.webp\",\"datePublished\":\"2026-11-06T09:34:41+00:00\",\"dateModified\":\"2026-11-06T09:34:44+00:00\",\"description\":\"Apakah makanan fermentasi selalu baik untuk usus? Yuk, pahami perbedaannya dengan probiotik dan manfaatnya berdasarkan penelitian ilmiah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/cabbage-kimchi-tomatoes-marinated-sauerkraut-sour-glass-jars-rustic-kitchen-table_11zon-scaled.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/cabbage-kimchi-tomatoes-marinated-sauerkraut-sour-glass-jars-rustic-kitchen-table_11zon-scaled.webp\",\"width\":2560,\"height\":1667,\"caption\":\"Sumber: magnific\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Makanan Fermentasi Ternyata Tidak Selalu Baik untuk Usus?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog AhliGiziID\",\"description\":\"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"AhliGiziID\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"width\":2370,\"height\":664,\"caption\":\"AhliGiziID\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/x.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/intagram.com\/ahligiziid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592\",\"name\":\"Dewi Rizky Purnama\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dewi Rizky Purnama\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.instagram.com\/dewiiipurnama_\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/dewi-rizky-purnama-390a89198\/\"],\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/dewi-rizky-purnama\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Makanan Fermentasi Ternyata Tidak Selalu Baik untuk Usus? - Blog AhliGiziID","description":"Apakah makanan fermentasi selalu baik untuk usus? Yuk, pahami perbedaannya dengan probiotik dan manfaatnya berdasarkan penelitian ilmiah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Makanan Fermentasi Ternyata Tidak Selalu Baik untuk Usus? - Blog AhliGiziID","og_description":"Apakah makanan fermentasi selalu baik untuk usus? Yuk, pahami perbedaannya dengan probiotik dan manfaatnya berdasarkan penelitian ilmiah.","og_url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/","og_site_name":"Blog AhliGiziID","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","article_published_time":"2026-11-06T09:34:41+00:00","article_modified_time":"2026-11-06T09:34:44+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1667,"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/cabbage-kimchi-tomatoes-marinated-sauerkraut-sour-glass-jars-rustic-kitchen-table_11zon-scaled.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Dewi Rizky Purnama","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ahligiziid","twitter_site":"@ahligiziid","twitter_misc":{"Written by":"Dewi Rizky Purnama","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"ScholarlyArticle","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/"},"author":{"name":"Dewi Rizky Purnama","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592"},"headline":"Makanan Fermentasi Ternyata Tidak Selalu Baik untuk Usus?","datePublished":"2026-11-06T09:34:41+00:00","dateModified":"2026-11-06T09:34:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/"},"wordCount":722,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/cabbage-kimchi-tomatoes-marinated-sauerkraut-sour-glass-jars-rustic-kitchen-table_11zon-scaled.webp","keywords":["fermentasi","kesehatan usus","makanan fermentasi"],"articleSection":["Teknologi Pangan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","MedicalWebPage"],"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/","name":"Makanan Fermentasi Ternyata Tidak Selalu Baik untuk Usus? - Blog AhliGiziID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/cabbage-kimchi-tomatoes-marinated-sauerkraut-sour-glass-jars-rustic-kitchen-table_11zon-scaled.webp","datePublished":"2026-11-06T09:34:41+00:00","dateModified":"2026-11-06T09:34:44+00:00","description":"Apakah makanan fermentasi selalu baik untuk usus? Yuk, pahami perbedaannya dengan probiotik dan manfaatnya berdasarkan penelitian ilmiah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/#primaryimage","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/cabbage-kimchi-tomatoes-marinated-sauerkraut-sour-glass-jars-rustic-kitchen-table_11zon-scaled.webp","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/cabbage-kimchi-tomatoes-marinated-sauerkraut-sour-glass-jars-rustic-kitchen-table_11zon-scaled.webp","width":2560,"height":1667,"caption":"Sumber: magnific"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/11\/06\/makanan-fermentasi-ternyata-tidak-selalu-baik-untuk-usus\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Makanan Fermentasi Ternyata Tidak Selalu Baik untuk Usus?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","name":"Blog AhliGiziID","description":"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah","publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization","name":"AhliGiziID","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","width":2370,"height":664,"caption":"AhliGiziID"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","https:\/\/x.com\/ahligiziid","https:\/\/intagram.com\/ahligiziid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592","name":"Dewi Rizky Purnama","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dewi Rizky Purnama"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/dewiiipurnama_\/","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/dewi-rizky-purnama-390a89198\/"],"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/dewi-rizky-purnama\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7490","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/116"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7490"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7490\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7500,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7490\/revisions\/7500"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7498"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7490"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7490"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7490"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}