{"id":7395,"date":"2026-10-02T19:43:34","date_gmt":"2026-10-02T12:43:34","guid":{"rendered":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?p=7395"},"modified":"2026-10-02T21:53:09","modified_gmt":"2026-10-02T14:53:09","slug":"benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/","title":{"rendered":"Benarkah Kangkung Bisa Membuat Kita Mengantuk Setelah Makan?"},"content":{"rendered":"\n\n\n<p>Pernah mendengar anggapan bahwa <strong>makan kangkung bisa membuat kita mengantuk<\/strong>? Bahkan, tidak sedikit orang yang mengaitkan rasa kantuk setelah makan siang dengan kangkung yang baru saja dikonsumsi.<\/p>\n\n\n\n<p>Anggapan ini menarik karena ternyata bukan sekadar muncul tanpa dasar. Sejumlah penelitian memang pernah menemukan <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">potensi efek sedatif (efek menenangkan dan menurunkan aktivitas tubuh) pada kangkung<\/mark>. Namun, ada bagian penting yang sering terlewat, yakni pada penelitian tersebut sebagian besar menggunakan <strong>ekstrak kangkung pada hewan percobaan<\/strong>, bukan seporsi kangkung yang biasa kita makan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, apakah makan kangkung benar-benar bisa membuat kita mengantuk? Yuk, lihat apa yang sebenarnya ditemukan dalam penelitian.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kangkung Memang Pernah Diteliti Efek Sedatifnya<\/h2>\n\n\n\n<p>Efek sedatif secara sederhana dapat dipahami sebagai <strong>efek yang menenangkan atau menurunkan aktivitas sistem saraf pusat<\/strong>. Dalam kondisi tertentu, ini dapat <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">membuat aktivitas berkurang dan mempermudah tidur<\/mark>.<\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian terhadap <strong>kangkung air (<em>Ipomoea aquatica<\/em>)<\/strong> memang menunjukkan adanya potensi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebuah penelitian menggunakan 25 ekor mencit menemukan bahwa <strong>pemberian ekstrak kangkung air dapat menimbulkan efek sedasi<\/strong>, yang diamati dari <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">penurunan aktivitas serta respons tubuh<\/mark> mencit. Dosis ekstrak tertinggi yang diuji memberikan efek sedasi paling kuat dibandingkan dosis yang lebih rendah.<sup data-fn=\"84c69b1b-49c2-4415-9bdf-07f89bcfb370\" class=\"fn\"><a id=\"84c69b1b-49c2-4415-9bdf-07f89bcfb370-link\" href=\"#84c69b1b-49c2-4415-9bdf-07f89bcfb370\">1<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Hasil serupa kembali ditemukan dalam penelitian tahun 2022. Mencit yang diberikan ekstrak kangkung air menunjukkan<strong> efek sedatif<\/strong>, dengan dosis yang lebih tinggi menghasilkan <em>onset <\/em>(<strong>waktu yang dibutuhkan sejak suatu zat diberikan sampai efeknya mulai muncul<\/strong>) sedasi lebih cepat dan durasi yang lebih lama.<sup data-fn=\"e2cb776a-b59b-41d5-8ab3-80a4d412c69b\" class=\"fn\"><a id=\"e2cb776a-b59b-41d5-8ab3-80a4d412c69b-link\" href=\"#e2cb776a-b59b-41d5-8ab3-80a4d412c69b\">2<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian terbaru pada tahun 2025 juga mendapatkan hasil serupa. Ekstrak etanol kangkung air pada mencit dapat <strong>menurunkan aktivitas motorik serta memengaruhi <em>onset<\/em> dan durasi tidur<\/strong>. Pada penelitian tersebut, dosis tertinggi yang diuji menghasilkan <em>onset<\/em> tidur tercepat dan durasi tidur terlama.<sup data-fn=\"7553f1d5-51bb-4493-98f2-0e1f7fe7d363\" class=\"fn\"><a id=\"7553f1d5-51bb-4493-98f2-0e1f7fe7d363-link\" href=\"#7553f1d5-51bb-4493-98f2-0e1f7fe7d363\">3<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, memang ada bukti eksperimental bahwa <strong>ekstrak kangkung air memiliki potensi sedatif pada hewan percobaan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tapi, Ekstrak Kangkung Tidak Sama dengan Sepiring Kangkung<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/iqbalstock-stir-fried-vegetables-10443301_1920_11zon-1024x683.webp\" alt=\"makan kangkung bisa bikin mengantuk\" class=\"wp-image-7404\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/iqbalstock-stir-fried-vegetables-10443301_1920_11zon-1024x683.webp 1024w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/iqbalstock-stir-fried-vegetables-10443301_1920_11zon-300x200.webp 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/iqbalstock-stir-fried-vegetables-10443301_1920_11zon-768x512.webp 768w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/iqbalstock-stir-fried-vegetables-10443301_1920_11zon-1536x1024.webp 1536w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/iqbalstock-stir-fried-vegetables-10443301_1920_11zon-640x427.webp 640w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/iqbalstock-stir-fried-vegetables-10443301_1920_11zon.webp 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: pixabay<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Nah, bagian inilah yang penting untuk diperhatikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian-penelitian tersebut <strong>tidak meminta manusia makan seporsi tumis kangkung lalu mengukur rasa kantuknya<\/strong>. Tapi, bahan yang digunakan adalah <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">ekstrak kangkung dengan dosis tertentu<\/mark>, kemudian diberikan kepada mencit.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses ekstraksi dapat menghasilkan sediaan dengan konsentrasi berbagai senyawa yang berbeda dari kangkung yang dimasak dan dikonsumsi sebagai sayuran sehari-hari. Selain itu, dosis yang digunakan pada mencit juga <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">tidak bisa langsung disamakan dengan porsi kangkung pada manusia.<\/mark><\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian tersebut juga terutama menggunakan <strong>kangkung air (<em>Ipomoea aquatica<\/em>)<\/strong>. Jadi, hasilnya perlu dibaca sesuai jenis kangkung dan bentuk sediaan yang memang diteliti.<\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, temuan bahwa ekstrak kangkung memiliki efek sedatif pada mencit dianggap<mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\"> <strong>belum cukup untuk membuktikan bahwa makan kangkung dalam porsi biasa pasti membuat manusia mengantuk<\/strong>.<\/mark><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Lalu, Kandungan Apa yang Diduga Berperan?<\/h2>\n\n\n\n<p>Studi menemukan beberapa kelompok senyawa pada ekstrak kangkung air, termasuk <strong>flavonoid, alkaloid, tanin, dan steroid<\/strong>.<sup><a href=\"#7553f1d5-51bb-4493-98f2-0e1f7fe7d363\">3<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, ada juga penelitian yang mengidentifikasi sejumlah senyawa pada ekstrak kangkung air dan kembali menemukan <strong>aktivitas sedatif melalui pengujian <em>in vivo<\/em> (pengujian yang dilakukan pada organisme hidup)<\/strong>. Namun, peneliti masih menekankan perlunya studi lebih lanjut untuk mengetahui <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">senyawa aktif dan mekanisme yang benar-benar berperan terhadap efek tersebut<\/mark>.<sup data-fn=\"c9e5fbb8-f028-44c9-96fe-b77b989fd121\" class=\"fn\"><a id=\"c9e5fbb8-f028-44c9-96fe-b77b989fd121-link\" href=\"#c9e5fbb8-f028-44c9-96fe-b77b989fd121\">4<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, kita juga belum bisa menyederhanakannya menjadi, misalnya, <strong>\u201ckangkung mengandung senyawa tertentu, sehingga setelah dimakan langsung membuat ngantuk.\u201d<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Potensi biologisnya memang ada, tetapi mekanismenya masih perlu dipelajari lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana dengan Penelitian pada Manusia?<\/h2>\n\n\n\n<p>Di sinilah bukti yang tersedia masih jauh lebih terbatas.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebuah review tahun 2022 menelusuri <strong>tumbuhan Indonesia yang memiliki aktivitas hipnotik-sedatif berdasarkan penggunaan empiris dan penelitian klinis<\/strong>.<sup><a href=\"#e1399513-0947-4a29-8df0-94ebb039fbe9\">5<\/a><\/sup> Berdasarkan seluruh pustaka uji klinis yang dikaji, peneliti menyimpulkan bahwa ada empat tumbuhan yang memiliki aktivitas hipnotik-sedatif, yaitu <em>V<\/em><strong><em>iola odorata<\/em> (bunga violet), <em>Mimosa pudica<\/em> (putri malu), <em>Passiflora incarnata<\/em> (bunga passion\/<em>passionflower<\/em>), dan <em>Valeriana officinalis<\/em> (valerian). <\/strong>Kangkung tidak termasuk dalam empat tumbuhan yang disimpulkan memiliki aktivitas tersebut berdasarkan data uji klinis.<sup data-fn=\"e1399513-0947-4a29-8df0-94ebb039fbe9\" class=\"fn\"><a id=\"e1399513-0947-4a29-8df0-94ebb039fbe9-link\" href=\"#e1399513-0947-4a29-8df0-94ebb039fbe9\">5<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Tapi, hal ini juga tidak langsung berarti bahwa kangkung pasti tidak memiliki pengaruh pada manusia. Namun, <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\"><strong>bukti langsung bahwa konsumsi kangkung sebagai sayuran yang menyebabkan rasa kantuk pada manusia masih belum memadai<\/strong>.<\/mark><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Inilah perbedaan penting antara melihat adanya \u201cpotensi sedatif\u201d dengan menyimpulkan bahwa suatu makanan pasti membuat kita mengantuk.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengantuk Setelah Makan Belum Tentu karena Kangkung<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/depressed-woman-hungry-from-dieting_11zon-1024x683.webp\" alt=\"banyak faktor penyebab mengantuk setelah makan\" class=\"wp-image-7402\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/depressed-woman-hungry-from-dieting_11zon-1024x683.webp 1024w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/depressed-woman-hungry-from-dieting_11zon-300x200.webp 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/depressed-woman-hungry-from-dieting_11zon-768x512.webp 768w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/depressed-woman-hungry-from-dieting_11zon-1536x1024.webp 1536w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/depressed-woman-hungry-from-dieting_11zon-2048x1365.webp 2048w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/depressed-woman-hungry-from-dieting_11zon-640x427.webp 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: magnific<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Ada satu hal lain yang perlu dipertimbangkan. <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">Rasa kantuk memang dapat meningkat pada waktu tertentu setelah makan, terutama pada siang hingga sore hari.<\/mark><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam ilmu tidur dikenal istilah <em><strong>post-lunch dip<\/strong><\/em>, yaitu kecenderungan meningkatnya rasa kantuk dan menurunnya kewaspadaan pada pertengahan hari. Menariknya, fenomena ini dapat muncul <strong>bahkan tanpa adanya asupan makanan<\/strong>, sehingga tidak sepenuhnya disebabkan oleh makan siang.<sup data-fn=\"c0293bb0-b806-4908-9cfb-cc9ac5352a7b\" class=\"fn\"><a id=\"c0293bb0-b806-4908-9cfb-cc9ac5352a7b-link\" href=\"#c0293bb0-b806-4908-9cfb-cc9ac5352a7b\">6<\/a><\/sup> <strong>Ritme sirkadian atau ritme biologis tubuh juga ikut berperan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Kondisi setelah makan dapat dipengaruhi oleh banyak hal, seperti <strong>jumlah makanan yang dikonsumsi, komposisi makan, waktu makan, hingga kurang tidur pada malam sebelumnya<\/strong>. Misalnya pada sebuah penelitian bahkan menemukan bahwa makan siang dalam jumlah lebih besar dapat memperburuk rasa kantuk pada kondisi tertentu.<sup data-fn=\"5d21f954-d97a-4f97-a02f-c5da4e8b9c15\" class=\"fn\"><a id=\"5d21f954-d97a-4f97-a02f-c5da4e8b9c15-link\" href=\"#5d21f954-d97a-4f97-a02f-c5da4e8b9c15\">7<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, kalau setelah makan nasi, lauk, dan tumis kangkung kita merasa ingin tidur, <strong>belum tentu kangkung menjadi satu-satunya penyebab<\/strong>. Bisa jadi porsi makan kita yang memang lebih banyak dan berat dari yang seharusnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/09\/04\/makan-sayur-dulu-baru-nasi-benarkah-urutan-makan-berpengaruh\/\">Makan Sayur Dulu, Baru Nasi: Benarkah Urutan Makan Berpengaruh?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jadi, Benarkah Kangkung Bisa Membuat Kita Mengantuk?<\/h2>\n\n\n\n<p>Anggapan bahwa kangkung memiliki efek menenangkan ternyata <strong>tidak sepenuhnya tanpa dasar ilmiah<\/strong>. Beberapa penelitian memang menunjukkan bahwa <strong>ekstrak kangkung air memiliki aktivitas sedatif pada mencit<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, bukti tersebut belum sama untuk membuktikan bahwa <strong>seporsi kangkung yang kita makan sehari-hari akan membuat manusia mengantuk<\/strong>. Sampai saat ini, bukti langsung pada manusia masih terbatas dan sebagian besar penelitian justru menggunakan ekstrak pada hewan percobaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, kesimpulan yang lebih tepat bukanlah \u201ckangkung pasti bikin ngantuk\u201d, melainkan <strong>kangkung memiliki potensi sedatif berdasarkan penelitian praklinis, tetapi efek kantuk setelah mengonsumsinya sebagai sayuran pada manusia masih belum dapat dipastikan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, kita juga <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">tidak perlu langsung menghindari kangkung karena takut mengantuk ataupun sengaja menjadikannya sebagai \u201cobat tidur\u201d<\/mark>. Kangkung tetap dapat dinikmati sebagai bagian dari variasi konsumsi sayur sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/06\/sudah-banyak-makan-sayur-tapi-apakah-serat-harianmu-sudah-cukup\/\">Sudah Banyak Makan Sayur, tapi Apakah Serat Harianmu Sudah Cukup?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Referensi<\/h2>\n\n\n<ol class=\"wp-block-footnotes\"><li id=\"84c69b1b-49c2-4415-9bdf-07f89bcfb370\">Syamsi, N., Tanra, A. A. M., &amp; Lestari, N. H. (2019). Uji Efek Sedasi Ekstrak Kangkung Air (Ipomoea Aquatica) Pada Mencit (Mus musculus). <em>Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako)<\/em>, <em>5<\/em>(2), 49-53. <a href=\"#84c69b1b-49c2-4415-9bdf-07f89bcfb370-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 1\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"e2cb776a-b59b-41d5-8ab3-80a4d412c69b\">Suni, R. A., Julyani, S., Sommeng, F., &amp; Maharani, R. N. (2022). Pengaruh Ekstrak Kangkung Air (Ipomoea Aquatica) Terhadap Efek Sedasi pada Mencit (Mus Musculus). <em>Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran<\/em>, <em>2<\/em>(10), 718-726. <a href=\"#e2cb776a-b59b-41d5-8ab3-80a4d412c69b-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 2\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"7553f1d5-51bb-4493-98f2-0e1f7fe7d363\">Deliana, D. A., Safitri, M., &amp; Amali, E. (2025). Uji Efek Sedatif Ekstrak Etanol Kangkung Air (Ipomoea Aquatica) Terhadap Mencit Putih Jantan (Mus Musculus). <em>Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)<\/em>, <em>11<\/em>(2), 294-299. <a href=\"#7553f1d5-51bb-4493-98f2-0e1f7fe7d363-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 3\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"c9e5fbb8-f028-44c9-96fe-b77b989fd121\">Farida, Y., &amp; Putra, N. R. (2026). Phytochemical characterization and in vivo sedative potential of 96% ethanolic extracts of ipomoea aquatica Forssk. and Myristica fragrans Houtt., individually and in combination. <em>South African Journal of Botany<\/em>, <em>191<\/em>, 436-450. <a href=\"#c9e5fbb8-f028-44c9-96fe-b77b989fd121-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 4\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"e1399513-0947-4a29-8df0-94ebb039fbe9\">Sukandar, E. Y., Pratiwi, B., &amp; Putri, R. A. (2022). Studi Literatur Tumbuhan Indonesia Dengan Aktivitas Hipnotik Sedatif Berdasarkan Khasiat Empiris Dan Data Uji Klinis. <em>Acta Pharmaceutica Indonesia<\/em>, <em>47<\/em>(1), 29-42. <a href=\"#e1399513-0947-4a29-8df0-94ebb039fbe9-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 5\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"c0293bb0-b806-4908-9cfb-cc9ac5352a7b\">Monk TH. The post-lunch dip in performance. Clin Sports Med. 2005 Apr;24(2):e15-23, xi-xii. doi: 10.1016\/j.csm.2004.12.002. PMID: 15892914. <a href=\"#c0293bb0-b806-4908-9cfb-cc9ac5352a7b-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 6\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"5d21f954-d97a-4f97-a02f-c5da4e8b9c15\">Reyner, L. A., Wells, S. J., Mortlock, V., &amp; Horne, J. A. (2012). \u2018Post-lunch\u2019sleepiness during prolonged, monotonous driving\u2014Effects of meal size. <em>Physiology &amp; behavior<\/em>, <em>105<\/em>(4), 1088-1091. <a href=\"#5d21f954-d97a-4f97-a02f-c5da4e8b9c15-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 7\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><\/ol>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah mendengar anggapan bahwa makan kangkung bisa membuat kita mengantuk? Bahkan, tidak sedikit orang yang mengaitkan rasa kantuk setelah makan<\/p>\n","protected":false},"author":116,"featured_media":7405,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_layout":"default_layout","footnotes":"[{\"content\":\"Syamsi, N., Tanra, A. A. M., &amp; Lestari, N. H. (2019). Uji Efek Sedasi Ekstrak Kangkung Air (Ipomoea Aquatica) Pada Mencit (Mus musculus). <em>Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako)<\/em>, <em>5<\/em>(2), 49-53.\",\"id\":\"84c69b1b-49c2-4415-9bdf-07f89bcfb370\"},{\"content\":\"Suni, R. A., Julyani, S., Sommeng, F., &amp; Maharani, R. N. (2022). Pengaruh Ekstrak Kangkung Air (Ipomoea Aquatica) Terhadap Efek Sedasi pada Mencit (Mus Musculus). <em>Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran<\/em>, <em>2<\/em>(10), 718-726.\",\"id\":\"e2cb776a-b59b-41d5-8ab3-80a4d412c69b\"},{\"content\":\"Deliana, D. A., Safitri, M., &amp; Amali, E. (2025). Uji Efek Sedatif Ekstrak Etanol Kangkung Air (Ipomoea Aquatica) Terhadap Mencit Putih Jantan (Mus Musculus). <em>Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)<\/em>, <em>11<\/em>(2), 294-299.\",\"id\":\"7553f1d5-51bb-4493-98f2-0e1f7fe7d363\"},{\"content\":\"Farida, Y., &amp; Putra, N. R. (2026). Phytochemical characterization and in vivo sedative potential of 96% ethanolic extracts of ipomoea aquatica Forssk. and Myristica fragrans Houtt., individually and in combination. <em>South African Journal of Botany<\/em>, <em>191<\/em>, 436-450.\",\"id\":\"c9e5fbb8-f028-44c9-96fe-b77b989fd121\"},{\"content\":\"Sukandar, E. Y., Pratiwi, B., &amp; Putri, R. A. (2022). Studi Literatur Tumbuhan Indonesia Dengan Aktivitas Hipnotik Sedatif Berdasarkan Khasiat Empiris Dan Data Uji Klinis. <em>Acta Pharmaceutica Indonesia<\/em>, <em>47<\/em>(1), 29-42.\",\"id\":\"e1399513-0947-4a29-8df0-94ebb039fbe9\"},{\"content\":\"Monk TH. The post-lunch dip in performance. Clin Sports Med. 2005 Apr;24(2):e15-23, xi-xii. doi: 10.1016\/j.csm.2004.12.002. PMID: 15892914.\",\"id\":\"c0293bb0-b806-4908-9cfb-cc9ac5352a7b\"},{\"content\":\"Reyner, L. A., Wells, S. J., Mortlock, V., &amp; Horne, J. A. (2012). \u2018Post-lunch\u2019sleepiness during prolonged, monotonous driving\u2014Effects of meal size. <em>Physiology &amp; behavior<\/em>, <em>105<\/em>(4), 1088-1091.\",\"id\":\"5d21f954-d97a-4f97-a02f-c5da4e8b9c15\"}]","_wpscppro_custom_social_share_image":0,"_facebook_share_type":"","_twitter_share_type":"","_linkedin_share_type":"","_pinterest_share_type":"","_linkedin_share_type_page":"","_instagram_share_type":"","_medium_share_type":"","_threads_share_type":"","_selected_social_profile":[]},"categories":[2],"tags":[785,784,463],"class_list":["post-7395","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan-dan-gizi-lainnya","tag-kangkung-bikin-mengantuk","tag-manfaat-kangkung","tag-sayuran-hijau"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Benarkah Kangkung Bisa Membuat Kita Mengantuk Setelah Makan? - Blog AhliGiziID<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kangkung bikin ngantuk, benarkah? Simak penjelasan tentang efek sedatif kangkung dan alasan lain yang bisa memicu rasa kantuk setelah makan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Benarkah Kangkung Bisa Membuat Kita Mengantuk Setelah Makan? - Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kangkung bikin ngantuk, benarkah? Simak penjelasan tentang efek sedatif kangkung dan alasan lain yang bisa memicu rasa kantuk setelah makan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-02T12:43:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-02T14:53:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/delicious-healthy-salad-with-tweezers_11zon-scaled.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dewi Rizky Purnama\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dewi Rizky Purnama\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"ScholarlyArticle\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dewi Rizky Purnama\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592\"},\"headline\":\"Benarkah Kangkung Bisa Membuat Kita Mengantuk Setelah Makan?\",\"datePublished\":\"2026-10-02T12:43:34+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-02T14:53:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/\"},\"wordCount\":945,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/delicious-healthy-salad-with-tweezers_11zon-scaled.webp\",\"keywords\":[\"kangkung bikin mengantuk\",\"manfaat kangkung\",\"sayuran hijau\"],\"articleSection\":[\"Kesehatan dan Gizi lainnya\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/#respond\"]}]},{\"@type\":[\"WebPage\",\"MedicalWebPage\"],\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/\",\"name\":\"Benarkah Kangkung Bisa Membuat Kita Mengantuk Setelah Makan? - Blog AhliGiziID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/delicious-healthy-salad-with-tweezers_11zon-scaled.webp\",\"datePublished\":\"2026-10-02T12:43:34+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-02T14:53:09+00:00\",\"description\":\"Kangkung bikin ngantuk, benarkah? Simak penjelasan tentang efek sedatif kangkung dan alasan lain yang bisa memicu rasa kantuk setelah makan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/delicious-healthy-salad-with-tweezers_11zon-scaled.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/delicious-healthy-salad-with-tweezers_11zon-scaled.webp\",\"width\":2560,\"height\":1707,\"caption\":\"Sumber: magnific\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Benarkah Kangkung Bisa Membuat Kita Mengantuk Setelah Makan?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog AhliGiziID\",\"description\":\"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"AhliGiziID\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"width\":2370,\"height\":664,\"caption\":\"AhliGiziID\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/x.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/intagram.com\/ahligiziid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592\",\"name\":\"Dewi Rizky Purnama\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dewi Rizky Purnama\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.instagram.com\/dewiiipurnama_\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/dewi-rizky-purnama-390a89198\/\"],\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/dewi-rizky-purnama\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Benarkah Kangkung Bisa Membuat Kita Mengantuk Setelah Makan? - Blog AhliGiziID","description":"Kangkung bikin ngantuk, benarkah? Simak penjelasan tentang efek sedatif kangkung dan alasan lain yang bisa memicu rasa kantuk setelah makan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Benarkah Kangkung Bisa Membuat Kita Mengantuk Setelah Makan? - Blog AhliGiziID","og_description":"Kangkung bikin ngantuk, benarkah? Simak penjelasan tentang efek sedatif kangkung dan alasan lain yang bisa memicu rasa kantuk setelah makan.","og_url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/","og_site_name":"Blog AhliGiziID","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","article_published_time":"2026-10-02T12:43:34+00:00","article_modified_time":"2026-10-02T14:53:09+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/delicious-healthy-salad-with-tweezers_11zon-scaled.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Dewi Rizky Purnama","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ahligiziid","twitter_site":"@ahligiziid","twitter_misc":{"Written by":"Dewi Rizky Purnama","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"ScholarlyArticle","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/"},"author":{"name":"Dewi Rizky Purnama","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592"},"headline":"Benarkah Kangkung Bisa Membuat Kita Mengantuk Setelah Makan?","datePublished":"2026-10-02T12:43:34+00:00","dateModified":"2026-10-02T14:53:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/"},"wordCount":945,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/delicious-healthy-salad-with-tweezers_11zon-scaled.webp","keywords":["kangkung bikin mengantuk","manfaat kangkung","sayuran hijau"],"articleSection":["Kesehatan dan Gizi lainnya"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","MedicalWebPage"],"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/","name":"Benarkah Kangkung Bisa Membuat Kita Mengantuk Setelah Makan? - Blog AhliGiziID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/delicious-healthy-salad-with-tweezers_11zon-scaled.webp","datePublished":"2026-10-02T12:43:34+00:00","dateModified":"2026-10-02T14:53:09+00:00","description":"Kangkung bikin ngantuk, benarkah? Simak penjelasan tentang efek sedatif kangkung dan alasan lain yang bisa memicu rasa kantuk setelah makan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/#primaryimage","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/delicious-healthy-salad-with-tweezers_11zon-scaled.webp","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/delicious-healthy-salad-with-tweezers_11zon-scaled.webp","width":2560,"height":1707,"caption":"Sumber: magnific"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/10\/02\/benarkah-kangkung-bisa-membuat-kita-mengantuk-setelah-makan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Benarkah Kangkung Bisa Membuat Kita Mengantuk Setelah Makan?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","name":"Blog AhliGiziID","description":"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah","publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization","name":"AhliGiziID","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","width":2370,"height":664,"caption":"AhliGiziID"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","https:\/\/x.com\/ahligiziid","https:\/\/intagram.com\/ahligiziid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592","name":"Dewi Rizky Purnama","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dewi Rizky Purnama"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/dewiiipurnama_\/","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/dewi-rizky-purnama-390a89198\/"],"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/dewi-rizky-purnama\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7395","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/116"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7395"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7395\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7407,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7395\/revisions\/7407"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7405"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7395"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7395"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7395"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}