{"id":7259,"date":"2026-08-14T20:54:59","date_gmt":"2026-08-14T13:54:59","guid":{"rendered":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?p=7259"},"modified":"2026-08-14T20:55:03","modified_gmt":"2026-08-14T13:55:03","slug":"makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/","title":{"rendered":"Makanan Olahan Belum Tentu UPF, Yuk Kenali Tingkat Pengolahannya!"},"content":{"rendered":"\n\n\n<p>Pernah melihat sayuran beku, susu pasteurisasi, atau ikan kaleng lalu berpikir, \u201cIni kan makanan olahan, berarti kurang sehat?\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Kata <strong>\u201colahan\u201d<\/strong> memang sering terdengar negatif. Padahal, hampir semua makanan yang kita konsumsi pernah mengalami suatu bentuk pengolahan, mulai dari <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">dicuci, dipotong, dibekukan, dipasteurisasi, difermentasi, hingga dimasak.<\/mark><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kenapa Makanan Perlu Diolah?<\/h2>\n\n\n\n<p>Pengolahan makanan sebenarnya bukan hal baru. Sejak lama, manusia sudah menggunakan berbagai cara seperti <strong>menggiling, mengasinkan, mengeringkan, memanaskan, hingga memfermentasi<\/strong> makanan agar lebih mudah dikonsumsi, lebih aman, dan dapat disimpan lebih lama.<\/p>\n\n\n\n<p>WHO menjelaskan bahwa pengolahan pangan dapat dilakukan melalui proses<strong> mekanis maupun kimiawi <\/strong>untuk membuat makanan <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">dapat dikonsumsi, meningkatkan daya simpan, atau menjaga keamanannya<\/mark>.<sup data-fn=\"e8cf6f98-cc11-4fa9-b915-9e3e2ccff15e\" class=\"fn\"><a id=\"e8cf6f98-cc11-4fa9-b915-9e3e2ccff15e-link\" href=\"#e8cf6f98-cc11-4fa9-b915-9e3e2ccff15e\">1<\/a><\/sup> Seiring perkembangan teknologi, metode pengolahan juga semakin beragam dan dapat mengubah karakter makanan dalam tingkat yang berbeda-beda.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengolahan pangan berperan penting dalam <strong>menjaga ketersediaan makanan yang aman dan berkualitas<\/strong>. Teknik seperti pendinginan dan pembekuan, misalnya, dapat membantu <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">memperpanjang umur simpan sekaligus mempertahankan mutu dan nilai gizi bahan pangan<\/mark>.<sup data-fn=\"f689d41e-e474-4daa-88df-32fc6fe8ed89\" class=\"fn\"><a id=\"f689d41e-e474-4daa-88df-32fc6fe8ed89-link\" href=\"#f689d41e-e474-4daa-88df-32fc6fe8ed89\">2<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, kata <strong>\u201colahan\u201d<\/strong> saja belum cukup untuk menilai suatu makanan. Kita perlu melihat <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">seberapa jauh makanan tersebut diproses<\/mark>. Nah, salah satu sistem yang digunakan untuk membedakannya adalah <strong>klasifikasi NOVA.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kenalan dengan 4 Kelompok NOVA<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/high-angle-delicious-food-jars_11zon-1-1024x683.webp\" alt=\"klasifikasi pangan olahan menurut NOVA\" class=\"wp-image-7268\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/high-angle-delicious-food-jars_11zon-1-1024x683.webp 1024w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/high-angle-delicious-food-jars_11zon-1-300x200.webp 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/high-angle-delicious-food-jars_11zon-1-768x512.webp 768w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/high-angle-delicious-food-jars_11zon-1-1536x1024.webp 1536w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/high-angle-delicious-food-jars_11zon-1-2048x1365.webp 2048w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/high-angle-delicious-food-jars_11zon-1-640x427.webp 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: magnific<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Salah satu sistem yang sering digunakan untuk membedakan makanan <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">berdasarkan tingkat dan tujuan pengolahannya<\/mark> adalah <strong>klasifikasi NOVA<\/strong>. Sistem ini membagi makanan menjadi empat kelompok utama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Makanan alami atau minimal proses<\/h3>\n\n\n\n<p>Kelompok pertama mencakup <strong>makanan yang diperoleh langsung dari alam<\/strong> atau hanya mengalami proses sederhana <strong>tanpa penambahan garam, gula, minyak, lemak, maupun bahan lain ke makanan asalnya<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses tersebut dapat berupa <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">pencucian, pengeringan, penggilingan, pemanggangan, pasteurisasi, pendinginan, pembekuan, pengemasan vakum, hingga fermentasi non-alkohol<\/mark>. Tujuannya antara lain membuat makanan lebih mudah disimpan atau disiapkan tanpa banyak mengubah karakter dasarnya.<sup data-fn=\"7e09e7ac-3778-44f4-9347-3665b216337c\" class=\"fn\"><a id=\"7e09e7ac-3778-44f4-9347-3665b216337c-link\" href=\"#7e09e7ac-3778-44f4-9347-3665b216337c\">3<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya antara lain <strong>buah dan sayuran segar atau beku, beras, oatmeal, kacang-kacangan, telur, susu pasteurisasi, serta daging atau ikan segar dan beku<\/strong>. Jadi, sayuran beku atau susu pasteurisasi <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">tidak otomatis menjadi UPF<\/mark> hanya karena sudah melewati proses industri.<sup data-fn=\"0f1ab263-8f49-4cf1-b0fe-29d1f0a1ea28\" class=\"fn\"><a id=\"0f1ab263-8f49-4cf1-b0fe-29d1f0a1ea28-link\" href=\"#0f1ab263-8f49-4cf1-b0fe-29d1f0a1ea28\">4<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Bahan masakan olahan<\/h3>\n\n\n\n<p>Kelompok kedua adalah bahan yang diperoleh dari makanan atau alam melalui proses seperti <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">ekstraksi, pemerasan, pemurnian, atau pemisahan<\/mark>. Bahan ini biasanya digunakan untuk <strong>memasak, membumbui, atau menyiapkan makanan dari kelompok pertama<\/strong>, bukan dikonsumsi sebagai makanan utama.<sup><a href=\"#7e09e7ac-3778-44f4-9347-3665b216337c\">3<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya adalah <strong>minyak, gula, garam, mentega, dan lemak lainnya<\/strong>. Jadi, meskipun sudah mengalami proses pengolahan, bahan-bahan tersebut memiliki <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">fungsi yang berbeda dari makanan siap konsumsi maupun UPF<\/mark>.<sup data-fn=\"91a33635-e226-491c-8bbb-d3e09b8abf78\" class=\"fn\"><a id=\"91a33635-e226-491c-8bbb-d3e09b8abf78-link\" href=\"#91a33635-e226-491c-8bbb-d3e09b8abf78\">5<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Makanan olahan<\/h3>\n\n\n\n<p>Pada kelompok ketiga, makanan dari kelompok pertama biasanya ditambahkan <strong>garam, gula, minyak, atau bahan dari kelompok kedua<\/strong>. Pengolahannya bertujuan antara lain <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">memperpanjang daya simpan atau meningkatkan cita rasa makanan.<\/mark><\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya seperti <strong>ikan kaleng sederhana, buah kalengan dalam sirup, kacang yang diberi garam, keju, dan roti sederhana<\/strong>. Meski begitu, produk yang terlihat serupa <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">belum tentu masuk kelompok yang sama<\/mark>. <strong>Daftar komposisi tetap perlu dicek<\/strong>, terutama untuk melihat apakah terdapat bahan khas ultra-proses.<sup data-fn=\"22fd4842-18e5-4152-8413-1601959be4da\" class=\"fn\"><a id=\"22fd4842-18e5-4152-8413-1601959be4da-link\" href=\"#22fd4842-18e5-4152-8413-1601959be4da\">6<\/a><\/sup><sup>,<a href=\"#91a33635-e226-491c-8bbb-d3e09b8abf78\">5<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/chicken-eggs-milk-oil-spices-marble-surface_11zon-1024x683.webp\" alt=\"bahan makanan olahan\" class=\"wp-image-7264\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/chicken-eggs-milk-oil-spices-marble-surface_11zon-1024x683.webp 1024w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/chicken-eggs-milk-oil-spices-marble-surface_11zon-300x200.webp 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/chicken-eggs-milk-oil-spices-marble-surface_11zon-768x512.webp 768w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/chicken-eggs-milk-oil-spices-marble-surface_11zon-1536x1024.webp 1536w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/chicken-eggs-milk-oil-spices-marble-surface_11zon-2048x1365.webp 2048w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/chicken-eggs-milk-oil-spices-marble-surface_11zon-640x427.webp 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: magnific<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Nah, sejauh ini kita bisa melihat bahwa <strong>makanan olahan tidak otomatis berarti UPF<\/strong>. Makanan tersebut <strong>masih dapat dikenali<\/strong> sebagai bentuk yang telah dimodifikasi dari makanan asalnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. <em>Ultra-processed food<\/em> (UPF)<\/h3>\n\n\n\n<p>Berbeda dengan kelompok sebelumnya, UPF umumnya merupakan <strong>formulasi industri yang tersusun dari berbagai bahan<\/strong>. Produk ini dapat mengandung <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">zat yang jarang atau tidak digunakan dalam masakan rumahan<\/mark>, seperti protein terisolasi, minyak terhidrogenasi, maltodekstrin, sirup tinggi fruktosa, maupun pati termodifikasi. Bahan tambahan seperti <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">perisa, pewarna, pemanis, dan pengemulsi<\/mark> juga sering digunakan untuk membentuk rasa, tekstur, dan karakter produk.<sup><a href=\"#22fd4842-18e5-4152-8413-1601959be4da\">6<\/a>,<\/sup><sup data-fn=\"609edd6a-d21f-4ace-9446-33dd67dba5e7\" class=\"fn\"><a id=\"609edd6a-d21f-4ace-9446-33dd67dba5e7-link\" href=\"#609edd6a-d21f-4ace-9446-33dd67dba5e7\">7<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya antara lain <strong>minuman bersoda, beberapa <em>snack<\/em> kemasan, mi instan, permen, sereal sarapan tertentu, serta berbagai makanan siap santap dengan formulasi industri yang kompleks<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, makanan yang terlihat serupa <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">belum tentu masuk kelompok yang sama<\/mark>. <strong>Roti adalah salah satu contoh yang cukup mudah dipahami.<\/strong> Roti yang hanya terbuat dari tepung, air, garam, dan ragi dapat dikategorikan sebagai makanan olahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi, jika komposisinya juga mengandung bahan khas ultra-proses, seperti pengemulsi atau pewarna, produk tersebut dapat masuk kelompok UPF.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/17\/ultra-processed-foods-penghancur-diet\/\">ULTRA-PROCESSED FOODS PENGHANCUR DIET ?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kemasan Bukan Penentu Utama<\/h2>\n\n\n\n<p>Makanan yang dikemas sering langsung dianggap sebagai UPF. Padahal, kemasan hanyalah <strong>salah satu cara menjaga kualitas dan keamanan makanan.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sayuran beku, kacang tanpa tambahan bumbu, ikan kaleng sederhana, atau susu pasteurisasi sama-sama dapat dijual dalam kemasan tanpa otomatis menjadi UPF.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, makanan yang terlihat \u201crumahan\u201d juga <strong>belum tentu selalu minim proses <\/strong>jika bahan yang digunakan merupakan formulasi industri dengan komposisi yang kompleks.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, <strong>kemasan bukan satu-satunya petunjuk<\/strong>. <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">Kebiasaan membaca daftar bahan dapat membantu kita memahami produk dengan lebih baik.<\/mark><\/p>\n\n\n\n<p>Semakin panjang daftar bahan juga tidak selalu otomatis berarti buruk, tetapi kita bisa memperhatikan apakah komposisinya didominasi bahan pangan yang mudah dikenali atau banyak menggunakan bahan tambahan untuk membentuk rasa, tekstur, dan daya simpan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jangan Langsung Takut dengan Makanan Olahan<\/h2>\n\n\n\n<p>Banyak penelitian menemukan hubungan antara konsumsi UPF yang tinggi dengan berbagai dampak kesehatan yang kurang baik. Namun, perlu diingat bahwa <strong>NOVA mengelompokkan makanan berdasarkan tingkat dan tujuan pengolahannya, bukan sebagai sistem tunggal untuk menentukan apakah suatu produk \u201csehat\u201d atau \u201ctidak sehat\u201d.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Kualitas gizi antarproduk juga dapat berbeda. Oleh karena itu, selain melihat tingkat pengolahannya, kita tetap perlu memperhatikan <strong>kandungan gula, natrium, lemak jenuh, serat, ukuran porsi, serta seberapa sering makanan tersebut dikonsumsi<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Upaya membekukan sayur, mempasteurisasi susu, menggiling gandum, mengalengkan ikan, atau memfermentasi makanan, ini sama-sama termasuk bentuk pengolahan. Tetapi <strong>tidak semuanya dapat disamakan dengan UPF.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, daripada langsung menghindari makanan hanya karena terlihat sebagai \u201colahan\u201d, coba kita lihat <strong>seberapa jauh makanan tersebut diproses, apa saja bahan di dalamnya, bagaimana kandungan gizinya, dan seberapa sering dikonsumsi dalam pola makan sehari-hari.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Satu kali mengonsumsi makanan ultra-proses juga tidak otomatis membuat pola makan menjadi buruk. Hal yang lebih penting adalah <strong>bagaimana komposisi pola makan secara keseluruhan<\/strong> dan seberapa besar makanan tersebut menggantikan pilihan yang lebih minim proses.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/12\/hati-hati-makanan-ultra-proses-bisa-menurunkan-kepekaan-lidah-anak-terhadap-rasa\/\">Hati-Hati! Makanan Ultra-Proses Bisa Menurunkan Kepekaan Lidah Anak Terhadap Rasa<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Referensi<\/strong><\/h2>\n\n\n<ol class=\"wp-block-footnotes\"><li id=\"e8cf6f98-cc11-4fa9-b915-9e3e2ccff15e\">World Health Organization. (2025, November 6). <em>Public notice and comment: WHO Guideline Development Group for ultra-processed foods<\/em>. <a href=\"#e8cf6f98-cc11-4fa9-b915-9e3e2ccff15e-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 1\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"f689d41e-e474-4daa-88df-32fc6fe8ed89\">Sebayang, N. S., Alhannanasir, A., Tamba, K. B., Anggriani, T., Linda, M., Pramuja, M. O., &amp; Mahotra, I. (2025). Gizi dan Pengolahan Pangan dengan Metode Pendinginan dan Pembekuan.\u00a0<em>Science: Indonesian Journal of Science<\/em>,\u00a0<em>1<\/em>(5), 1069-1074. <a href=\"#f689d41e-e474-4daa-88df-32fc6fe8ed89-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 2\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"7e09e7ac-3778-44f4-9347-3665b216337c\">Khandpur N, Rossato S, Drouin-Chartier J-P, et al. Categorising ultra-processed foods in large-scale cohort studies: evidence from the Nurses\u2019 Health Studies, the Health Professionals Follow-up Study, and the Growing Up Today Study.\u00a0<em>Journal of Nutritional Science<\/em>. 2021;10:e77. doi:10.1017\/jns.2021.72 <a href=\"#7e09e7ac-3778-44f4-9347-3665b216337c-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 3\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"0f1ab263-8f49-4cf1-b0fe-29d1f0a1ea28\">Louzada, M. L. D. C., &amp; Gabe, K. T. (2025). Nova food classification system: a contribution from Brazilian epidemiology.\u00a0<em>Revista Brasileira de Epidemiologia<\/em>,\u00a0<em>28<\/em>, e250027. <a href=\"#0f1ab263-8f49-4cf1-b0fe-29d1f0a1ea28-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 4\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"91a33635-e226-491c-8bbb-d3e09b8abf78\">Marino, M., Puppo, F., Del Bo\u2019, C., Vinelli, V., Riso, P., Porrini, M., &amp; Martini, D. (2021). A systematic review of worldwide consumption of ultra-processed foods: findings and criticisms.\u00a0<em>Nutrients<\/em>,\u00a0<em>13<\/em>(8), 2778. <a href=\"#91a33635-e226-491c-8bbb-d3e09b8abf78-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 5\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"22fd4842-18e5-4152-8413-1601959be4da\">Monteiro, C. A., Cannon, G., Levy, R. B., et al. (2019). <em>Ultra-processed foods: what they are and how to identify them<\/em>. Public Health Nutrition, 22(5), 936\u2013941. <a href=\"#22fd4842-18e5-4152-8413-1601959be4da-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 6\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"609edd6a-d21f-4ace-9446-33dd67dba5e7\">Levy, R. B., Barata, M. F., Leite, M. A., &amp; Andrade, G. C. (2024). <em>How and why ultra-processed foods harm human health<\/em>. Proceedings of the Nutrition Society, 83(1), 1\u20138. <a href=\"#609edd6a-d21f-4ace-9446-33dd67dba5e7-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 7\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><\/ol>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah melihat sayuran beku, susu pasteurisasi, atau ikan kaleng lalu berpikir, \u201cIni kan makanan olahan, berarti kurang sehat?\u201d Kata \u201colahan\u201d<\/p>\n","protected":false},"author":116,"featured_media":6988,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_layout":"default_layout","footnotes":"[{\"content\":\"World Health Organization. (2025, November 6). <em>Public notice and comment: WHO Guideline Development Group for ultra-processed foods<\/em>.\",\"id\":\"e8cf6f98-cc11-4fa9-b915-9e3e2ccff15e\"},{\"content\":\"Sebayang, N. S., Alhannanasir, A., Tamba, K. B., Anggriani, T., Linda, M., Pramuja, M. O., &amp; Mahotra, I. (2025). Gizi dan Pengolahan Pangan dengan Metode Pendinginan dan Pembekuan.\u00a0<em>Science: Indonesian Journal of Science<\/em>,\u00a0<em>1<\/em>(5), 1069-1074.\",\"id\":\"f689d41e-e474-4daa-88df-32fc6fe8ed89\"},{\"content\":\"Khandpur N, Rossato S, Drouin-Chartier J-P, et al. Categorising ultra-processed foods in large-scale cohort studies: evidence from the Nurses\u2019 Health Studies, the Health Professionals Follow-up Study, and the Growing Up Today Study.\u00a0<em>Journal of Nutritional Science<\/em>. 2021;10:e77. doi:10.1017\/jns.2021.72\",\"id\":\"7e09e7ac-3778-44f4-9347-3665b216337c\"},{\"content\":\"Louzada, M. L. D. C., &amp; Gabe, K. T. (2025). Nova food classification system: a contribution from Brazilian epidemiology.\u00a0<em>Revista Brasileira de Epidemiologia<\/em>,\u00a0<em>28<\/em>, e250027.\",\"id\":\"0f1ab263-8f49-4cf1-b0fe-29d1f0a1ea28\"},{\"content\":\"Marino, M., Puppo, F., Del Bo\u2019, C., Vinelli, V., Riso, P., Porrini, M., &amp; Martini, D. (2021). A systematic review of worldwide consumption of ultra-processed foods: findings and criticisms.\u00a0<em>Nutrients<\/em>,\u00a0<em>13<\/em>(8), 2778.\",\"id\":\"91a33635-e226-491c-8bbb-d3e09b8abf78\"},{\"content\":\"Monteiro, C. A., Cannon, G., Levy, R. B., et al. (2019). <em>Ultra-processed foods: what they are and how to identify them<\/em>. Public Health Nutrition, 22(5), 936\u2013941.\",\"id\":\"22fd4842-18e5-4152-8413-1601959be4da\"},{\"content\":\"Levy, R. B., Barata, M. F., Leite, M. A., &amp; Andrade, G. C. (2024). <em>How and why ultra-processed foods harm human health<\/em>. Proceedings of the Nutrition Society, 83(1), 1\u20138.\",\"id\":\"609edd6a-d21f-4ace-9446-33dd67dba5e7\"}]","_wpscppro_custom_social_share_image":0,"_facebook_share_type":"","_twitter_share_type":"","_linkedin_share_type":"","_pinterest_share_type":"","_linkedin_share_type_page":"","_instagram_share_type":"","_medium_share_type":"","_threads_share_type":"","_selected_social_profile":[]},"categories":[52],"tags":[760,235,758],"class_list":["post-7259","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi-pangan","tag-makanan-olahan","tag-ultra-processed-food","tag-upf"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Makanan Olahan Belum Tentu UPF, Yuk Kenali Tingkat Pengolahannya! - Blog AhliGiziID<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Makanan olahan tidak selalu berarti UPF. Yuk, kenali 4 kelompok NOVA agar lebih bijak memahami dan memilih makanan sehari-hari.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Makanan Olahan Belum Tentu UPF, Yuk Kenali Tingkat Pengolahannya! - Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Makanan olahan tidak selalu berarti UPF. Yuk, kenali 4 kelompok NOVA agar lebih bijak memahami dan memilih makanan sehari-hari.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-14T13:54:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-14T13:55:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/close-up-volunteers-working-together_11zon-scaled.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dewi Rizky Purnama\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dewi Rizky Purnama\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"ScholarlyArticle\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dewi Rizky Purnama\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592\"},\"headline\":\"Makanan Olahan Belum Tentu UPF, Yuk Kenali Tingkat Pengolahannya!\",\"datePublished\":\"2026-08-14T13:54:59+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-14T13:55:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/\"},\"wordCount\":934,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/close-up-volunteers-working-together_11zon-scaled.webp\",\"keywords\":[\"makanan olahan\",\"ultra processed food\",\"UPF\"],\"articleSection\":[\"Teknologi Pangan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/#respond\"]}]},{\"@type\":[\"WebPage\",\"MedicalWebPage\"],\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/\",\"name\":\"Makanan Olahan Belum Tentu UPF, Yuk Kenali Tingkat Pengolahannya! - Blog AhliGiziID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/close-up-volunteers-working-together_11zon-scaled.webp\",\"datePublished\":\"2026-08-14T13:54:59+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-14T13:55:03+00:00\",\"description\":\"Makanan olahan tidak selalu berarti UPF. Yuk, kenali 4 kelompok NOVA agar lebih bijak memahami dan memilih makanan sehari-hari.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/close-up-volunteers-working-together_11zon-scaled.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/close-up-volunteers-working-together_11zon-scaled.webp\",\"width\":2560,\"height\":1707,\"caption\":\"Sumber: magnific\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Makanan Olahan Belum Tentu UPF, Yuk Kenali Tingkat Pengolahannya!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog AhliGiziID\",\"description\":\"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"AhliGiziID\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"width\":2370,\"height\":664,\"caption\":\"AhliGiziID\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/x.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/intagram.com\/ahligiziid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592\",\"name\":\"Dewi Rizky Purnama\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dewi Rizky Purnama\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.instagram.com\/dewiiipurnama_\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/dewi-rizky-purnama-390a89198\/\"],\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/dewi-rizky-purnama\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Makanan Olahan Belum Tentu UPF, Yuk Kenali Tingkat Pengolahannya! - Blog AhliGiziID","description":"Makanan olahan tidak selalu berarti UPF. Yuk, kenali 4 kelompok NOVA agar lebih bijak memahami dan memilih makanan sehari-hari.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Makanan Olahan Belum Tentu UPF, Yuk Kenali Tingkat Pengolahannya! - Blog AhliGiziID","og_description":"Makanan olahan tidak selalu berarti UPF. Yuk, kenali 4 kelompok NOVA agar lebih bijak memahami dan memilih makanan sehari-hari.","og_url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/","og_site_name":"Blog AhliGiziID","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","article_published_time":"2026-08-14T13:54:59+00:00","article_modified_time":"2026-08-14T13:55:03+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/close-up-volunteers-working-together_11zon-scaled.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Dewi Rizky Purnama","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ahligiziid","twitter_site":"@ahligiziid","twitter_misc":{"Written by":"Dewi Rizky Purnama","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"ScholarlyArticle","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/"},"author":{"name":"Dewi Rizky Purnama","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592"},"headline":"Makanan Olahan Belum Tentu UPF, Yuk Kenali Tingkat Pengolahannya!","datePublished":"2026-08-14T13:54:59+00:00","dateModified":"2026-08-14T13:55:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/"},"wordCount":934,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/close-up-volunteers-working-together_11zon-scaled.webp","keywords":["makanan olahan","ultra processed food","UPF"],"articleSection":["Teknologi Pangan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","MedicalWebPage"],"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/","name":"Makanan Olahan Belum Tentu UPF, Yuk Kenali Tingkat Pengolahannya! - Blog AhliGiziID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/close-up-volunteers-working-together_11zon-scaled.webp","datePublished":"2026-08-14T13:54:59+00:00","dateModified":"2026-08-14T13:55:03+00:00","description":"Makanan olahan tidak selalu berarti UPF. Yuk, kenali 4 kelompok NOVA agar lebih bijak memahami dan memilih makanan sehari-hari.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/#primaryimage","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/close-up-volunteers-working-together_11zon-scaled.webp","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/close-up-volunteers-working-together_11zon-scaled.webp","width":2560,"height":1707,"caption":"Sumber: magnific"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/08\/14\/makanan-olahan-belum-tentu-upf-yuk-kenali-tingkat-pengolahannya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Makanan Olahan Belum Tentu UPF, Yuk Kenali Tingkat Pengolahannya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","name":"Blog AhliGiziID","description":"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah","publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization","name":"AhliGiziID","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","width":2370,"height":664,"caption":"AhliGiziID"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","https:\/\/x.com\/ahligiziid","https:\/\/intagram.com\/ahligiziid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592","name":"Dewi Rizky Purnama","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dewi Rizky Purnama"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/dewiiipurnama_\/","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/dewi-rizky-purnama-390a89198\/"],"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/dewi-rizky-purnama\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7259","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/116"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7259"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7259\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7270,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7259\/revisions\/7270"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6988"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7259"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7259"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7259"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}