{"id":707,"date":"2020-07-28T01:21:23","date_gmt":"2020-07-28T01:21:23","guid":{"rendered":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?p=707"},"modified":"2020-07-28T01:21:31","modified_gmt":"2020-07-28T01:21:31","slug":"diet-hepatitis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/","title":{"rendered":"DIET HEPATITIS"},"content":{"rendered":"\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Definisi<\/h2>\n\n\n\n<p>Halo Sobat Gizi AhliGiziID memperingati hari Hepatitis Dunia tanggal 28 Juli, blog ahligizi id menampilkan artikel terkait diet hepatitis. <\/p>\n\n\n\n<p>Hepatitis merupakan peradangan hati yg disebabkan keracunan toksin tertentu atau infeksi virus.  Virus Hepatitis A ditularkan melalui rute fecal-oral, terdiri sekitar 50% dari kasus hepatitis. Hepatitis B dianggap penyakit menular seksual; 20% dari mereka yang terkena dampak berkembang menjadi penyakit hati kronis. Hepatitis E virus telah dilaporkan mengakibatkan hepatitis kronis pada pasien transplantasi. Virus hepatitis C adalah penyakit yang kompleks, banyak orang dengan Hepatitis C berkembang penyakit kronis; 25% kasus menyebabkan sirosis, kanker hati, atau gagal hati yang membutuhkan transplantasi. Hepatitis ditandai dengan nyeri perut kanan atas, <em>jaundice<\/em> (kuning), demam, mual berat, muntah, urin berwarna gelap, dan nyeri sendi.<span id=\"948f4507-be82-4098-9f1d-7e9f2f0041d7\" data-items=\"[&quot;1587848839&quot;]\" contenteditable=\"false\" data-has-children=\"true\" class=\"abt-citation\"><sup>\u200b1\u200b<\/sup><\/span><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"301\" height=\"301\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/shutterstock_443761078-Converted.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-758\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/shutterstock_443761078-Converted.png 301w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/shutterstock_443761078-Converted-150x150.png 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 301px) 100vw, 301px\" \/><figcaption>https:\/\/images.app.goo.gl\/Ckfhzk4rm1daRjh37<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tujuan Diet<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Meningkatkan regenerasi jaringan hati dan mencegah kerusakan hati lebih lanjut<\/li><li>Mencegah atau memperbaiki berat badan yang hilang akibat menurunnya nafsu makan, mual, dan muntah<\/li><li>Mencegah pemecahan protein melalui diet tinggi karbohidrat<\/li><li>Memenuhi kebutuhan cairan untuk mencegah dehidrasi walaupun kontraindikasi<\/li><li>Mendorong asupan kopi dan makanan antioksidan<\/li><li>Mencegah penyebaran virus melalui cuci tangan dan higiene<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Prinsip Diet<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Untuk pasien dengan segala bentuk hepatitis, berikan yang diet lengkap dan seimbang<\/li><li>Energi tinggi untuk pemecahan protein yg diberikan bertahap sesuai kemampuan pasien 30 \u2013 35 kkal\/kgBB <\/li><li>Lemak cukup 20 \u2013 25% dari energi total dalam bentuk mudah cerna \/dalam bentuk emulsi. Jika terjadi steatorea (BAB berminyak) maka berikan lemak rantai medium (<em>Medium Chain <em>Triacylglycerols<\/em><\/em>\/MCT)<\/li><li>Protein 1 -1,2 g\/kgBB untuk hepatitis akut <\/li><li>Karbohidrat 50 \u2013 55% total energi untuk menggantikan cadangan glikogen hati<\/li><li>Natrium sesuai kebutuhan <\/li><li>Cairan cukup <\/li><li><em>Small frequent feeding<\/em> (porsi kecil tapi sering)<\/li><li>Bentuk makanan lunak bila mual dan muntah atau makanan biasa sesuai kemampuan saluran cerna<\/li><li>Vitamin dan mineral sesuai tingkat defisiensi. Pemberian 400 \u03bcg folat dan 50 mg B1, suplemen multivitamin dengan mineral 1x\/hari dan suplemen magnesium. Suplemen vitamin B kompleks (B1, folat, B12), vitamin K,&nbsp; vitamin C dan Zink untuk anoreksia dan memperbaiki ensefalopati<\/li><li>Monitor kelebihan zat besi dan vitamin A yang tidak dapat ditoleransi lewat suplemen&nbsp;<\/li><li>Pemberian mkn yg merangsang seperti makanan pedas, kafein, dan makanan berserat tinggi harus dihindari jika pasien sudah memiliki varises pd esofagus dan riwayat muntah darah<\/li><li>Tambahan cairan dianjurkan, kecuali kontraindikasi. Dianjurkan konsumsi kopi<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Makanan yang Dianjurkan<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Protein nabati<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p> Protein nabati seperti kedelai, tempe, tahu, dan susu kedelai mengandung lebih sedikit asam amino aromatik dan alifatik, formula khusus memiliki rasio Fisher yg mengurangi asam amino aromatik dan meningkatkan asam amino alifatik.<span id=\"80a10fe5-2950-4eed-9c54-1c248de90075\" data-items=\"[&quot;1587848839&quot;]\" contenteditable=\"false\" class=\"abt-citation\" data-has-children=\"true\"><sup>\u200b1\u200b<\/sup><\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><em>Medium Chain Triacylglycerols<\/em> (MCT)<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Pasien penyakit hati lebih disarankan untuk mengonsumsiMCT karena lebih mudah diabsorbsi langsung dari makanan ke vena portal hepatika. MCT banyak terdapat pada minyak kelapa, minyak inti kelapa sawit (<em>virgin coconut oil<\/em>), dan susu sapi.<span id=\"671959bf-0b63-41ca-9925-5d76c8bee050\" data-items=\"[&quot;1587848839&quot;]\" contenteditable=\"false\" class=\"abt-citation\" data-has-children=\"true\"><sup>\u200b1\u200b<\/sup><\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Minyak zaitun<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Minyak zaitun direkomendasikan karena mengandung asam lemak tidak jenuh, omega 3, yang jika diimbangi dengan penurunan berat badan tidak hanya dapat mengurangi liver steatosis,tetapi juga meningkatkan sensitifitas insulin.<span id=\"3a2ec558-a552-4b7a-9650-c79242dc7763\" data-items=\"[&quot;2619153638&quot;]\" contenteditable=\"false\" class=\"abt-citation\" data-has-children=\"true\"><sup>\u200b2\u200b<\/sup><\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Kopi<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Kopi mengandung lebih dari 1000 senyawa kimia. Berdasarkan studi, konsumsi kopi &gt; 3 cangkir per hari memiliki risiko 53% lebih rendah terhadap pengembangan penyakit hati daripada peminum non-kopi.<span id=\"1235cfda-277a-469d-b05f-0430eadffe80\" data-items=\"[&quot;3379113339&quot;]\" contenteditable=\"false\" data-has-children=\"true\" class=\"abt-citation\"><sup>\u200b3\u200b<\/sup><\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Cengkeh, kayu manis, kunyit, daun mint<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>mengandung konsentrasi antioksidan yang sangat tinggi. Dalam diet normal, asupan herbal memberikan kontribusi yang signifikan pada total antioksidan dan  sumber antioksidan diet yang lebih baik daripada makanan lain.<span id=\"f32c2200-7022-42c2-b5ba-dc6c972e8f9d\" data-items=\"[&quot;1587848839&quot;]\" contenteditable=\"false\" data-has-children=\"true\" class=\"abt-citation\"><sup>\u200b1\u200b<\/sup><\/span><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow\">\n<p class=\"has-text-align-center\">Tabel. Bahan Makanan yang dianjurkan dan tidak dianjurkan pada diet hepatitis<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow\">\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td>Sumber<\/td><td>Makanan yang dianjurkan<\/td><td>Makanan yang tidak dianjurkan<\/td><\/tr><tr><td>Karbohidrat<\/td><td>Nasi, mie, kentang, bihun, roti, sereal, biskuit, oat<\/td><td>Bahan makanan yang tidak dianjurkan adalah makanan yang mengandung alcohol, teh kental, atau kopi kental, minuman bersoda, makanan dengan campuran bahan tambahan pangan sintetis atau berpengawet; serta pembatasan pada makanan yang mengandung tinggi garam<\/td><\/tr><tr><td>Protein hewani<\/td><td>Telur, susu, daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, ikan, yoghurt<\/td><\/tr><tr><td>Protein nabati<\/td><td>Tahu, tempe, kacang hijau<\/td><\/tr><tr><td>Lemak<\/td><td>Minyak, mentega, margarin, santan encer, alpukat<\/td><\/tr><tr><td>Sayur<\/td><td>Semua sayur kecuali yang terdapat pada bahan makanan yang tidak dianjurkan<\/td><\/tr><tr><td>Buah<\/td><td>Semua buah kecuali yang terdapat pada bahan makanan yang tidak dianjurkan<\/td><\/tr><tr><td>Bumbu<\/td><td>Bawang merah, bawang putih, lada, kunyit, jahe, ketumbar, salam, sereh, kayu manis, lengkuas<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption>Sumber : Penuntut diet dan terapi gizi<\/figcaption><\/figure>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Makanan dan Herbal yang Dibatasi<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Suplemen vitamin larut lemak<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Hindari asupan vitamin larut lemak berlebihan (vitamin A dan D). Toksisitas vitamin A mungkin terjadi pada gangguan fungsi hati; hati &#8211; hati terhadap konsumsi semua suplemen. <span id=\"cf555dfa-3fa1-4461-b922-796cff359d5e\" data-items=\"[&quot;1587848839&quot;]\" contenteditable=\"false\" class=\"abt-citation\" data-has-children=\"true\"><sup>\u200b1\u200b<\/sup><\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Alkohol<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Konsumsi alkohol terkait dengan progresivitas penyakit hepatitis kronik.<span id=\"7761246b-2a40-4980-b2df-bc87e3bb6fa9\" data-items=\"[&quot;1587848839&quot;]\" contenteditable=\"false\" class=\"abt-citation\" data-has-children=\"true\"><sup>\u200b1\u200b<\/sup><\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Kava kava dan chaparral<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Kava-kava merupakan herbal untuk mengobati kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur. Tanaman&nbsp;<em>Piper methysticum&nbsp;<\/em>yang&nbsp;berdaun hijau berbentuk tanda hati. Chaparral dari tanaman&nbsp;<em>Larrea tridentata ; <\/em>biasanya digunakan untuk campuran teh.  Kava &#8211; kava dan chaparral beracun bagi hati dan harus dihindari.<span id=\"506b8768-5be0-49fc-804b-4a97f4abe186\" data-items=\"[&quot;1587848839&quot;]\" contenteditable=\"false\" class=\"abt-citation\" data-has-children=\"true\"><sup>\u200b1\u200b<\/sup><\/span><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kava-kava.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-735\" width=\"331\" height=\"199\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kava-kava.jpg 800w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kava-kava-300x180.jpg 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/kava-kava-768x461.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 331px) 100vw, 331px\" \/><figcaption>Kava-kava<br>https:\/\/images.app.goo.gl\/A1FfRjPkQWCQjezn6<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/chaparral-1024x575.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-736\" width=\"399\" height=\"223\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/chaparral-1024x575.jpg 1024w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/chaparral-300x168.jpg 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/chaparral-768x431.jpg 768w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/chaparral-800x445.jpg 800w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/chaparral.jpg 1155w\" sizes=\"auto, (max-width: 399px) 100vw, 399px\" \/><figcaption>Chaparral <br>https:\/\/images.app.goo.gl\/bX2TQ4aoCkGWs1sm6<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Terapi hepatitis termasuk menghindari zat yang menyebabkan kerusakan hati, minum obat untuk infeksi virus, dan mengikuti langkah-langkah diet yang meningkatkan status gizi.<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Referensi<\/h2>\n\n\n\n<section aria-label=\"Bibliography\" class=\"wp-block-abt-bibliography abt-bibliography\" role=\"region\"><ol class=\"abt-bibliography__body\" data-entryspacing=\"1\" data-maxoffset=\"3\" data-linespacing=\"1\" data-second-field-align=\"flush\"><li id=\"1587848839\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">1. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">Escott-Stump  Sylvia. <i>Nutrition Diagnosis Related Care<\/i>. 7th ed. Lippincott Williams &amp; Wilkins; 2012.<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"2619153638\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">2. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">Suharyati S, Hartati S, Kresnawan T, Sunarti S, Hudayani F, Darmarini F, eds. <i>Penuntun Diet Dan Terapi Gizi<\/i>. 4th ed. EGC; 2019.<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"3379113339\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">3. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">Freedman ND, Everhart JE, Lindsay KL, et al. Coffee intake is associated with lower rates of liver disease progression in chronic hepatitis C. <i>Hepatology<\/i>. Published online July 13, 2009:1360-1369. doi:<a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/hep.23162\">10.1002\/hep.23162<\/a><\/div>\n  <\/div>\n<\/li><\/ol><\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Definisi Halo Sobat Gizi AhliGiziID memperingati hari Hepatitis Dunia tanggal 28 Juli, blog ahligizi id menampilkan artikel terkait diet hepatitis.<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":711,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_layout":"default_layout","footnotes":"","_wpscppro_custom_social_share_image":0,"_facebook_share_type":"","_twitter_share_type":"","_linkedin_share_type":"","_pinterest_share_type":"","_linkedin_share_type_page":"","_instagram_share_type":"","_medium_share_type":"","_threads_share_type":"","_selected_social_profile":[]},"categories":[19],"tags":[77],"class_list":["post-707","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-diet-penyakit","tag-diet-hepatitis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>DIET HEPATITIS - Blog AhliGiziID<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Terapi diet pada penyakit hepatitis disertai makanan yang baik dan makanan yang perlu dibatasi bagi pasien yang didukung oleh bukti ilmiah\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"DIET HEPATITIS - Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Terapi diet pada penyakit hepatitis disertai makanan yang baik dan makanan yang perlu dibatasi bagi pasien yang didukung oleh bukti ilmiah\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-07-28T01:21:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-07-28T01:21:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/hearts-486795_1280.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1166\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ayu Rahadiyanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ayu Rahadiyanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"ScholarlyArticle\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ayu Rahadiyanti\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/01ca519e45b02857c843ab873866e33e\"},\"headline\":\"DIET HEPATITIS\",\"datePublished\":\"2020-07-28T01:21:23+00:00\",\"dateModified\":\"2020-07-28T01:21:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/\"},\"wordCount\":852,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/hearts-486795_1280.png\",\"keywords\":[\"diet hepatitis\"],\"articleSection\":[\"Diet Penyakit\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/#respond\"]}]},{\"@type\":[\"WebPage\",\"MedicalWebPage\"],\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/\",\"name\":\"DIET HEPATITIS - Blog AhliGiziID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/hearts-486795_1280.png\",\"datePublished\":\"2020-07-28T01:21:23+00:00\",\"dateModified\":\"2020-07-28T01:21:31+00:00\",\"description\":\"Terapi diet pada penyakit hepatitis disertai makanan yang baik dan makanan yang perlu dibatasi bagi pasien yang didukung oleh bukti ilmiah\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/hearts-486795_1280.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/hearts-486795_1280.png\",\"width\":1280,\"height\":1166},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"DIET HEPATITIS\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog AhliGiziID\",\"description\":\"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"AhliGiziID\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"width\":2370,\"height\":664,\"caption\":\"AhliGiziID\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/x.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/intagram.com\/ahligiziid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/01ca519e45b02857c843ab873866e33e\",\"name\":\"Ayu Rahadiyanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1fe208b6eff8de470add941566ec4674c9e1032819bb3d331b95e7b3d3c7d244?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1fe208b6eff8de470add941566ec4674c9e1032819bb3d331b95e7b3d3c7d244?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ayu Rahadiyanti\"},\"description\":\"Executive Editor Ahli Gizi ID | Lecturer | Writer\",\"sameAs\":[\"https:\/\/id.linkedin.com\/in\/ayu-rahadiyanti-7441b960\"],\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/ayu\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"DIET HEPATITIS - Blog AhliGiziID","description":"Terapi diet pada penyakit hepatitis disertai makanan yang baik dan makanan yang perlu dibatasi bagi pasien yang didukung oleh bukti ilmiah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"DIET HEPATITIS - Blog AhliGiziID","og_description":"Terapi diet pada penyakit hepatitis disertai makanan yang baik dan makanan yang perlu dibatasi bagi pasien yang didukung oleh bukti ilmiah","og_url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/","og_site_name":"Blog AhliGiziID","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","article_published_time":"2020-07-28T01:21:23+00:00","article_modified_time":"2020-07-28T01:21:31+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":1166,"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/hearts-486795_1280.png","type":"image\/png"}],"author":"Ayu Rahadiyanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ahligiziid","twitter_site":"@ahligiziid","twitter_misc":{"Written by":"Ayu Rahadiyanti","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"ScholarlyArticle","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/"},"author":{"name":"Ayu Rahadiyanti","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/01ca519e45b02857c843ab873866e33e"},"headline":"DIET HEPATITIS","datePublished":"2020-07-28T01:21:23+00:00","dateModified":"2020-07-28T01:21:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/"},"wordCount":852,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/hearts-486795_1280.png","keywords":["diet hepatitis"],"articleSection":["Diet Penyakit"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","MedicalWebPage"],"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/","name":"DIET HEPATITIS - Blog AhliGiziID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/hearts-486795_1280.png","datePublished":"2020-07-28T01:21:23+00:00","dateModified":"2020-07-28T01:21:31+00:00","description":"Terapi diet pada penyakit hepatitis disertai makanan yang baik dan makanan yang perlu dibatasi bagi pasien yang didukung oleh bukti ilmiah","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/#primaryimage","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/hearts-486795_1280.png","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/hearts-486795_1280.png","width":1280,"height":1166},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/07\/28\/diet-hepatitis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"DIET HEPATITIS"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","name":"Blog AhliGiziID","description":"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah","publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization","name":"AhliGiziID","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","width":2370,"height":664,"caption":"AhliGiziID"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","https:\/\/x.com\/ahligiziid","https:\/\/intagram.com\/ahligiziid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/01ca519e45b02857c843ab873866e33e","name":"Ayu Rahadiyanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1fe208b6eff8de470add941566ec4674c9e1032819bb3d331b95e7b3d3c7d244?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1fe208b6eff8de470add941566ec4674c9e1032819bb3d331b95e7b3d3c7d244?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ayu Rahadiyanti"},"description":"Executive Editor Ahli Gizi ID | Lecturer | Writer","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/ayu-rahadiyanti-7441b960"],"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/ayu\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/707","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=707"}],"version-history":[{"count":29,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/707\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":760,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/707\/revisions\/760"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/711"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=707"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=707"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=707"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}