{"id":6992,"date":"2026-05-11T10:51:15","date_gmt":"2026-05-11T03:51:15","guid":{"rendered":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?p=6992"},"modified":"2026-05-11T10:51:19","modified_gmt":"2026-05-11T03:51:19","slug":"glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/","title":{"rendered":"GLP-1: \u201cTerapi Penurun BB\u201d yang Sedang Mendunia, Benarkah Aman dan Efektif?"},"content":{"rendered":"\n\n\n<p>Belakangan ini, dunia kesehatan sedang ramai membicarakan <strong>terapi GLP-1<\/strong>. Di media sosial hingga klinik penurunan berat badan, terapi ini disebut-sebut mampu membantu <strong>menurunkan berat badan secara signifikan<\/strong> sekaligus <strong>mengontrol diabetes mellitus tipe 2<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Popularitasnya bahkan meningkat pesat di <strong>berbagai negara Barat<\/strong>. Banyak orang mulai penasaran karena <strong>hasilnya dianggap menjanjikan<\/strong>, dan beberapa jenis obatnya <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">telah mendapat persetujuan dari FDA (<em>Food and Drug Administration<\/em>, badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat)<\/mark>.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun sebenarnya, apa itu GLP-1? Apakah terapi ini benar-benar aman? Apakah semua orang bisa menggunakannya?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu GLP-1?<\/h2>\n\n\n\n<p>GLP-1 adalah singkatan dari <em>Glucagon-Like Peptide-1<\/em>, yaitu <strong>hormon alami<\/strong> yang diproduksi oleh tubuh setelah kita makan. Hormon ini berperan membantu <strong>mengatur kadar gula darah, rasa lapar, dan rasa kenyang<\/strong>.<sup data-fn=\"74635434-ceb8-4b46-9b8b-f10e8ef98b2b\" class=\"fn\"><a id=\"74635434-ceb8-4b46-9b8b-f10e8ef98b2b-link\" href=\"#74635434-ceb8-4b46-9b8b-f10e8ef98b2b\">1<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Secara alami, GLP-1 bekerja dengan cara:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>merangsang pelepasan insulin,<\/li>\n\n\n\n<li>membantu menurunkan kadar gula darah,<\/li>\n\n\n\n<li>memperlambat pengosongan lambung,<\/li>\n\n\n\n<li>serta membuat seseorang merasa kenyang lebih lama.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, para peneliti mengembangkan terapi berbasis GLP-1 ini, yang dikenal sebagai <em><strong>GLP-1 receptor agonist<\/strong><\/em> (obat yang meniru kerja hormon GLP-1 pada reseptor tubuh).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa GLP-1 Menjadi Tren Global?<\/h2>\n\n\n\n<p>Awalnya, terapi GLP-1 digunakan untuk membantu pengelolaan diabetes mellitus tipe 2. Namun, para peneliti kemudian menemukan bahwa banyak pasien juga mengalami penurunan berat badan yang cukup signifikan melalui terapi ini.<sup data-fn=\"fe61501d-1b17-4482-9235-5d1103335441\" class=\"fn\"><a id=\"fe61501d-1b17-4482-9235-5d1103335441-link\" href=\"#fe61501d-1b17-4482-9235-5d1103335441\">2<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam beberapa penelitian, terapi GLP-1 bahkan dilaporkan dapat membantu menurunkan berat badan rata-rata sekitar <strong>15\u201325% <\/strong>pada sebagian pasien obesitas setelah penggunaan selama <strong>kurang lebih satu tahun<\/strong>.<sup><a href=\"#74635434-ceb8-4b46-9b8b-f10e8ef98b2b\">1<\/a><\/sup> Hasil ini membuat GLP-1 menjadi <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">salah satu inovasi yang paling banyak dibicarakan dalam dunia pengelolaan obesitas modern.<\/mark><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"539\" height=\"467\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/obesity.png\" alt=\"GLP-1 untuk terapi obesitas dan penurunan berat badan\" class=\"wp-image-6997\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/obesity.png 539w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/obesity-300x260.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 539px) 100vw, 539px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: <em>The American Journal of Clinical Nutrition<\/em> 122 (2025) 344\u2013367<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Beberapa jenis terapi GLP-1 yang cukup dikenal saat ini antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>semaglutide,<\/li>\n\n\n\n<li>liraglutide,<\/li>\n\n\n\n<li>dan tirzepatide.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Tirzepatide bahkan bekerja melalui dua jalur hormon sekaligus, yaitu <strong>GLP-1 dan GIP<\/strong> (<em>glucose-dependent insulinotropic polypeptide<\/em>). Ini adalah hormon yang membantu mengatur gula darah dan rasa kenyang.<sup data-fn=\"ed8a182c-4202-48c9-abb6-1b5861f0a0c4\" class=\"fn\"><a id=\"ed8a182c-4202-48c9-abb6-1b5861f0a0c4-link\" href=\"#ed8a182c-4202-48c9-abb6-1b5861f0a0c4\">3<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Dengan cara kerja yang lebih luas dalam mengontrol nafsu makan dan metabolisme tubuh, efek penurunan berat badannya pada sebagian pasien dapat lebih besar dibanding terapi GLP-1 biasa.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana GLP-1 Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan?<\/h2>\n\n\n\n<p>Salah satu alasan mengapa terapi ini dianggap efektif adalah karena cara kerjanya yang<mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\"> tidak hanya fokus pada \u201cmembakar lemak\u201d, tetapi juga membantu mengatur rasa lapar.<\/mark><\/p>\n\n\n\n<p>GLP-1 <strong>bekerja pada area tertentu di otak<\/strong> yang berperan dalam <strong>mengontrol nafsu makan dan rasa kenyang<\/strong>. Selain itu, <strong>pengosongan lambung akan jadi lebih lambat <\/strong>sehingga makanan bertahan lebih lama di lambung.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"678\" height=\"540\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/gr1.jpg\" alt=\"cara kerja GLP-1 dalam menurunkan berat badan\" class=\"wp-image-6998\" style=\"width:678px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/gr1.jpg 678w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/gr1-300x239.jpg 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/gr1-640x510.jpg 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: <em>The American Journal of Medicine<\/em>, 2025; 138, 934-940<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Akibatnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>rasa kenyang bertahan lebih lama,<\/li>\n\n\n\n<li>keinginan makan berlebih berkurang,<\/li>\n\n\n\n<li>dan asupan kalori menjadi lebih terkendali.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Banyak pasien akhirnya dapat mengurangi porsi makan tanpa merasa terlalu tersiksa seperti saat menjalani diet ekstrem.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2022\/12\/24\/berapa-kilogram-berat-badan-yang-aman-diturunkan-dalam-sebulan-ini-rekomendasinya\/\">Berapa Kilogram Berat Badan yang Aman Diturunkan dalam sebulan ? Ini Rekomendasinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apakah GLP-1 Sudah Disetujui FDA?<\/h2>\n\n\n\n<p>Beberapa obat berbasis GLP-1 <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\"><strong>telah mendapatkan persetujuan FDA untuk indikasi tertentu<\/strong><\/mark>, terutama:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>diabetes mellitus tipe 2,<\/li>\n\n\n\n<li>dan obesitas pada kondisi tertentu.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Persetujuan tersebut diberikan <strong>setelah melalui berbagai uji klinis <\/strong>yang menunjukkan manfaat terapi cukup signifikan dalam membantu <strong>pengelolaan gula darah dan berat badan.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, penting dipahami juga bahwa persetujuan FDA <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">bukan berarti terapi ini bebas risiko atau cocok digunakan sembarangan.<\/mark><\/p>\n\n\n\n<p>Hingga saat ini, terapi GLP-1 dinilai cukup menjanjikan dan terus digunakan secara luas di berbagai negara. Meski demikian, terapi ini <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">tetap memiliki efek samping dan risiko yang perlu diperhatikan<\/mark>.<sup data-fn=\"634e2b3c-ca2d-415c-82cb-4ab9c6cdc23e\" class=\"fn\"><a id=\"634e2b3c-ca2d-415c-82cb-4ab9c6cdc23e-link\" href=\"#634e2b3c-ca2d-415c-82cb-4ab9c6cdc23e\">4<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Efek Samping Penggunaannya?<\/h2>\n\n\n\n<p>Efek samping yang paling sering dilaporkan umumnya <strong>berkaitan dengan saluran cerna<\/strong>, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>mual,<\/li>\n\n\n\n<li>muntah,<\/li>\n\n\n\n<li>diare,<\/li>\n\n\n\n<li>konstipasi,<\/li>\n\n\n\n<li>perut terasa penuh,<\/li>\n\n\n\n<li>dan gangguan pencernaan lainnya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Pada sebagian kasus, penelitian juga membahas kemungkinan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>pankreatitis (peradangan pankreas),<\/li>\n\n\n\n<li>gastroparesis (<em>pengosongan lambung yang terlalu lambat<\/em>),<\/li>\n\n\n\n<li>batu empedu,<\/li>\n\n\n\n<li>hingga kehilangan massa otot dan penurunan kepadatan tulang apabila penurunan berat badan terjadi terlalu cepat.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Selain itu, karena nafsu makan menurun cukup signifikan, sebagian pengguna berisiko mengalami asupan gizi yang kurang apabila pola makan tidak tetap diperhatikan dengan baik. Inilah alasan mengapa <strong>pendampingan dokter dan konseling gizi tetap penting<\/strong> selama penggunaan terapi GLP-1.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa cukup banyak pasien menghentikan terapi dalam 1\u20132 tahun pertama. Penyebabnya dapat beragam, mulai dari efek samping saluran cerna, biaya pengobatan yang tinggi, hasil yang berbeda pada tiap individu, hingga preferensi pasien terhadap terapi jangka panjang.<sup data-fn=\"c1e90a3f-d1c1-4404-8a9b-a56c9a71c81f\" class=\"fn\"><a id=\"c1e90a3f-d1c1-4404-8a9b-a56c9a71c81f-link\" href=\"#c1e90a3f-d1c1-4404-8a9b-a56c9a71c81f\">5<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, terapi GLP-1 <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\"><strong>tetap memerlukan pengawasan tenaga kesehatan <\/strong><\/mark>dan tentunya jangan sampai digunakan hanya karena sedang tren. Terapi ini sebaiknya menjadi bagian dari pendekatan kesehatan yang lebih menyeluruh, termasuk <strong>pola makan seimbang, aktivitas fisik, dan perubahan gaya hidup yang berkelanjutan.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Berat Badan Bisa Naik Lagi Setelah Berhenti?<\/h2>\n\n\n\n<p>Salah satu hal yang mulai banyak dibahas juga dalam penelitian adalah <strong>fenomena <em>weight regain<\/em><\/strong>, yaitu kenaikan berat badan kembali setelah terapi dihentikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa studi menunjukkan bahwa <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">sebagian orang dapat mengalami peningkatan berat badan kembali setelah penggunaan GLP-1 dihentikan<\/mark>, terutama bila <strong>perubahan pola makan dan aktivitas fisik tidak dipertahankan.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan, sebuah meta-analisis di jurnal <em>Diabetes Care<\/em> (2025) menegaskan bahwa <strong>diet dan olahraga tetap menjadi bagian penting<\/strong> dari program penurunan berat badan, karena penggunaan GLP-1 saja <strong>belum tentu mampu<\/strong> mempertahankan hasil dalam jangka panjang.<sup data-fn=\"f9d225bc-dca1-49eb-8428-0e7eccad74b2\" class=\"fn\"><a id=\"f9d225bc-dca1-49eb-8428-0e7eccad74b2-link\" href=\"#f9d225bc-dca1-49eb-8428-0e7eccad74b2\">6<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini menunjukkan bahwa terapi GLP-1 bukan solusi instan yang dapat sepenuhnya menggantikan pola hidup sehat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jadi, Apakah Semua Orang Bisa Menggunakan GLP-1?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/hand-holding-blood-glucose-meter-measuring-blood-sugar-background-is-stethoscope-chart-file_11zon-1024x683.jpg\" alt=\"GLP-1 terapi pengobatan diabetes\" class=\"wp-image-7002\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/hand-holding-blood-glucose-meter-measuring-blood-sugar-background-is-stethoscope-chart-file_11zon-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/hand-holding-blood-glucose-meter-measuring-blood-sugar-background-is-stethoscope-chart-file_11zon-300x200.jpg 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/hand-holding-blood-glucose-meter-measuring-blood-sugar-background-is-stethoscope-chart-file_11zon-768x512.jpg 768w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/hand-holding-blood-glucose-meter-measuring-blood-sugar-background-is-stethoscope-chart-file_11zon-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/hand-holding-blood-glucose-meter-measuring-blood-sugar-background-is-stethoscope-chart-file_11zon-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/hand-holding-blood-glucose-meter-measuring-blood-sugar-background-is-stethoscope-chart-file_11zon-640x427.jpg 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: magnific<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>GLP-1 tidak serta merta bisa digunakan oleh semua orang. Terapi ini biasanya lebih dipertimbangkan untuk:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>pasien diabetes mellitus tipe 2,<\/li>\n\n\n\n<li>individu dengan obesitas,<\/li>\n\n\n\n<li>atau seseorang dengan berat badan berlebih yang memiliki penyakit penyerta tertentu.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Penggunaan GLP-1 perlu mempertimbangkan berbagai faktor seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>indeks massa tubuh (IMT\/BMI),<\/li>\n\n\n\n<li>kondisi kesehatan,<\/li>\n\n\n\n<li>riwayat penyakit,<\/li>\n\n\n\n<li>serta evaluasi dokter atau tenaga kesehatan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Artinya, <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\"><strong>tidak semua orang yang ingin menurunkan berat badan otomatis memerlukan terapi ini.<\/strong><\/mark><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">GLP-1 Tetap Bukan Pengganti Pola Hidup Sehat<\/h2>\n\n\n\n<p>Meski terapi GLP-1 dapat membantu mengontrol nafsu makan dan menurunkan berat badan, fondasi utama kesehatan tetap berasal dari:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>pola makan seimbang,<\/li>\n\n\n\n<li>aktivitas fisik rutin,<\/li>\n\n\n\n<li>tidur cukup,<\/li>\n\n\n\n<li>dan pengelolaan stres.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Beberapa ahli bahkan menilai terapi ini sebaiknya dipandang sebagai <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">alat bantu medis, bukan \u201cjalan pintas\u201d untuk menjadi kurus<\/mark>. Pendekatan jangka panjang tetap memerlukan perubahan gaya hidup yang konsisten agar hasilnya lebih optimal dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Lantas, Bagaimana Kita Menyikapi Tren GLP-1?<\/h2>\n\n\n\n<p>Popularitas GLP-1 memang menunjukkan bahwa <strong>dunia kesehatan terus berkembang dalam mencari solusi untuk obesitas dan diabetes.<\/strong> Penelitian yang ada sejauh ini juga menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">masyarakat tetap perlu berhati-hati <\/mark>terhadap informasi yang terlalu berlebihan di media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>Apa yang cocok untuk satu orang belum tentu cocok untuk orang lain. Oleh karena itu, <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">konsultasi dengan tenaga kesehatan<\/mark> tetap menjadi langkah paling aman sebelum mempertimbangkan terapi ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Terapi GLP-1 memang membuka harapan baru dalam penanganan obesitas dan diabetes mellitus tipe 2.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun di balik popularitasnya, penting untuk memahami bahwa <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">terapi ini tetap memiliki risiko, keterbatasan, dan memerlukan pengawasan medis yang tepat.<\/mark><\/p>\n\n\n\n<p>Pada akhirnya, tujuan utama <strong>bukan sekadar menurunkan angka di timbangan, tetapi membangun kesehatan yang lebih baik secara menyeluruh dan berkelanjutan.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/23\/diet-diabetes-mellitus\/\">Diet Diabetes Mellitus<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Referensi<\/strong><\/h2>\n\n\n<ol class=\"wp-block-footnotes\"><li id=\"74635434-ceb8-4b46-9b8b-f10e8ef98b2b\">Reiss AB, Gulkarov S, Lau R, Klek SP, Srivastava A, Renna HA, De Leon J. Weight Reduction with GLP-1 Agonists and Paths for Discontinuation While Maintaining Weight Loss. Biomolecules. 2025 Mar 13;15(3):408. doi: 10.3390\/biom15030408. PMID: 40149944; PMCID: PMC11940170. <a href=\"#74635434-ceb8-4b46-9b8b-f10e8ef98b2b-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 1\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"fe61501d-1b17-4482-9235-5d1103335441\">Rao, M., Shaughnessy, A., &amp; Sokol, R. (2024). Prescribing GLP-1 agonists for weight loss: wrestling with our philosophical angst.\u00a0<em>American Family Physician<\/em>,\u00a0<em>110<\/em>(4), 340-341. <a href=\"#fe61501d-1b17-4482-9235-5d1103335441-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 2\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"ed8a182c-4202-48c9-abb6-1b5861f0a0c4\">Moiz, A., Filion, K. B., Tsoukas, M. A., Yu, O. H., Peters, T. M., &amp; Eisenberg, M. J. (2025). Mechanisms of GLP-1 receptor agonist-induced weight loss: a review of central and peripheral pathways in appetite and energy regulation.\u00a0<em>The American journal of medicine<\/em>,\u00a0<em>138<\/em>(6), 934-940. <a href=\"#ed8a182c-4202-48c9-abb6-1b5861f0a0c4-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 3\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"634e2b3c-ca2d-415c-82cb-4ab9c6cdc23e\">The Pharmaceutical Journal. (2026). <em>Everything you need to know about GLP-1s for weight loss<\/em>. Diakses pada 10 Mei 2026 <a href=\"#634e2b3c-ca2d-415c-82cb-4ab9c6cdc23e-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 4\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"c1e90a3f-d1c1-4404-8a9b-a56c9a71c81f\">Mozaffarian, D., Agarwal, M., Aggarwal, M., Alexander, L., Apovian, C. M., Bindlish, S., &#8230; &amp; Callahan, E. A. (2025). Nutritional priorities to support GLP-1 therapy for obesity: a joint Advisory from the American College of Lifestyle Medicine, the American Society for Nutrition, the Obesity Medicine Association, and The Obesity Society.\u00a0<em>The American journal of clinical nutrition<\/em>,\u00a0<em>122<\/em>(1), 344-367. <a href=\"#c1e90a3f-d1c1-4404-8a9b-a56c9a71c81f-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 5\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"f9d225bc-dca1-49eb-8428-0e7eccad74b2\">Wong, H. J., Sim, B., Teo, Y. H., Teo, Y. N., Chan, M. Y., Yeo, L. L., &#8230; &amp; Sia, C. H. (2025). Efficacy of GLP-1 receptor agonists on weight loss, BMI, and waist circumference for patients with obesity or overweight: a systematic review, meta-analysis, and meta-regression of 47 randomized controlled trials.\u00a0<em>Diabetes Care<\/em>,\u00a0<em>48<\/em>(2), 292-300. <a href=\"#f9d225bc-dca1-49eb-8428-0e7eccad74b2-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 6\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><\/ol>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Belakangan ini, dunia kesehatan sedang ramai membicarakan terapi GLP-1. Di media sosial hingga klinik penurunan berat badan, terapi ini disebut-sebut<\/p>\n","protected":false},"author":116,"featured_media":6999,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_layout":"default_layout","footnotes":"[{\"content\":\"Reiss AB, Gulkarov S, Lau R, Klek SP, Srivastava A, Renna HA, De Leon J. Weight Reduction with GLP-1 Agonists and Paths for Discontinuation While Maintaining Weight Loss. Biomolecules. 2025 Mar 13;15(3):408. doi: 10.3390\/biom15030408. PMID: 40149944; PMCID: PMC11940170.\",\"id\":\"74635434-ceb8-4b46-9b8b-f10e8ef98b2b\"},{\"content\":\"Rao, M., Shaughnessy, A., &amp; Sokol, R. (2024). Prescribing GLP-1 agonists for weight loss: wrestling with our philosophical angst.\u00a0<em>American Family Physician<\/em>,\u00a0<em>110<\/em>(4), 340-341.\",\"id\":\"fe61501d-1b17-4482-9235-5d1103335441\"},{\"content\":\"Moiz, A., Filion, K. B., Tsoukas, M. A., Yu, O. H., Peters, T. M., &amp; Eisenberg, M. J. (2025). Mechanisms of GLP-1 receptor agonist-induced weight loss: a review of central and peripheral pathways in appetite and energy regulation.\u00a0<em>The American journal of medicine<\/em>,\u00a0<em>138<\/em>(6), 934-940.\",\"id\":\"ed8a182c-4202-48c9-abb6-1b5861f0a0c4\"},{\"content\":\"The Pharmaceutical Journal. (2026). <em>Everything you need to know about GLP-1s for weight loss<\/em>. Diakses pada 10 Mei 2026\",\"id\":\"634e2b3c-ca2d-415c-82cb-4ab9c6cdc23e\"},{\"content\":\"Mozaffarian, D., Agarwal, M., Aggarwal, M., Alexander, L., Apovian, C. M., Bindlish, S., ... &amp; Callahan, E. A. (2025). Nutritional priorities to support GLP-1 therapy for obesity: a joint Advisory from the American College of Lifestyle Medicine, the American Society for Nutrition, the Obesity Medicine Association, and The Obesity Society.\u00a0<em>The American journal of clinical nutrition<\/em>,\u00a0<em>122<\/em>(1), 344-367.\",\"id\":\"c1e90a3f-d1c1-4404-8a9b-a56c9a71c81f\"},{\"content\":\"Wong, H. J., Sim, B., Teo, Y. H., Teo, Y. N., Chan, M. Y., Yeo, L. L., ... &amp; Sia, C. H. (2025). Efficacy of GLP-1 receptor agonists on weight loss, BMI, and waist circumference for patients with obesity or overweight: a systematic review, meta-analysis, and meta-regression of 47 randomized controlled trials.\u00a0<em>Diabetes Care<\/em>,\u00a0<em>48<\/em>(2), 292-300.\",\"id\":\"f9d225bc-dca1-49eb-8428-0e7eccad74b2\"}]","_wpscppro_custom_social_share_image":0,"_facebook_share_type":"","_twitter_share_type":"","_linkedin_share_type":"","_pinterest_share_type":"","_linkedin_share_type_page":"","_instagram_share_type":"","_medium_share_type":"","_threads_share_type":"","_selected_social_profile":[]},"categories":[1],"tags":[29,49,732,733],"class_list":["post-6992","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-diabetes-mellitus","tag-diet-turun-berat-badan","tag-glp-1","tag-terapi-medis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>GLP-1: \u201cTerapi Penurun BB\u201d yang Sedang Mendunia, Benarkah Aman dan Efektif? - Blog AhliGiziID<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"GLP-1 sedang populer sebagai terapi penurun berat badan dan diabetes tipe 2. Benarkah efektif dan aman? Simak berbagai hasil penelitiannya!!!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"GLP-1: \u201cTerapi Penurun BB\u201d yang Sedang Mendunia, Benarkah Aman dan Efektif? - Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"GLP-1 sedang populer sebagai terapi penurun berat badan dan diabetes tipe 2. Benarkah efektif dan aman? Simak berbagai hasil penelitiannya!!!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-11T03:51:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-11T03:51:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/woman-feet-standing-weight-scale-wooden-background_11zon-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1781\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dewi Rizky Purnama\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dewi Rizky Purnama\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"ScholarlyArticle\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dewi Rizky Purnama\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592\"},\"headline\":\"GLP-1: \u201cTerapi Penurun BB\u201d yang Sedang Mendunia, Benarkah Aman dan Efektif?\",\"datePublished\":\"2026-05-11T03:51:15+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-11T03:51:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/\"},\"wordCount\":1099,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/woman-feet-standing-weight-scale-wooden-background_11zon-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"Diabetes Mellitus\",\"diet turun berat badan\",\"GLP-1\",\"Terapi medis\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/#respond\"]}]},{\"@type\":[\"WebPage\",\"MedicalWebPage\"],\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/\",\"name\":\"GLP-1: \u201cTerapi Penurun BB\u201d yang Sedang Mendunia, Benarkah Aman dan Efektif? - Blog AhliGiziID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/woman-feet-standing-weight-scale-wooden-background_11zon-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2026-05-11T03:51:15+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-11T03:51:19+00:00\",\"description\":\"GLP-1 sedang populer sebagai terapi penurun berat badan dan diabetes tipe 2. Benarkah efektif dan aman? Simak berbagai hasil penelitiannya!!!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/woman-feet-standing-weight-scale-wooden-background_11zon-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/woman-feet-standing-weight-scale-wooden-background_11zon-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1781,\"caption\":\"Sumber: magnific\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"GLP-1: \u201cTerapi Penurun BB\u201d yang Sedang Mendunia, Benarkah Aman dan Efektif?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog AhliGiziID\",\"description\":\"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"AhliGiziID\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"width\":2370,\"height\":664,\"caption\":\"AhliGiziID\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/x.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/intagram.com\/ahligiziid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592\",\"name\":\"Dewi Rizky Purnama\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dewi Rizky Purnama\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.instagram.com\/dewiiipurnama_\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/dewi-rizky-purnama-390a89198\/\"],\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/dewi-rizky-purnama\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"GLP-1: \u201cTerapi Penurun BB\u201d yang Sedang Mendunia, Benarkah Aman dan Efektif? - Blog AhliGiziID","description":"GLP-1 sedang populer sebagai terapi penurun berat badan dan diabetes tipe 2. Benarkah efektif dan aman? Simak berbagai hasil penelitiannya!!!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"GLP-1: \u201cTerapi Penurun BB\u201d yang Sedang Mendunia, Benarkah Aman dan Efektif? - Blog AhliGiziID","og_description":"GLP-1 sedang populer sebagai terapi penurun berat badan dan diabetes tipe 2. Benarkah efektif dan aman? Simak berbagai hasil penelitiannya!!!","og_url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/","og_site_name":"Blog AhliGiziID","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","article_published_time":"2026-05-11T03:51:15+00:00","article_modified_time":"2026-05-11T03:51:19+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1781,"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/woman-feet-standing-weight-scale-wooden-background_11zon-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dewi Rizky Purnama","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ahligiziid","twitter_site":"@ahligiziid","twitter_misc":{"Written by":"Dewi Rizky Purnama","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"ScholarlyArticle","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/"},"author":{"name":"Dewi Rizky Purnama","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592"},"headline":"GLP-1: \u201cTerapi Penurun BB\u201d yang Sedang Mendunia, Benarkah Aman dan Efektif?","datePublished":"2026-05-11T03:51:15+00:00","dateModified":"2026-05-11T03:51:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/"},"wordCount":1099,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/woman-feet-standing-weight-scale-wooden-background_11zon-scaled.jpg","keywords":["Diabetes Mellitus","diet turun berat badan","GLP-1","Terapi medis"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","MedicalWebPage"],"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/","name":"GLP-1: \u201cTerapi Penurun BB\u201d yang Sedang Mendunia, Benarkah Aman dan Efektif? - Blog AhliGiziID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/woman-feet-standing-weight-scale-wooden-background_11zon-scaled.jpg","datePublished":"2026-05-11T03:51:15+00:00","dateModified":"2026-05-11T03:51:19+00:00","description":"GLP-1 sedang populer sebagai terapi penurun berat badan dan diabetes tipe 2. Benarkah efektif dan aman? Simak berbagai hasil penelitiannya!!!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/#primaryimage","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/woman-feet-standing-weight-scale-wooden-background_11zon-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/woman-feet-standing-weight-scale-wooden-background_11zon-scaled.jpg","width":2560,"height":1781,"caption":"Sumber: magnific"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/05\/11\/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"GLP-1: \u201cTerapi Penurun BB\u201d yang Sedang Mendunia, Benarkah Aman dan Efektif?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","name":"Blog AhliGiziID","description":"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah","publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization","name":"AhliGiziID","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","width":2370,"height":664,"caption":"AhliGiziID"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","https:\/\/x.com\/ahligiziid","https:\/\/intagram.com\/ahligiziid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592","name":"Dewi Rizky Purnama","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dewi Rizky Purnama"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/dewiiipurnama_\/","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/dewi-rizky-purnama-390a89198\/"],"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/dewi-rizky-purnama\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6992","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/116"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6992"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6992\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7003,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6992\/revisions\/7003"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6999"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6992"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6992"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6992"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}