{"id":6908,"date":"2026-03-23T09:03:11","date_gmt":"2026-03-23T02:03:11","guid":{"rendered":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?p=6908"},"modified":"2026-04-06T00:01:57","modified_gmt":"2026-04-05T17:01:57","slug":"cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/","title":{"rendered":"Cara Baru Menentukan Aktivitas Fisik untuk Kebutuhan Energi: Kombinasi Aktivitas Kerja dan Waktu Luang"},"content":{"rendered":"\n\n\n<p><strong>Berapa sebenarnya kebutuhan energi tubuh kita setiap hari?<\/strong> Bagi sebagian besar ahli gizi, pertanyaan ini biasanya akan dijawab dengan menghitung <strong><em>Total Energy Expenditure<\/em> (TEE)<\/strong> atau total kebutuhan energi harian. Salah satu komponen penting dalam perhitungan ini adalah <strong>faktor aktivitas fisik<\/strong> atau <strong><em>Physical Activity Level <\/em>(PAL)<\/strong>.<sup data-fn=\"4e9601ed-f38d-4e5c-a501-48556c6ba083\" class=\"fn\"><a id=\"4e9601ed-f38d-4e5c-a501-48556c6ba083-link\" href=\"#4e9601ed-f38d-4e5c-a501-48556c6ba083\">1<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam banyak panduan gizi, PAL biasanya dipilih dari angka sederhana seperti:<sup data-fn=\"0a4e732e-86f9-4df1-aaab-635834263556\" class=\"fn\"><a id=\"0a4e732e-86f9-4df1-aaab-635834263556-link\" href=\"#0a4e732e-86f9-4df1-aaab-635834263556\">2<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>1,3 \u2013 aktivitas sangat ringan<\/li>\n\n\n\n<li>1,4\u20131,5 \u2013 aktivitas ringan<\/li>\n\n\n\n<li>1,6\u20131,7 \u2013 aktivitas sedang<\/li>\n\n\n\n<li>1,8\u20132,0 \u2013 aktivitas berat<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Pendekatan ini mungkin terlihat <strong>cukup praktis<\/strong>. Namun dalam kehidupan nyata, <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">aktivitas manusia ternyata tidak sesederhana memilih salah satu dari angka tersebut<\/mark>.<\/p>\n\n\n\n<p>Seseorang bisa saja jarang berolahraga, tetapi pekerjaannya sangat aktif. Sebaliknya, ada juga orang yang rutin olahraga, tetapi sebagian besar waktunya dihabiskan untuk duduk di depan komputer.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal <em><strong>BMJ Open Sport &amp; Exercise Medicine<\/strong><\/em> mencoba melihat hal ini lebih dalam. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\"><strong>menilai aktivitas fisik sebaiknya tidak hanya melihat dari sisi olahraga, tetapi juga aktivitas saat bekerja dan sehari-hari lainnya<\/strong>.<\/mark><sup data-fn=\"772c3921-f40d-4c5c-9d69-a0b85c53ab9d\" class=\"fn\"><a id=\"772c3921-f40d-4c5c-9d69-a0b85c53ab9d-link\" href=\"#772c3921-f40d-4c5c-9d69-a0b85c53ab9d\">3<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa Faktor Aktivitas Penting dalam Menghitung Kebutuhan Energi?<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam ilmu gizi, kebutuhan energi total biasanya dihitung menggunakan rumus:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>TEE = BMR \u00d7 PAL<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Di mana:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>BMR (<em>Basal Metabolic Rate<\/em>)<\/strong> adalah energi yang dibutuhkan tubuh saat istirahat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>PAL (<em>Physical Activity Level<\/em>)<\/strong> adalah faktor yang menggambarkan seberapa aktif seseorang dalam sehari.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>PAL berfungsi sebagai <strong>pengali<\/strong> yang menyesuaikan kebutuhan energi berdasarkan aktivitas.<sup data-fn=\"e6be5f79-3de1-4e2f-a1d2-9248e4259282\" class=\"fn\"><a id=\"e6be5f79-3de1-4e2f-a1d2-9248e4259282-link\" href=\"#e6be5f79-3de1-4e2f-a1d2-9248e4259282\">4<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh sederhana:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>untuk aktivitas yang sangat sedikit bergerak atau sangat sedentari, nilai PAL biasanya sekitar 1,3 hingga 1,4.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika aktivitas ringan, nilai PAL umumnya sekitar 1,5.<\/li>\n\n\n\n<li>Bagi mereka dengan aktivitas sedang, nilai PAL berkisar 1,6 hingga 1,7.<\/li>\n\n\n\n<li>Sedangkan orang yang memiliki aktivitas berat biasanya memiliki PAL antara 1,8 hingga 2,0.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Namun, angka-angka ini sering kali <strong>terlalu umum<\/strong> untuk menggambarkan <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">variasi aktivitas manusia<\/mark>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/21\/penggunaan-glukosa-selama-aktivitas-fisik\/\">Penggunaan Glukosa Selama Aktivitas Fisik<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Aktivitas Fisik Tidak Hanya Berasal dari Olahraga<\/h2>\n\n\n\n<p>Banyak orang mengira aktivitas fisik hanya berarti <strong>olahraga<\/strong>. Padahal, aktivitas fisik bisa terdiri dari beberapa komponen, seperti:<sup data-fn=\"83c51faa-1bc9-4fec-8a32-a0e26cabea6f\" class=\"fn\"><a id=\"83c51faa-1bc9-4fec-8a32-a0e26cabea6f-link\" href=\"#83c51faa-1bc9-4fec-8a32-a0e26cabea6f\">5<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Aktivitas saat bekerja<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Aktivitas rumah tangga<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Transportasi (berjalan, naik tangga, dll)<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Olahraga atau aktivitas rekreasi<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"667\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/japanese-husband-wife-folding-clothes-together_11zon-1024x667.webp\" alt=\"aktivitas fisik tidak hanya berasal dari olahraga\" class=\"wp-image-6917\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/japanese-husband-wife-folding-clothes-together_11zon-1024x667.webp 1024w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/japanese-husband-wife-folding-clothes-together_11zon-300x195.webp 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/japanese-husband-wife-folding-clothes-together_11zon-768x500.webp 768w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/japanese-husband-wife-folding-clothes-together_11zon-1536x1001.webp 1536w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/japanese-husband-wife-folding-clothes-together_11zon-2048x1335.webp 2048w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/japanese-husband-wife-folding-clothes-together_11zon-640x417.webp 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Misalnya, seorang pekerja kantor yang hanya melakukan jogging tiga kali seminggu terlihat aktif jika hanya melihat olahraga. Sebaliknya, seorang pekerja konstruksi yang tidak rutin olahraga mungkin tampak kurang aktif.<\/p>\n\n\n\n<p>Padahal, pekerja konstruksi yang pekerjaannya melibatkan banyak gerakan sepanjang hari, <strong>pengeluaran energinya bisa jadi lebih tinggi <\/strong>dibanding pekerja kantoran.<\/p>\n\n\n\n<p>Inilah alasan mengapa beberapa metode penilaian aktivitas modern mulai <strong><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">menggabungkan aktivitas kerja dan aktivitas di waktu luang lainnya<\/mark><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pendekatan Terbaru: Menggabungkan Aktivitas Kerja dan Waktu Luang<\/h2>\n\n\n\n<p>Salah satu metode yang digunakan dalam penelitian terbaru adalah <strong><em>Saltin-Grimby Physical Activity Level Scale<\/em> (SGPALS)<\/strong>.<sup><a href=\"#4e9601ed-f38d-4e5c-a501-48556c6ba083\">1<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Metode ini menilai aktivitas dari dua sisi utama, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong><em>Occupational Physical Activity<\/em> (OPA)<\/strong> \u2192 aktivitas saat bekerja<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Leisure Time Physical Activity<\/em> (LPA)<\/strong> \u2192 aktivitas saat waktu luang<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kombinasi kedua jenis aktivitas ini <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">menghasilkan kategori aktivitas yang lebih realistis beserta nilai PAL yang sesuai<\/mark>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"431\" height=\"447\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Tabel-1.jpeg\" alt=\"cara terbaru menghitung faktor aktivitas fisik\" class=\"wp-image-6915\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Tabel-1.jpeg 431w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Tabel-1-289x300.jpeg 289w\" sizes=\"auto, (max-width: 431px) 100vw, 431px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Sagelv et al. (2020), BMJ Open Sport &amp; Exercise Medicine. https:\/\/doi.org\/10.1136\/bmjsem-2019-000661<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Seseorang yang memiliki pekerjaan ringan dan hanya melakukan aktivitas santai di waktu luangnya dikategorikan tidak aktif, dengan PAL sekitar 1,4.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika pekerjaan ringan namun melakukan olahraga ringan di waktu luang, maka termasuk kategori \u201c<em>moderately inactive<\/em>\u201d dengan PAL sekitar 1,5.<\/li>\n\n\n\n<li>Seseorang dengan pekerjaan sedang yang juga melakukan olahraga ringan masuk kategori \u201cmoderately active\u201d dengan PAL 1,6.<\/li>\n\n\n\n<li>Sedangkan mereka dengan pekerjaan berat dan olahraga rutin dikategorikan aktif dengan PAL 1,9, dan jika pekerjaan sangat berat disertai olahraga intens, PAL dapat mencapai 2,2 hingga 2,3.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dengan pendekatan ini, penilaian aktivitas <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\"><strong>tidak hanya didasarkan pada seberapa sering seseorang berolahraga, tetapi juga memperhitungkan aktivitas yang dilakukan sepanjang hari, baik saat bekerja maupun di waktu luang<\/strong><\/mark>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apakah Penilaian Aktivitas Itu Selalu Tepat?<\/h2>\n\n\n\n<p>Penentuan tingkat aktivitas seseorang memang bisa <strong>membantu memperkirakan kebutuhan energi harian<\/strong>, tetapi penting diingat bahwa <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">perhitungan ini tetap bersifat estimasi<\/mark>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Aktivitas fisik bukan hanya olahraga rutin<\/strong>. Banyak orang mungkin merasa cukup aktif padahal sebagian besar waktunya dihabiskan hanya dengan duduk.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain, faktor aktivitas (PAL) lebih berguna untuk mengelompokkan <strong>tingkat aktivitas menjadi ringan, sedang, atau berat<\/strong>, tetapi <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">tidak bisa menjamin angka kebutuhan energi yang sangat presisi.<\/mark><\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, perhitungan TEE sebaiknya tetap dievaluasi bersama <strong>kondisi nyata individu<\/strong>, misalnya dengan memperhatikan perubahan berat badan atau energi harian yang dirasakan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pelajaran Penting bagi Ahli Gizi dan Praktisi Kesehatan<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"684\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/young-asian-woman-practicing-yoga-living-room_11zon-1024x684.webp\" alt=\"aktivitas fisik berpengaruh terhadap total kebutuhan energi harian \" class=\"wp-image-6916\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/young-asian-woman-practicing-yoga-living-room_11zon-1024x684.webp 1024w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/young-asian-woman-practicing-yoga-living-room_11zon-300x200.webp 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/young-asian-woman-practicing-yoga-living-room_11zon-768x513.webp 768w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/young-asian-woman-practicing-yoga-living-room_11zon-1536x1025.webp 1536w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/young-asian-woman-practicing-yoga-living-room_11zon-2048x1367.webp 2048w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/young-asian-woman-practicing-yoga-living-room_11zon-640x427.webp 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Dari penelitian terbaru, ada beberapa pelajaran penting yang bisa diterapkan dalam praktik gizi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Aktivitas kerja sangat berpengaruh terhadap kebutuhan energi<\/h3>\n\n\n\n<p>Pekerjaan yang melibatkan banyak gerakan dapat <strong>meningkatkan pengeluaran energi secara signifikan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Faktor aktivitas adalah estimasi, bukan angka pasti<\/h3>\n\n\n\n<p>PAL membantu memperkirakan kebutuhan energi, tetapi nilainya <strong>tetap perlu dievaluasi berdasarkan kondisi individu<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Banyak orang merasa aktif padahal sebenarnya sedentari<\/h3>\n\n\n\n<p>Perilaku duduk terlalu lama merupakan salah satu<strong> faktor risiko berbagai penyakit kronis<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, perhitungan kebutuhan energi sering kali perlu <strong>dievaluasi kembali setelah melihat respons tubuh<\/strong>, misalnya melalui perubahan berat badan atau komposisi tubuh.<\/p>\n\n\n\n<p>Perhitungan kebutuhan energi tidak sesederhana memilih angka faktor aktivitas dari tabel.<\/p>\n\n\n\n<p>Aktivitas seseorang bisa berasal dari berbagai sumber, termasuk <strong>pekerjaan, aktivitas harian, dan olahraga<\/strong>. Dengan mempertimbangkan kombinasi aktivitas kerja dan aktivitas waktu luang, penilaian tingkat aktivitas bisa menjadi lebih realistis.<\/p>\n\n\n\n<p>Pendekatan ini tentunya membantu ahli gizi dan praktisi kesehatan lainnya untuk memperkirakan kebutuhan energi dengan lebih baik, meskipun <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">angka yang dihasilkan tetap merupakan estimasi yang perlu dievaluasi secara berkala<\/mark>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Referensi<\/h2>\n\n\n<ol class=\"wp-block-footnotes\"><li id=\"4e9601ed-f38d-4e5c-a501-48556c6ba083\">Kapri, E., Dey, S., Mehta, M., Deshpande, N., &amp; Zemkov\u00e1, E. (2023). Analisis Pola Aktivitas Harian untuk Memperkirakan Tingkat Aktivitas Fisik dan Pengeluaran Energi Atlet Elit dan Non-Elit.\u00a0<em>Ilmu Terapan<\/em>,\u00a0<em>13<\/em>\u00a0(5), 2763. https:\/\/doi.org\/10.3390\/app13052763 <a href=\"#4e9601ed-f38d-4e5c-a501-48556c6ba083-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 1\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"0a4e732e-86f9-4df1-aaab-635834263556\">Anggraeni, A. C. (2012). <em>Asuhan gizi: Nutritional care process<\/em> (Ed. 1). Graha Ilmu. ISBN 978\u2011979\u2011756\u2011813\u20119. <a href=\"#0a4e732e-86f9-4df1-aaab-635834263556-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 2\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"772c3921-f40d-4c5c-9d69-a0b85c53ab9d\">Sagelv, E. H., Hopstock, L. A., Johansson, J., Hansen, B. H., Brage, S., Horsch, A., &#8230; &amp; Morseth, B. (2020). Criterion validity of two physical activity and one sedentary time questionnaire against accelerometry in a large cohort of adults and older adults. BMJ Open Sport &amp; Exercise Medicine, 6(1). 1-7. https:\/\/doi.org\/10.1136\/bmjsem-2019-000661 <a href=\"#772c3921-f40d-4c5c-9d69-a0b85c53ab9d-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 3\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"e6be5f79-3de1-4e2f-a1d2-9248e4259282\">Banerjee, S. (2022). Diet and physical activities: Knowledge of energy balance. <em>Journal of Preventive Medicine and Holistic Health, 8<\/em>(1), 1\u20132. https:\/\/doi.org\/10.18231\/j.jpmhh.2022.001 <a href=\"#e6be5f79-3de1-4e2f-a1d2-9248e4259282-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 4\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"83c51faa-1bc9-4fec-8a32-a0e26cabea6f\">Lyu, W., Tanaka, T., Son, B.-K., Yoshizawa, Y., &amp; Iijima, K. (2025). Comparison of non-exercise physical activity and exercise habits for preventing frailty among community-dwelling older adults: A 7-year follow-up from the Kashiwa cohort study. <em>Archives of Gerontology and Geriatrics, 131,<\/em> 105769. https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.archger.2025.105769 <a href=\"#83c51faa-1bc9-4fec-8a32-a0e26cabea6f-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 5\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><\/ol>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berapa sebenarnya kebutuhan energi tubuh kita setiap hari? Bagi sebagian besar ahli gizi, pertanyaan ini biasanya akan dijawab dengan menghitung<\/p>\n","protected":false},"author":116,"featured_media":6096,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_layout":"default_layout","footnotes":"[{\"content\":\"Kapri, E., Dey, S., Mehta, M., Deshpande, N., &amp; Zemkov\u00e1, E. (2023). Analisis Pola Aktivitas Harian untuk Memperkirakan Tingkat Aktivitas Fisik dan Pengeluaran Energi Atlet Elit dan Non-Elit.\u00a0<em>Ilmu Terapan<\/em>,\u00a0<em>13<\/em>\u00a0(5), 2763. https:\/\/doi.org\/10.3390\/app13052763\",\"id\":\"4e9601ed-f38d-4e5c-a501-48556c6ba083\"},{\"content\":\"Anggraeni, A. C. (2012). <em>Asuhan gizi: Nutritional care process<\/em> (Ed. 1). Graha Ilmu. ISBN 978\u2011979\u2011756\u2011813\u20119.\",\"id\":\"0a4e732e-86f9-4df1-aaab-635834263556\"},{\"content\":\"Sagelv, E. H., Hopstock, L. A., Johansson, J., Hansen, B. H., Brage, S., Horsch, A., ... &amp; Morseth, B. (2020). Criterion validity of two physical activity and one sedentary time questionnaire against accelerometry in a large cohort of adults and older adults. BMJ Open Sport &amp; Exercise Medicine, 6(1). 1-7. https:\/\/doi.org\/10.1136\/bmjsem-2019-000661\",\"id\":\"772c3921-f40d-4c5c-9d69-a0b85c53ab9d\"},{\"content\":\"Banerjee, S. (2022). Diet and physical activities: Knowledge of energy balance. <em>Journal of Preventive Medicine and Holistic Health, 8<\/em>(1), 1\u20132. https:\/\/doi.org\/10.18231\/j.jpmhh.2022.001\",\"id\":\"e6be5f79-3de1-4e2f-a1d2-9248e4259282\"},{\"content\":\"Lyu, W., Tanaka, T., Son, B.-K., Yoshizawa, Y., &amp; Iijima, K. (2025). Comparison of non-exercise physical activity and exercise habits for preventing frailty among community-dwelling older adults: A 7-year follow-up from the Kashiwa cohort study. <em>Archives of Gerontology and Geriatrics, 131,<\/em> 105769. https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.archger.2025.105769\",\"id\":\"83c51faa-1bc9-4fec-8a32-a0e26cabea6f\"}]","_wpscppro_custom_social_share_image":0,"_facebook_share_type":"","_twitter_share_type":"","_linkedin_share_type":"","_pinterest_share_type":"","_linkedin_share_type_page":"","_instagram_share_type":"","_medium_share_type":"","_threads_share_type":"","_selected_social_profile":[]},"categories":[2],"tags":[723,722,725,724],"class_list":["post-6908","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan-dan-gizi-lainnya","tag-faktor-aktivitas-fisik","tag-kebutuhan-energi","tag-physical-activity-level","tag-total-energy-expenditure"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Baru Menentukan Aktivitas Fisik untuk Kebutuhan Energi: Kombinasi Aktivitas Kerja dan Waktu Luang<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ternyata ada cara terbaru menghitung total kebutuhan energi, yang menggabungkan faktor aktivitas kerja dan waktu luang. Yuk, simak caranya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Baru Menentukan Aktivitas Fisik untuk Kebutuhan Energi: Kombinasi Aktivitas Kerja dan Waktu Luang\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ternyata ada cara terbaru menghitung total kebutuhan energi, yang menggabungkan faktor aktivitas kerja dan waktu luang. Yuk, simak caranya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-23T02:03:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-05T17:01:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/tips-brisk-walking-yang-benar.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dewi Rizky Purnama\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dewi Rizky Purnama\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"ScholarlyArticle\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dewi Rizky Purnama\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592\"},\"headline\":\"Cara Baru Menentukan Aktivitas Fisik untuk Kebutuhan Energi: Kombinasi Aktivitas Kerja dan Waktu Luang\",\"datePublished\":\"2026-03-23T02:03:11+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-05T17:01:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/\"},\"wordCount\":846,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/tips-brisk-walking-yang-benar.webp\",\"keywords\":[\"faktor aktivitas fisik\",\"kebutuhan energi\",\"Physical Activity Level\",\"Total Energy Expenditure\"],\"articleSection\":[\"Kesehatan dan Gizi lainnya\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/#respond\"]}]},{\"@type\":[\"WebPage\",\"MedicalWebPage\"],\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/\",\"name\":\"Cara Baru Menentukan Aktivitas Fisik untuk Kebutuhan Energi: Kombinasi Aktivitas Kerja dan Waktu Luang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/tips-brisk-walking-yang-benar.webp\",\"datePublished\":\"2026-03-23T02:03:11+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-05T17:01:57+00:00\",\"description\":\"Ternyata ada cara terbaru menghitung total kebutuhan energi, yang menggabungkan faktor aktivitas kerja dan waktu luang. Yuk, simak caranya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/tips-brisk-walking-yang-benar.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/tips-brisk-walking-yang-benar.webp\",\"width\":1280,\"height\":853,\"caption\":\"Sumber: Pixabay\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Baru Menentukan Aktivitas Fisik untuk Kebutuhan Energi: Kombinasi Aktivitas Kerja dan Waktu Luang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog AhliGiziID\",\"description\":\"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"AhliGiziID\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"width\":2370,\"height\":664,\"caption\":\"AhliGiziID\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/x.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/intagram.com\/ahligiziid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592\",\"name\":\"Dewi Rizky Purnama\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dewi Rizky Purnama\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.instagram.com\/dewiiipurnama_\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/dewi-rizky-purnama-390a89198\/\"],\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/dewi-rizky-purnama\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Baru Menentukan Aktivitas Fisik untuk Kebutuhan Energi: Kombinasi Aktivitas Kerja dan Waktu Luang","description":"Ternyata ada cara terbaru menghitung total kebutuhan energi, yang menggabungkan faktor aktivitas kerja dan waktu luang. Yuk, simak caranya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Baru Menentukan Aktivitas Fisik untuk Kebutuhan Energi: Kombinasi Aktivitas Kerja dan Waktu Luang","og_description":"Ternyata ada cara terbaru menghitung total kebutuhan energi, yang menggabungkan faktor aktivitas kerja dan waktu luang. Yuk, simak caranya!","og_url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/","og_site_name":"Blog AhliGiziID","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","article_published_time":"2026-03-23T02:03:11+00:00","article_modified_time":"2026-04-05T17:01:57+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/tips-brisk-walking-yang-benar.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Dewi Rizky Purnama","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ahligiziid","twitter_site":"@ahligiziid","twitter_misc":{"Written by":"Dewi Rizky Purnama","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"ScholarlyArticle","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/"},"author":{"name":"Dewi Rizky Purnama","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592"},"headline":"Cara Baru Menentukan Aktivitas Fisik untuk Kebutuhan Energi: Kombinasi Aktivitas Kerja dan Waktu Luang","datePublished":"2026-03-23T02:03:11+00:00","dateModified":"2026-04-05T17:01:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/"},"wordCount":846,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/tips-brisk-walking-yang-benar.webp","keywords":["faktor aktivitas fisik","kebutuhan energi","Physical Activity Level","Total Energy Expenditure"],"articleSection":["Kesehatan dan Gizi lainnya"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","MedicalWebPage"],"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/","name":"Cara Baru Menentukan Aktivitas Fisik untuk Kebutuhan Energi: Kombinasi Aktivitas Kerja dan Waktu Luang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/tips-brisk-walking-yang-benar.webp","datePublished":"2026-03-23T02:03:11+00:00","dateModified":"2026-04-05T17:01:57+00:00","description":"Ternyata ada cara terbaru menghitung total kebutuhan energi, yang menggabungkan faktor aktivitas kerja dan waktu luang. Yuk, simak caranya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/#primaryimage","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/tips-brisk-walking-yang-benar.webp","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/tips-brisk-walking-yang-benar.webp","width":1280,"height":853,"caption":"Sumber: Pixabay"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/23\/cara-terbaru-menghitung-kebutuhan-energi-kombinasi-aktivitas-kerja-dan-waktu-luang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Baru Menentukan Aktivitas Fisik untuk Kebutuhan Energi: Kombinasi Aktivitas Kerja dan Waktu Luang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","name":"Blog AhliGiziID","description":"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah","publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization","name":"AhliGiziID","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","width":2370,"height":664,"caption":"AhliGiziID"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","https:\/\/x.com\/ahligiziid","https:\/\/intagram.com\/ahligiziid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592","name":"Dewi Rizky Purnama","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dewi Rizky Purnama"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/dewiiipurnama_\/","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/dewi-rizky-purnama-390a89198\/"],"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/dewi-rizky-purnama\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6908","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/116"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6908"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6908\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6947,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6908\/revisions\/6947"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6096"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6908"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6908"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6908"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}