{"id":6838,"date":"2026-01-26T17:19:15","date_gmt":"2026-01-26T10:19:15","guid":{"rendered":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?p=6838"},"modified":"2026-01-26T22:47:22","modified_gmt":"2026-01-26T15:47:22","slug":"ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/","title":{"rendered":"Ikut Tren Diet Karnivor? Ini 5 Risiko Jangka Panjang yang Wajib Kamu Tahu!"},"content":{"rendered":"\n<p>Belakangan ini, diet karnivor semakin ramai dibicarakan di media sosial. Banyak yang mengklaim bisa membuat<strong> berat badan turun secara cepat<\/strong>. Selain itu, juga membuat <strong>energi semakin meningkat<\/strong>, hingga <strong>masalah pencernaan yang membaik<\/strong> hanya dengan mengonsumsi <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">daging dan lemak hewani lainnya.<\/mark><\/p>\n\n\n\n<p>Sekilas mungkin terdengar menjanjikan. Tapi, sebelum ikut-ikutan tren, penting untuk mempelajari terlebih dahulu terkait <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">dampaknya bagi kesehatan<\/mark> jika pola makan ini dijalani dalam <strong>jangka panjang<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari sudut pandang gizi, diet karnivor bukan sekadar \u201cdiet rendah karbohidrat\u201d, melainkan pola makan yang <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">mengeliminasi hampir seluruh kelompok pangan nabati<\/mark>. Di sinilah potensi risikonya mulai muncul.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut 5 risiko jangka panjang diet karnivor yang perlu dipahami sebelum memutuskan untuk menjalaninya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Risiko Kekurangan Serat dan Gangguan Pencernaan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/asian-boy-sitting-toilet-bowl-holding-tissue-paper-health-problem-concept_11zon-1024x683.webp\" alt=\"diet karnivor bisa menyebabkan kekurangan serat dan sembelit\" class=\"wp-image-6855\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/asian-boy-sitting-toilet-bowl-holding-tissue-paper-health-problem-concept_11zon-1024x683.webp 1024w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/asian-boy-sitting-toilet-bowl-holding-tissue-paper-health-problem-concept_11zon-300x200.webp 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/asian-boy-sitting-toilet-bowl-holding-tissue-paper-health-problem-concept_11zon-768x512.webp 768w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/asian-boy-sitting-toilet-bowl-holding-tissue-paper-health-problem-concept_11zon-1536x1024.webp 1536w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/asian-boy-sitting-toilet-bowl-holding-tissue-paper-health-problem-concept_11zon-2048x1366.webp 2048w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/asian-boy-sitting-toilet-bowl-holding-tissue-paper-health-problem-concept_11zon-640x427.webp 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Diet karnivor hanya mengandalkan <strong>pangan hewani <\/strong>dan sepenuhnya <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">menghilangkan makanan dari tumbuhan<\/mark>. Akibatnya, <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">tubuh tidak mendapatkan serat <\/mark>yang secara alami hanya terdapat pada sayur, buah, kacang, dan biji-bijian.<sup data-fn=\"eb0ad21e-8cf9-4c93-9092-6e8c00389a9c\" class=\"fn\"><a id=\"eb0ad21e-8cf9-4c93-9092-6e8c00389a9c-link\" href=\"#eb0ad21e-8cf9-4c93-9092-6e8c00389a9c\">1<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Padahal, <strong>serat memiliki peran penting terhadap metabolisme<\/strong>, utamanya dalam menjaga kesehatan saluran cerna, membantu pergerakan usus, serta mendukung keseimbangan mikrobiota usus.<\/p>\n\n\n\n<p>Asupan serat yang cukup juga membantu proses buang air besar berjalan lancar dan <strong>menjaga fungsi pencernaan<\/strong> tetap optimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan menurut studi, serat juga sangat dianjurkan dikonsumsi sebagai bentuk <strong>pencegahan terhadap penyakit degeneratif <\/strong>seperti diabetes mellitus.<sup data-fn=\"6c4b6e04-b6b7-46dd-bff3-b9a47f8e7bb6\" class=\"fn\"><a id=\"6c4b6e04-b6b7-46dd-bff3-b9a47f8e7bb6-link\" href=\"#6c4b6e04-b6b7-46dd-bff3-b9a47f8e7bb6\">2<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Tanpa pemenuhan serat, pelaku diet karnivor <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">bisa berisiko mengalami sembelit, gangguan pencernaan, dan perubahan mikrobiota usus.<\/mark> Jika berlangsung dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko masalah pencernaan kronis, termasuk kanker kolon.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini dibuktikan dari salah satu studi yang menunjukkan hasil bahwa <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">pasien kanker kolorektal<\/mark> tercatat <strong>6,75 kali lebih sering memiliki riwayat asupan serat rendah<\/strong> dibandingkan kelompok tanpa kanker.<sup data-fn=\"fe76119a-0379-4fe9-853f-0c24f655520d\" class=\"fn\"><a id=\"fe76119a-0379-4fe9-853f-0c24f655520d-link\" href=\"#fe76119a-0379-4fe9-853f-0c24f655520d\">3<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Potensi Ketidakseimbangan Zat Gizi Mikro<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/appetizing-salad-with-fresh-vegetables-eggs-plate-female-hands_11zon-1024x683.webp\" alt=\"diet karnivor bisa berpotensi menyebabkan kekurangan zat gizi mikro\" class=\"wp-image-6815\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/appetizing-salad-with-fresh-vegetables-eggs-plate-female-hands_11zon-1024x683.webp 1024w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/appetizing-salad-with-fresh-vegetables-eggs-plate-female-hands_11zon-300x200.webp 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/appetizing-salad-with-fresh-vegetables-eggs-plate-female-hands_11zon-768x512.webp 768w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/appetizing-salad-with-fresh-vegetables-eggs-plate-female-hands_11zon-1536x1024.webp 1536w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/appetizing-salad-with-fresh-vegetables-eggs-plate-female-hands_11zon-2048x1365.webp 2048w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/appetizing-salad-with-fresh-vegetables-eggs-plate-female-hands_11zon-640x427.webp 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Meskipun daging kaya akan protein dan beberapa mineral, diet karnivor cenderung tetap<strong> rendah vitamin dan mineral tertentu<\/strong>, seperti vitamin C, folat, magnesium, kalium, serta senyawa antioksidan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini karena sayur dan buah yang merupakan <strong>sumber utama berbagai vitamin, mineral, serat, serta fitokimia<\/strong> tidak disertakan dalam diet karnivor. Artinya, zat-zat tersebut <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">sangat terbatas atau bahkan tidak ditemukan pada kelompok pangan hewani<\/mark>.<sup data-fn=\"8e095132-bbea-4855-9b66-bf51095e78d0\" class=\"fn\"><a id=\"8e095132-bbea-4855-9b66-bf51095e78d0-link\" href=\"#8e095132-bbea-4855-9b66-bf51095e78d0\">4<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Padahal, kandungan dalam sayur dan buah berperan penting <strong>sebagai antioksidan dan mendukung fungsi metabolisme tubuh.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam jangka panjang, kekurangan zat gizi mikro ini dapat berdampak pada <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">penurunan daya tahan tubuh, gangguan metabolisme, dan munculnya kelelahan kronis<\/mark>, meskipun asupan protein tampak sudah \u201ccukup\u201d.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Beban Berlebih pada Ginjal dan Hati<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/man-sits-bed-with-stomachache-presses-his-stomach-with-his-hands_11zon.webp\" alt=\"diet karnivor memberi beban berlebih pada ginjal dan hati\" class=\"wp-image-6860\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Asupan protein hewani yang sangat tinggi dapat <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">meningkatkan beban kerja ginjal<\/mark>, terutama pada individu dengan kondisi tertentu. Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi protein tinggi <strong>tidak aman bagi orang dengan riwayat atau gangguan fungsi ginjal<\/strong>, termasuk kelainan ginjal bawaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Diet tinggi protein, khususnya <strong>lebih dari 2 g\/kg berat badan per hari<\/strong>, dalam jangka panjang dapat memicu <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">hiperfiltrasi ginjal <\/mark>dan meningkatkan kadar ureum dalam darah.<sup data-fn=\"b497657a-69a8-42af-9fdf-afaf2d439439\" class=\"fn\"><a id=\"b497657a-69a8-42af-9fdf-afaf2d439439-link\" href=\"#b497657a-69a8-42af-9fdf-afaf2d439439\">5<\/a><\/sup> Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini berisiko mempercepat <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">penurunan fungsi ginjal<\/mark>.<sup data-fn=\"16819445-3fca-401a-882d-219513a1a95f\" class=\"fn\"><a id=\"16819445-3fca-401a-882d-219513a1a95f-link\" href=\"#16819445-3fca-401a-882d-219513a1a95f\">6<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2022\/12\/29\/plado-diet-rekomendasi-untuk-gagal-ginjal-kronis\/\">PLADO Diet, Rekomendasi untuk Gagal Ginjal Kronis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Selain ginjal, metabolisme protein dan lemak dalam jumlah besar juga <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">membebani fungsi hati.<\/mark> Hati berperan utama dalam pengolahan makronutrien, dan konsumsi jangka panjang makanan tinggi protein dikaitkan dengan peningkatan <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">penumpukan lemak (trigliserida), peradangan, stres oksidatif, serta gangguan keseimbangan metabolik<\/mark>.<sup data-fn=\"c8127a0f-9fbc-4057-bf69-3c996c13772d\" class=\"fn\"><a id=\"c8127a0f-9fbc-4057-bf69-3c996c13772d-link\" href=\"#c8127a0f-9fbc-4057-bf69-3c996c13772d\">7<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Kelompok dengan <strong>diabetes mellitus, penyakit ginjal, atau gangguan fungsi hati<\/strong> cenderung lebih rentan terhadap dampak ini. Tanpa pengawasan tenaga kesehatan, pola makan tinggi protein berpotensi <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">mempercepat gangguan fungsi organ pada kelompok berisiko.<\/mark><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Risiko Kesehatan Jantung dalam Jangka Panjang<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/front-view-male-office-worker-having-backache-white-wall-work-male-job-business_11zon-1024x683.webp\" alt=\"diet karnivor berdampak pada kesehatan jantung\" class=\"wp-image-6854\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/front-view-male-office-worker-having-backache-white-wall-work-male-job-business_11zon-1024x683.webp 1024w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/front-view-male-office-worker-having-backache-white-wall-work-male-job-business_11zon-300x200.webp 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/front-view-male-office-worker-having-backache-white-wall-work-male-job-business_11zon-768x512.webp 768w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/front-view-male-office-worker-having-backache-white-wall-work-male-job-business_11zon-1536x1024.webp 1536w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/front-view-male-office-worker-having-backache-white-wall-work-male-job-business_11zon-2048x1366.webp 2048w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/front-view-male-office-worker-having-backache-white-wall-work-male-job-business_11zon-640x427.webp 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Diet karnivor umumnya tinggi <strong>lemak jenuh dan kolesterol, <\/strong>karena komposisinya yang dominan dari daging dan produk hewani lainnya. Jika ini dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang, <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL, memicu peradangan, dan menaikkan risiko penyakit kardiovaskular,<\/mark> terutama karena minimnya serat dan variasi lemak sehat.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, <strong>kombinasi kolesterol tinggi dan asupan natrium yang berlebih<\/strong> pada beberapa olahan daging semakin <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">memperbesar risiko gangguan jantung dan pembuluh darah.<\/mark><sup><a href=\"#eb0ad21e-8cf9-4c93-9092-6e8c00389a9c\">1<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Perlu diingat bahwa, penurunan berat badan yang cepat di awal diet karnivor <strong>tidak selalu mencerminkan perbaikan kesehatan jantung secara menyeluruh<\/strong>. <strong>Evaluasi kesehatan jangka panjang tetap perlu<\/strong> memperhatikan profil lemak darah dan tekanan darah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Sulit Dipertahankan dan Berisiko Pola Makan Tidak Seimbang<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"819\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/fried-eggs-served-with-different-sausages-mustard_11zon-1024x819.webp\" alt=\"diet karnivor sulit dipertahankan dan berdampak pada pola makan tidak seimbang\" class=\"wp-image-6862\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/fried-eggs-served-with-different-sausages-mustard_11zon-1024x819.webp 1024w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/fried-eggs-served-with-different-sausages-mustard_11zon-300x240.webp 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/fried-eggs-served-with-different-sausages-mustard_11zon-768x614.webp 768w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/fried-eggs-served-with-different-sausages-mustard_11zon-1536x1229.webp 1536w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/fried-eggs-served-with-different-sausages-mustard_11zon-2048x1638.webp 2048w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/fried-eggs-served-with-different-sausages-mustard_11zon-640x512.webp 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Salah satu tantangan utama diet karnivor adalah <strong>keberlanjutannya dalam jangka panjang<\/strong>. Pola makan yang sangat terbatas sering kali <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">sulit diterapkan dalam kehidupan sosial, memicu siklus diet ketat lalu berhenti, serta meningkatkan risiko terbentuknya hubungan yang tidak sehat dengan makanan.<\/mark><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam jangka panjang, pendekatan yang terlalu ekstrem ini justru berpotensi <strong>menimbulkan masalah gizi baru<\/strong>. Tekanan psikologis akibat pembatasan makan yang ketat juga dapat mendorong <strong>perilaku makan tidak teratur<\/strong>, seperti <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">makan berlebihan, muntah yang dipaksakan,<\/mark> atau bentuk gangguan makan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Diet karnivor memang dapat memberikan hasil cepat bagi sebagian orang, terutama penurunan berat badan di awal. Namun, dari sudut pandang gizi dan kesehatan, <strong><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">manfaat jangka pendek tersebut belum tentu sejalan dengan keberlanjutan pola makan serta kesehatan jangka panjang<\/mark><\/strong>.<sup data-fn=\"9efc390c-96da-4e11-930c-ec06c9490a1b\" class=\"fn\"><a id=\"9efc390c-96da-4e11-930c-ec06c9490a1b-link\" href=\"#9efc390c-96da-4e11-930c-ec06c9490a1b\">8<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, perlu dipahami bahwa setiap tubuh memiliki kebutuhan yang berbeda. Tren diet juga <strong>tidak bisa langsung dianggap cocok begitu saja untuk semua orang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum mengikuti tren diet apa pun, termasuk diet karnivor, sebaiknya luangkan waktu untuk <strong>memahami dampaknya secara menyeluruh<\/strong>. Pola makan sehat bukan tentang ekstrem, melainkan tentang keseimbangan dan keberlanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2025\/10\/27\/kompleksitas-diet-dan-kesehatan-tubuh\/\">Kompleksitas Diet: Makanan Apa yang Benar-Benar Berdampak untuk Kesehatan?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Referensi<\/h2>\n\n\n<ol class=\"wp-block-footnotes\"><li id=\"eb0ad21e-8cf9-4c93-9092-6e8c00389a9c\">Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024, October 25). <em>Kelebihan dan kekurangan diet karnivora<\/em>. Keslan \u2013 Kementerian Kesehatan RI. Retrieved January 19, 2026. https:\/\/keslan.kemkes.go.id\/view_artikel\/3762\/kelebihan-dan-kekura <a href=\"#eb0ad21e-8cf9-4c93-9092-6e8c00389a9c-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 1\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"6c4b6e04-b6b7-46dd-bff3-b9a47f8e7bb6\">Mujianto, M., Harahap, B., Robbany, M. D., &amp; Sebayang, N. S. (2023). Serat Makanan Sebagai Sumber Makanan Fungsional yang Baik (Thoyyib) Bagi Pencernaan.\u00a0<em>Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Teknologi Pangan<\/em>,\u00a0<em>12<\/em>(2), 7-13. <a href=\"https:\/\/jurnal.um-palembang.ac.id\/edible\/article\/download\/7350\/3809\">https:\/\/jurnal.um-palembang.ac.id\/edible\/article\/download\/7350\/3809<\/a> <a href=\"#6c4b6e04-b6b7-46dd-bff3-b9a47f8e7bb6-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 2\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"fe76119a-0379-4fe9-853f-0c24f655520d\">Swari, R. P., Sueta, M. A. D., &amp; Adnyana, M. S. (2019). Hubungan asupan serat dengan angka kejadian kanker kolorektal di RSUP Sanglah Denpasar tahun 2016-2017.\u00a0<em>Intisari Sains Medis<\/em>,\u00a0<em>10<\/em>(2). https:\/\/doi.org\/10.15562\/ism.v10i2.262 <a href=\"#fe76119a-0379-4fe9-853f-0c24f655520d-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 3\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"8e095132-bbea-4855-9b66-bf51095e78d0\">Safyanti, S., Andrafikar, A., &amp; Yuniarti, E. (2023). Efektivitas model pemberdayaan ibu rumah tangga dan anak sekolah dalam meningkatkan konsumsi sayur. <em>Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 6<\/em>(1), 359\u2013364. https:\/\/jurnal.syedzasaintika.ac.id\/index.php\/meditory\/article\/view\/1898 <a href=\"#8e095132-bbea-4855-9b66-bf51095e78d0-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 4\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"b497657a-69a8-42af-9fdf-afaf2d439439\">Kamper, A. L., &amp; Strandgaard, S. (2017). Long-term effects of high-protein diets on renal function.\u00a0<em>Annual review of nutrition<\/em>,\u00a0<em>37<\/em>(1), 347-369. https:\/\/www.annualreviews.org\/content\/journals\/10.1146\/annurev-nutr-071714-034426 <a href=\"#b497657a-69a8-42af-9fdf-afaf2d439439-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 5\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"16819445-3fca-401a-882d-219513a1a95f\">Fitranti, D. Y., Aniq, K., Purwanti, R., Kurniawati, D. M. A., Wijayanti, H. S., &amp; Saphira, R. R. (2022). Asupan Makanan dan Intensitas Latihan Kaitannya dengan Fungsi Ginjal dan Komposisi Tubuh pada Komunitas Gym.\u00a0<em>Amerta Nutrition<\/em>,\u00a0<em>6<\/em>(1). 63-71. https:\/\/e-journal.unair.ac.id\/AMNT\/article\/download\/18426\/17123 <a href=\"#16819445-3fca-401a-882d-219513a1a95f-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 6\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"c8127a0f-9fbc-4057-bf69-3c996c13772d\">D\u00edaz-R\u00faa, R., Keijer, J., Palou, A., van Schothorst, E. M., &amp; Oliver, P. (2017). Long-term intake of a high-protein diet increases liver triacylglycerol deposition pathways and hepatic signs of injury in rats.\u00a0<em>The Journal of nutritional biochemistry<\/em>,\u00a0<em>46<\/em>, 39-48. https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.jnutbio.2017.04.008 <a href=\"#c8127a0f-9fbc-4057-bf69-3c996c13772d-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 7\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"9efc390c-96da-4e11-930c-ec06c9490a1b\">Habib, A., Ali, T., Nazir, Z., Inayat, Q. U. A., &amp; Haque, M. A. (2023). Unintended consequences of dieting: How restrictive eating habits can harm your health.\u00a0<em>International Journal of Surgery Open<\/em>,\u00a0<em>60<\/em>, 100703. 1-2. https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.ijso.2023.100703  <a href=\"#9efc390c-96da-4e11-930c-ec06c9490a1b-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 8\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><\/ol>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Belakangan ini, diet karnivor semakin ramai dibicarakan di media sosial. Banyak yang mengklaim bisa membuat berat badan turun secara cepat.<\/p>\n","protected":false},"author":116,"featured_media":6857,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_layout":"default_layout","footnotes":"[{\"content\":\"Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024, October 25). <em>Kelebihan dan kekurangan diet karnivora<\/em>. Keslan \u2013 Kementerian Kesehatan RI. Retrieved January 19, 2026. https:\/\/keslan.kemkes.go.id\/view_artikel\/3762\/kelebihan-dan-kekura\",\"id\":\"eb0ad21e-8cf9-4c93-9092-6e8c00389a9c\"},{\"content\":\"Mujianto, M., Harahap, B., Robbany, M. D., &amp; Sebayang, N. S. (2023). Serat Makanan Sebagai Sumber Makanan Fungsional yang Baik (Thoyyib) Bagi Pencernaan.\u00a0<em>Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Teknologi Pangan<\/em>,\u00a0<em>12<\/em>(2), 7-13. <a href=\\\"https:\/\/jurnal.um-palembang.ac.id\/edible\/article\/download\/7350\/3809\\\">https:\/\/jurnal.um-palembang.ac.id\/edible\/article\/download\/7350\/3809<\/a>\",\"id\":\"6c4b6e04-b6b7-46dd-bff3-b9a47f8e7bb6\"},{\"content\":\"Swari, R. P., Sueta, M. A. D., &amp; Adnyana, M. S. (2019). Hubungan asupan serat dengan angka kejadian kanker kolorektal di RSUP Sanglah Denpasar tahun 2016-2017.\u00a0<em>Intisari Sains Medis<\/em>,\u00a0<em>10<\/em>(2). https:\/\/doi.org\/10.15562\/ism.v10i2.262\",\"id\":\"fe76119a-0379-4fe9-853f-0c24f655520d\"},{\"content\":\"Safyanti, S., Andrafikar, A., &amp; Yuniarti, E. (2023). Efektivitas model pemberdayaan ibu rumah tangga dan anak sekolah dalam meningkatkan konsumsi sayur. <em>Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 6<\/em>(1), 359\u2013364. https:\/\/jurnal.syedzasaintika.ac.id\/index.php\/meditory\/article\/view\/1898\",\"id\":\"8e095132-bbea-4855-9b66-bf51095e78d0\"},{\"content\":\"Kamper, A. L., &amp; Strandgaard, S. (2017). Long-term effects of high-protein diets on renal function.\u00a0<em>Annual review of nutrition<\/em>,\u00a0<em>37<\/em>(1), 347-369. https:\/\/www.annualreviews.org\/content\/journals\/10.1146\/annurev-nutr-071714-034426\",\"id\":\"b497657a-69a8-42af-9fdf-afaf2d439439\"},{\"content\":\"Fitranti, D. Y., Aniq, K., Purwanti, R., Kurniawati, D. M. A., Wijayanti, H. S., &amp; Saphira, R. R. (2022). Asupan Makanan dan Intensitas Latihan Kaitannya dengan Fungsi Ginjal dan Komposisi Tubuh pada Komunitas Gym.\u00a0<em>Amerta Nutrition<\/em>,\u00a0<em>6<\/em>(1). 63-71. https:\/\/e-journal.unair.ac.id\/AMNT\/article\/download\/18426\/17123\",\"id\":\"16819445-3fca-401a-882d-219513a1a95f\"},{\"content\":\"D\u00edaz-R\u00faa, R., Keijer, J., Palou, A., van Schothorst, E. M., &amp; Oliver, P. (2017). Long-term intake of a high-protein diet increases liver triacylglycerol deposition pathways and hepatic signs of injury in rats.\u00a0<em>The Journal of nutritional biochemistry<\/em>,\u00a0<em>46<\/em>, 39-48. https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.jnutbio.2017.04.008\",\"id\":\"c8127a0f-9fbc-4057-bf69-3c996c13772d\"},{\"content\":\"Habib, A., Ali, T., Nazir, Z., Inayat, Q. U. A., &amp; Haque, M. A. (2023). Unintended consequences of dieting: How restrictive eating habits can harm your health.\u00a0<em>International Journal of Surgery Open<\/em>,\u00a0<em>60<\/em>, 100703. 1-2. https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.ijso.2023.100703 \",\"id\":\"9efc390c-96da-4e11-930c-ec06c9490a1b\"}]","_wpscppro_custom_social_share_image":0,"_facebook_share_type":"","_twitter_share_type":"","_linkedin_share_type":"","_pinterest_share_type":"","_linkedin_share_type_page":"","_instagram_share_type":"","_medium_share_type":"","_threads_share_type":"","_selected_social_profile":[]},"categories":[18],"tags":[718,165,719],"class_list":["post-6838","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-masalah-berat-badan","tag-diet-karnivor","tag-diet-rendah-karbohidrat","tag-diet-tinggi-protein"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ikut Tren Diet Karnivor? Wajib Tahu 5 Risiko Jangka Panjangnya!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tren diet karnivor semakin marak diikuti masyarakat! Tapi bagaimana dengan risikonya jika dilakukan terus-menerus? Yuk simak penjelasannya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ikut Tren Diet Karnivor? Wajib Tahu 5 Risiko Jangka Panjangnya!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tren diet karnivor semakin marak diikuti masyarakat! Tapi bagaimana dengan risikonya jika dilakukan terus-menerus? Yuk simak penjelasannya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-26T10:19:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-26T15:47:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/portrait-happy-young-asian-woman-camping-alone-grilled-pork-barbecue-picnic-pan-cooking-food-while-sitting-chair-camping-site-1_11zon-scaled.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1837\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dewi Rizky Purnama\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dewi Rizky Purnama\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"ScholarlyArticle\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dewi Rizky Purnama\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592\"},\"headline\":\"Ikut Tren Diet Karnivor? Ini 5 Risiko Jangka Panjang yang Wajib Kamu Tahu!\",\"datePublished\":\"2026-01-26T10:19:15+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-26T15:47:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/\"},\"wordCount\":835,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/portrait-happy-young-asian-woman-camping-alone-grilled-pork-barbecue-picnic-pan-cooking-food-while-sitting-chair-camping-site-1_11zon-scaled.webp\",\"keywords\":[\"diet karnivor\",\"diet rendah karbohidrat\",\"diet tinggi protein\"],\"articleSection\":[\"Masalah Berat Badan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/#respond\"]}]},{\"@type\":[\"WebPage\",\"MedicalWebPage\"],\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/\",\"name\":\"Ikut Tren Diet Karnivor? Wajib Tahu 5 Risiko Jangka Panjangnya!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/portrait-happy-young-asian-woman-camping-alone-grilled-pork-barbecue-picnic-pan-cooking-food-while-sitting-chair-camping-site-1_11zon-scaled.webp\",\"datePublished\":\"2026-01-26T10:19:15+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-26T15:47:22+00:00\",\"description\":\"Tren diet karnivor semakin marak diikuti masyarakat! Tapi bagaimana dengan risikonya jika dilakukan terus-menerus? Yuk simak penjelasannya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/portrait-happy-young-asian-woman-camping-alone-grilled-pork-barbecue-picnic-pan-cooking-food-while-sitting-chair-camping-site-1_11zon-scaled.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/portrait-happy-young-asian-woman-camping-alone-grilled-pork-barbecue-picnic-pan-cooking-food-while-sitting-chair-camping-site-1_11zon-scaled.webp\",\"width\":2560,\"height\":1837,\"caption\":\"Sumber: Freepik\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ikut Tren Diet Karnivor? Ini 5 Risiko Jangka Panjang yang Wajib Kamu Tahu!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog AhliGiziID\",\"description\":\"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"AhliGiziID\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"width\":2370,\"height\":664,\"caption\":\"AhliGiziID\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/x.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/intagram.com\/ahligiziid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592\",\"name\":\"Dewi Rizky Purnama\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dewi Rizky Purnama\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.instagram.com\/dewiiipurnama_\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/dewi-rizky-purnama-390a89198\/\"],\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/dewi-rizky-purnama\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ikut Tren Diet Karnivor? Wajib Tahu 5 Risiko Jangka Panjangnya!","description":"Tren diet karnivor semakin marak diikuti masyarakat! Tapi bagaimana dengan risikonya jika dilakukan terus-menerus? Yuk simak penjelasannya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ikut Tren Diet Karnivor? Wajib Tahu 5 Risiko Jangka Panjangnya!","og_description":"Tren diet karnivor semakin marak diikuti masyarakat! Tapi bagaimana dengan risikonya jika dilakukan terus-menerus? Yuk simak penjelasannya!","og_url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/","og_site_name":"Blog AhliGiziID","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","article_published_time":"2026-01-26T10:19:15+00:00","article_modified_time":"2026-01-26T15:47:22+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1837,"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/portrait-happy-young-asian-woman-camping-alone-grilled-pork-barbecue-picnic-pan-cooking-food-while-sitting-chair-camping-site-1_11zon-scaled.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Dewi Rizky Purnama","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ahligiziid","twitter_site":"@ahligiziid","twitter_misc":{"Written by":"Dewi Rizky Purnama","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"ScholarlyArticle","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/"},"author":{"name":"Dewi Rizky Purnama","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592"},"headline":"Ikut Tren Diet Karnivor? Ini 5 Risiko Jangka Panjang yang Wajib Kamu Tahu!","datePublished":"2026-01-26T10:19:15+00:00","dateModified":"2026-01-26T15:47:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/"},"wordCount":835,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/portrait-happy-young-asian-woman-camping-alone-grilled-pork-barbecue-picnic-pan-cooking-food-while-sitting-chair-camping-site-1_11zon-scaled.webp","keywords":["diet karnivor","diet rendah karbohidrat","diet tinggi protein"],"articleSection":["Masalah Berat Badan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","MedicalWebPage"],"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/","name":"Ikut Tren Diet Karnivor? Wajib Tahu 5 Risiko Jangka Panjangnya!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/portrait-happy-young-asian-woman-camping-alone-grilled-pork-barbecue-picnic-pan-cooking-food-while-sitting-chair-camping-site-1_11zon-scaled.webp","datePublished":"2026-01-26T10:19:15+00:00","dateModified":"2026-01-26T15:47:22+00:00","description":"Tren diet karnivor semakin marak diikuti masyarakat! Tapi bagaimana dengan risikonya jika dilakukan terus-menerus? Yuk simak penjelasannya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/#primaryimage","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/portrait-happy-young-asian-woman-camping-alone-grilled-pork-barbecue-picnic-pan-cooking-food-while-sitting-chair-camping-site-1_11zon-scaled.webp","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/portrait-happy-young-asian-woman-camping-alone-grilled-pork-barbecue-picnic-pan-cooking-food-while-sitting-chair-camping-site-1_11zon-scaled.webp","width":2560,"height":1837,"caption":"Sumber: Freepik"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/01\/26\/ikut-tren-diet-karnivor-ini-5-risiko-jangka-panjang-yang-wajib-kamu-tahu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ikut Tren Diet Karnivor? Ini 5 Risiko Jangka Panjang yang Wajib Kamu Tahu!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","name":"Blog AhliGiziID","description":"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah","publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization","name":"AhliGiziID","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","width":2370,"height":664,"caption":"AhliGiziID"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","https:\/\/x.com\/ahligiziid","https:\/\/intagram.com\/ahligiziid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592","name":"Dewi Rizky Purnama","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dewi Rizky Purnama"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/dewiiipurnama_\/","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/dewi-rizky-purnama-390a89198\/"],"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/dewi-rizky-purnama\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6838","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/116"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6838"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6838\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6866,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6838\/revisions\/6866"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6857"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6838"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6838"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6838"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}