{"id":6658,"date":"2026-03-09T08:52:52","date_gmt":"2026-03-09T01:52:52","guid":{"rendered":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?p=6658"},"modified":"2026-03-09T08:52:56","modified_gmt":"2026-03-09T01:52:56","slug":"apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/","title":{"rendered":"Apakah Diet \u201cCut Sugar\u201d Benar-Benar Baik untuk Jangka Panjang?"},"content":{"rendered":"\n\n\n<p>Tren \u201ccut sugar\u201d atau mengurangi gula semakin populer di media sosial. Banyak orang merasa lebih sehat setelah berhenti minum minuman manis, menghindari <em>dessert<\/em>, atau mengurangi camilan tinggi gula. Namun, penting untuk memahami bahwa diet apa pun, termasuk diet rendah gula, tetap perlu dilakukan dengan bijak agar tidak berdampak negatif dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kenapa Banyak Orang Merasa Lebih Sehat Setelah Mengurangi Gula?<\/h2>\n\n\n\n<p>Upaya mengurangi gula sering dikaitkan dengan perbaikan kesehatan. Konsumsi gula berlebih memang terbukti berhubungan dengan <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">obesitas, diabetes, penyakit jantung, hingga beberapa jenis kanker<\/mark>.<sup data-fn=\"c09048b6-2120-403f-a368-917dd6cc0383\" class=\"fn\"><a id=\"c09048b6-2120-403f-a368-917dd6cc0383-link\" href=\"#c09048b6-2120-403f-a368-917dd6cc0383\">1<\/a><\/sup> Banyak orang melaporkan bahwa tubuhnya terasa lebih ringan dan bertenaga setelah mengurangi gula, tetapi kondisi ini tidak mengharuskan kita menghapus gula sepenuhnya. Artinya, keseimbangan tetap menjadi kunci.<sup data-fn=\"acb5484e-0120-4f4c-9bbd-651e8e5609b1\" class=\"fn\"><a id=\"acb5484e-0120-4f4c-9bbd-651e8e5609b1-link\" href=\"#acb5484e-0120-4f4c-9bbd-651e8e5609b1\">2<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"681\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/medium-shot-woman-market-1024x681.jpg\" alt=\"mengurangi gula membuat tubuh lebih sehat\" class=\"wp-image-6625\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/medium-shot-woman-market-1024x681.jpg 1024w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/medium-shot-woman-market-300x200.jpg 300w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/medium-shot-woman-market-768x511.jpg 768w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/medium-shot-woman-market-1536x1022.jpg 1536w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/medium-shot-woman-market-2048x1362.jpg 2048w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/medium-shot-woman-market-640x426.jpg 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Berdasarkan temuan penelitian dan pengalaman umum di lapangan, berikut adalah <strong>alasan fisiologis dan perilaku<\/strong> yang membuat seseorang sering kali merasa lebih sehat setelah mengurangi gula.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Energi Lebih Stabil<\/h3>\n\n\n\n<p>Gula tambahan dapat <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">meningkatkan lonjakan glukosa yang cepat, lalu turun drastis<\/mark>. Pola naik-turun ini membuat tubuh mudah lemas dan lapar kembali. Saat konsumsi gula dikurangi, kadar gula darah akan lebih stabil sehingga<strong> energi terasa lebih konsisten sepanjang hari<\/strong>.<sup data-fn=\"c10b9fca-0840-4931-863a-8b3100c73112\" class=\"fn\"><a id=\"c10b9fca-0840-4931-863a-8b3100c73112-link\" href=\"#c10b9fca-0840-4931-863a-8b3100c73112\">3<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Nafsu Makan Lebih Terkontrol<\/h3>\n\n\n\n<p>Asupan gula yang tinggi bisa memicu <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\"><em>cravings<\/em> dan konsumsi kalori berlebih<\/mark>. Ketika gula dikurangi, rasa lapar akan menjadi lebih teratur, sehingga seseorang <strong>lebih mudah mengontrol makan dan menjaga berat badan<\/strong>.<sup data-fn=\"cd4ff4f2-ed10-45dd-b7b4-24074345ac28\" class=\"fn\"><a id=\"cd4ff4f2-ed10-45dd-b7b4-24074345ac28-link\" href=\"#cd4ff4f2-ed10-45dd-b7b4-24074345ac28\">4<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Berat Badan Lebih Ideal<\/h3>\n\n\n\n<p>Asupan gula yang berkurang secara otomatis juga <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">menurunkan total kalori harian<\/mark>. Hal ini berkontribusi pada <strong>penurunan atau stabilisasi berat badan<\/strong>, sehingga risiko penyakit terkait <strong>obesitas juga ikut menurun<\/strong>.<sup><a href=\"#c09048b6-2120-403f-a368-917dd6cc0383\">1<\/a><\/sup> <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Kesehatan Metabolik Membaik<\/h3>\n\n\n\n<p>Banyak studi menunjukkan bahwa mengurangi gula dapat <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah<\/mark>. Hal ini penting untuk <strong>mencegah berkembangnya diabetes tipe 2<\/strong>.<sup><a href=\"#c10b9fca-0840-4931-863a-8b3100c73112\">3<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Tidur dan <em>Mood<\/em> Lebih Baik<\/h3>\n\n\n\n<p>Kadar gula darah yang stabil juga <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">berpengaruh terhadap kualitas tidur dan suasana hati<\/mark>. Banyak orang melaporkan bahwa <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">mood menjadi lebih stabil dan tidak mudah \u201c<em>cranky<\/em>\u201d<\/mark> setelah mengurangi gula, terutama jika sebelumnya sering mengonsumsi minuman manis di malam hari.<sup><a href=\"#c10b9fca-0840-4931-863a-8b3100c73112\">3<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Kebiasaan Makan Jadi Lebih Sehat<\/h3>\n\n\n\n<p>Pengurangan gula sering membuat seseorang lebih memilih makanan utuh dibanding camilan olahan manis. <strong>Pergeseran perilaku <\/strong>ini tentunya <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">membantu membentuk pola makan yang lebih baik dan lebih bergizi<\/mark>.<sup><a href=\"#cd4ff4f2-ed10-45dd-b7b4-24074345ac28\">4<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Benar Harus <em>Zero Sugar<\/em>?<\/h2>\n\n\n\n<p>Meski manfaatnya nyata, mengurangi gula bukan berarti harus menghindari sepenuhnya. <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\"><strong>Tubuh tetap memerlukan glukosa sebagai sumber energi<\/strong><\/mark>. Diet <em>zero sugar<\/em> bukan hanya sulit dipertahankan, <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">tetapi juga tidak diperlukan bagi orang sehat<\/mark>. Hal yang perlu dihindari atau dikendalikan adalah <strong>gula tambahan berlebih<\/strong>, terutama dari:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>minuman manis (teh manis, boba, kopi susu kekinian)<\/li>\n\n\n\n<li><em>dessert<\/em> tinggi gula<\/li>\n\n\n\n<li>kue dan <em>pastry<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>saus manis dan bumbu kemasan<\/li>\n\n\n\n<li>makanan ultra-proses yang ditambahkan gula untuk meningkatkan palatabilitas (tingkat kelezatan makanan)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Sementara itu, <strong>gula alami dari buah, susu, atau karbohidrat kompleks<\/strong> tetap penting sebagai sumber energi dan mikronutrien.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2025\/07\/21\/gula-aren-vs-gula-pasir\/\">Gula Aren vs Gula Pasir: Mana yang Lebih Sehat?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Risiko Jika Mengurangi Gula Terlalu Ekstrem<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/woman-trying-eat-healthy-home_11zon.webp\" alt=\"risiko mengurangi gula terlalu ekstrem\" class=\"wp-image-6249\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Upaya mengurangi gula memang bermanfaat, tetapi melakukannya terlalu drastis bisa menimbulkan beberapa masalah kesehatan, baik fisik maupun psikologis. Penelitian menunjukkan bahwa perubahan ekstrem pada asupan gula dapat mengganggu sistem<em> reward<\/em> otak, metabolisme, hingga keseimbangan <em>mood<\/em>. Berikut dampak lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. <em>Craving<\/em> Berlebihan dan Pola Makan Tidak Sehat<\/h3>\n\n\n\n<p>Saat gula dihilangkan total, otak bisa \u2018kaget\u2019 karena bagian otak yang mengatur rasa senang tiba-tiba <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">kehilangan sumber rangsangan yang biasa ia terima dari makanan manis<\/mark>.<\/p>\n\n\n\n<p>Akibatnya, seseorang justru semakin menginginkan makanan manis dan rentan mengalami <strong>pola makan <em>balas dendam<\/em><\/strong>.<sup data-fn=\"d25c6f6e-3718-4a46-a84c-b6a875ffc802\" class=\"fn\"><a id=\"d25c6f6e-3718-4a46-a84c-b6a875ffc802-link\" href=\"#d25c6f6e-3718-4a46-a84c-b6a875ffc802\">5<\/a><\/sup> Kondisi ini menciptakan siklus tidak sehat: menahan diri \u2192 stres \u2192 <em>craving <\/em>meningkat \u2192 makan berlebihan \u2192 merasa bersalah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Energi Mudah Turun dan Badan Terasa Lemas<\/h3>\n\n\n\n<p>Glukosa adalah <strong>sumber energi utama tubuh<\/strong>. Saat seseorang bukan hanya mengurangi gula tambahan, tapi bahkan menghilangkan banyak karbohidrat sekaligus, <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">tubuh bisa mengalami defisit energi<\/mark>. Hasilnya, muncul <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">rasa lelah, sulit fokus, dan mudah mengantuk<\/mark>.<sup><a href=\"#c09048b6-2120-403f-a368-917dd6cc0383\">1<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Penurunan gula secara mendadak juga bisa <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">menurunkan kadar glukosa darah terlalu cepat <\/mark>sehingga energi naik-turun tidak stabil.<sup data-fn=\"48d9a59f-11a7-454a-b28a-9b5161e546fa\" class=\"fn\"><a id=\"48d9a59f-11a7-454a-b28a-9b5161e546fa-link\" href=\"#48d9a59f-11a7-454a-b28a-9b5161e546fa\">6<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. <em>Mood<\/em> Tidak Stabil<\/h3>\n\n\n\n<p>Otak sangat bergantung pada <strong>suplai glukosa yang stabil<\/strong>. Ketika asupan gula sangat dibatasi, kadar energi dalam otak dapat menurun sehingga <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">memicu perubahan suasana hati, iritabilitas, cemas, hingga sulit konsentrasi.<\/mark><\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian menunjukkan bahwa pengurangan gula yang terlalu keras dapat <strong>mengganggu keseimbangan neurotransmiter yang ikut mengatur emosi<\/strong>.<sup><a href=\"#d25c6f6e-3718-4a46-a84c-b6a875ffc802\">5<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Mengganti Gula dengan Bahan Pengganti yang Tidak Perlu<\/h3>\n\n\n\n<p>Saat terlalu fokus menghindari gula, beberapa orang beralih ke <strong>pemanis rendah kalori atau bahan sintetis secara berlebihan<\/strong>. Padahal, penggunaan berlebih dapat <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">memengaruhi metabolisme dan bahkan berdampak pada mikrobiota usus<\/mark>.<sup><a href=\"#48d9a59f-11a7-454a-b28a-9b5161e546fa\">6<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, pola makan \u201cbebas gula\u201d ekstrem sering membuat orang cenderung memilih makanan olahan yang penuh aditif atau bahan buatan, sehingga <strong>kualitas kandungan gizinya menurun<\/strong>.<sup data-fn=\"d11deca0-cf42-452f-a8ef-32ce97568930\" class=\"fn\"><a id=\"d11deca0-cf42-452f-a8ef-32ce97568930-link\" href=\"#d11deca0-cf42-452f-a8ef-32ce97568930\">7<\/a><\/sup><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Diet Rendah Gula yang Aman dan Berkelanjutan?<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut prinsip yang paling realistis, sehat, dan bisa dilakukan sehari-hari:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kurangi gula dalam minuman dulu<\/strong>. Dampaknya bisa paling terasa. Minuman manis adalah sumber gula terbanyak dalam pola makan modern.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Gunakan 1\u20132 sendok teh gula di masakan, hindari takaran lebih dari itu<\/strong>. Masakan rumah tetap aman selama tidak berlebihan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tetap makan buah, jangan takut gula alami<\/strong>. Buah mengandung serat, vitamin, mineral, dan fitonutrien yang tidak ditemukan pada gula tambahan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pilih <em>snack <\/em>dengan komposisi lebih sederhana<\/strong>. Misalnya kacang panggang, yoghurt tanpa tambahan gula, atau buah potong.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Prioritaskan sumber karbohidrat utuh<\/strong>, seperti nasi, roti gandum, oats, kentang, dan umbi-umbian tetap aman dan diperlukan tubuh.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Beri kesempatan diri untuk makan manis sesekali<\/strong>. Ini penting agar diet tidak terasa menyiksa dan tetap berkelanjutan. Prinsip \u201c80\u201320\u201d sering efektif diterapkan, yakni 80% pilihan sehat, 20% fleksibel.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Diet Rendah Gula Itu Baik, Tapi Tidak Perlu Ekstrem<\/h2>\n\n\n\n<p>Upaya mengurangi gula tambahan memang terbukti bermanfaat. Namun kita <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\"><strong>tidak perlu menerapkan diet <em>zero sugar<\/em> <\/strong><\/mark>atau mengganti semua gula dengan pemanis tertentu. Kuncinya adalah <strong>keseimbangan, pola makan keseluruhan, dan gaya hidup yang konsisten<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Pendekatan yang terlalu ketat justru <strong><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">sulit dipertahankan dan bisa berujung pada perilaku makan tidak sehat<\/mark><\/strong>. Sementara itu, pendekatan moderat, mengurangi minuman manis, makan lebih banyak makanan utuh, dan tetap fleksibel, justru lebih efektif untuk jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada akhirnya, diet rendah gula yang baik bukan tentang larangan kaku, tetapi tentang membuat pilihan sadar dan membangun kebiasaan yang memberi energi, bukan menghilangkan sepenuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2025\/09\/29\/hidden-sugar-dalam-makanan\/\">Hidden Sugar dalam Makanan, Lebih Bahaya dari Gula Pasir?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Referensi<\/h2>\n\n\n<ol class=\"wp-block-footnotes\"><li id=\"c09048b6-2120-403f-a368-917dd6cc0383\">Sinaga, J., Sinambela, J., Purba, B. C., &amp; Pelawi, S. (2024). <em>Gula dan Kesehatan: Kajian Terhadap Dampak Kesehatan Akibat Konsumsi Gula Berlebih<\/em>. https:\/\/doi.org\/10.61404\/jimi.v2i1.84 <a href=\"#c09048b6-2120-403f-a368-917dd6cc0383-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 1\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"acb5484e-0120-4f4c-9bbd-651e8e5609b1\">Nugraha, A., Sitanggang, A. B., &amp; Rahayu, W. P. (2025). The trend of sugar reduction interest globally and alternative solutions for the better health: Systematic review. <em>BIO Web of Conferences<\/em>, <em>186<\/em>, 04012. https:\/\/doi.org\/10.1051\/bioconf\/202518604012 <a href=\"#acb5484e-0120-4f4c-9bbd-651e8e5609b1-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 2\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"c10b9fca-0840-4931-863a-8b3100c73112\">Cui, M. (2023). The Impacts of Sugar Intake on The Body and The Feasibility of Anti-Sugar Diet. <em>Highlights in Science Engineering and Technology<\/em>, <em>80<\/em>, 172\u2013179. https:\/\/doi.org\/10.54097\/znk24q58 <a href=\"#c10b9fca-0840-4931-863a-8b3100c73112-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 3\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"cd4ff4f2-ed10-45dd-b7b4-24074345ac28\">Choudhary, N., Biswas, R. K., &amp; Arya, A. (2025). A perspective for reducing sugar consumption, encouraging healthier eating habits, and enhancing public wellness. <em>International Journal of Community Medicine and Public Health<\/em>, <em>12<\/em>(8), 3831\u20133835. https:\/\/doi.org\/10.18203\/2394-6040.ijcmph20252500 <a href=\"#cd4ff4f2-ed10-45dd-b7b4-24074345ac28-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 4\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"d25c6f6e-3718-4a46-a84c-b6a875ffc802\">Qin, D. (2025). About Sugar Addiction. <em>Brain and Behavior<\/em>, <em>15<\/em>(7), e70338. https:\/\/doi.org\/10.1002\/brb3.70338 <a href=\"#d25c6f6e-3718-4a46-a84c-b6a875ffc802-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 5\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"48d9a59f-11a7-454a-b28a-9b5161e546fa\">Chen, H.-P., Kao, Y., Lin, M., Lee, C., Wu, H., &amp; Kuo, H. (2025). Potential Effects of Low-Calorie Sweeteners on Human Health. <em>Nutrients<\/em>, <em>17<\/em>(17), 2726. https:\/\/doi.org\/10.3390\/nu17172726 <a href=\"#48d9a59f-11a7-454a-b28a-9b5161e546fa-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 6\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"d11deca0-cf42-452f-a8ef-32ce97568930\">Deliza, R., Lima, M., &amp; Ares, G. (2021). Rethinking sugar reduction in processed foods. <em>Current Opinion in Food Science<\/em>, <em>40<\/em>, 58\u201366. https:\/\/doi.org\/10.1016\/J.COFS.2021.01.010 <a href=\"#d11deca0-cf42-452f-a8ef-32ce97568930-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 7\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><\/ol>\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tren \u201ccut sugar\u201d atau mengurangi gula semakin populer di media sosial. Banyak orang merasa lebih sehat setelah berhenti minum minuman<\/p>\n","protected":false},"author":116,"featured_media":6082,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_layout":"default_layout","footnotes":"[{\"content\":\"Sinaga, J., Sinambela, J., Purba, B. C., &amp; Pelawi, S. (2024). <em>Gula dan Kesehatan: Kajian Terhadap Dampak Kesehatan Akibat Konsumsi Gula Berlebih<\/em>. https:\/\/doi.org\/10.61404\/jimi.v2i1.84\",\"id\":\"c09048b6-2120-403f-a368-917dd6cc0383\"},{\"content\":\"Nugraha, A., Sitanggang, A. B., &amp; Rahayu, W. P. (2025). The trend of sugar reduction interest globally and alternative solutions for the better health: Systematic review. <em>BIO Web of Conferences<\/em>, <em>186<\/em>, 04012. https:\/\/doi.org\/10.1051\/bioconf\/202518604012\",\"id\":\"acb5484e-0120-4f4c-9bbd-651e8e5609b1\"},{\"content\":\"Cui, M. (2023). The Impacts of Sugar Intake on The Body and The Feasibility of Anti-Sugar Diet. <em>Highlights in Science Engineering and Technology<\/em>, <em>80<\/em>, 172\u2013179. https:\/\/doi.org\/10.54097\/znk24q58\",\"id\":\"c10b9fca-0840-4931-863a-8b3100c73112\"},{\"content\":\"Choudhary, N., Biswas, R. K., &amp; Arya, A. (2025). A perspective for reducing sugar consumption, encouraging healthier eating habits, and enhancing public wellness. <em>International Journal of Community Medicine and Public Health<\/em>, <em>12<\/em>(8), 3831\u20133835. https:\/\/doi.org\/10.18203\/2394-6040.ijcmph20252500\",\"id\":\"cd4ff4f2-ed10-45dd-b7b4-24074345ac28\"},{\"content\":\"Qin, D. (2025). About Sugar Addiction. <em>Brain and Behavior<\/em>, <em>15<\/em>(7), e70338. https:\/\/doi.org\/10.1002\/brb3.70338\",\"id\":\"d25c6f6e-3718-4a46-a84c-b6a875ffc802\"},{\"content\":\"Chen, H.-P., Kao, Y., Lin, M., Lee, C., Wu, H., &amp; Kuo, H. (2025). Potential Effects of Low-Calorie Sweeteners on Human Health. <em>Nutrients<\/em>, <em>17<\/em>(17), 2726. https:\/\/doi.org\/10.3390\/nu17172726\",\"id\":\"48d9a59f-11a7-454a-b28a-9b5161e546fa\"},{\"content\":\"Deliza, R., Lima, M., &amp; Ares, G. (2021). Rethinking sugar reduction in processed foods. <em>Current Opinion in Food Science<\/em>, <em>40<\/em>, 58\u201366. https:\/\/doi.org\/10.1016\/J.COFS.2021.01.010\",\"id\":\"d11deca0-cf42-452f-a8ef-32ce97568930\"}]","_wpscppro_custom_social_share_image":0,"_facebook_share_type":"","_twitter_share_type":"","_linkedin_share_type":"","_pinterest_share_type":"","_linkedin_share_type_page":"","_instagram_share_type":"","_medium_share_type":"","_threads_share_type":"","_selected_social_profile":[]},"categories":[2],"tags":[539,595,49,642,646,645],"class_list":["post-6658","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan-dan-gizi-lainnya","tag-diet-berkelanjutan","tag-diet-ekstrem","tag-diet-turun-berat-badan","tag-gula-dan-pemanis","tag-gula-tambahan","tag-konsumsi-gula"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apakah Diet \u201cCut Sugar\u201d Benar-Benar Baik untuk Jangka Panjang?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Benarkah cut sugar aman untuk diet jangka panjang? Pelajari manfaat dan risikonya agar tetap sehat saat mengurangi gula\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apakah Diet \u201cCut Sugar\u201d Benar-Benar Baik untuk Jangka Panjang?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Benarkah cut sugar aman untuk diet jangka panjang? Pelajari manfaat dan risikonya agar tetap sehat saat mengurangi gula\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-09T01:52:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-09T01:52:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/batasi-konsumsi-gula-e1752831630992.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"654\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dewi Rizky Purnama\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dewi Rizky Purnama\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"ScholarlyArticle\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dewi Rizky Purnama\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592\"},\"headline\":\"Apakah Diet \u201cCut Sugar\u201d Benar-Benar Baik untuk Jangka Panjang?\",\"datePublished\":\"2026-03-09T01:52:52+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-09T01:52:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/\"},\"wordCount\":984,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/batasi-konsumsi-gula-e1752831630992.webp\",\"keywords\":[\"diet berkelanjutan\",\"diet ekstrem\",\"diet turun berat badan\",\"gula dan pemanis\",\"gula tambahan\",\"konsumsi gula\"],\"articleSection\":[\"Kesehatan dan Gizi lainnya\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/#respond\"]}]},{\"@type\":[\"WebPage\",\"MedicalWebPage\"],\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/\",\"name\":\"Apakah Diet \u201cCut Sugar\u201d Benar-Benar Baik untuk Jangka Panjang?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/batasi-konsumsi-gula-e1752831630992.webp\",\"datePublished\":\"2026-03-09T01:52:52+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-09T01:52:56+00:00\",\"description\":\"Benarkah cut sugar aman untuk diet jangka panjang? Pelajari manfaat dan risikonya agar tetap sehat saat mengurangi gula\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/batasi-konsumsi-gula-e1752831630992.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/batasi-konsumsi-gula-e1752831630992.webp\",\"width\":1024,\"height\":654,\"caption\":\"Sumber: Pixabay\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apakah Diet \u201cCut Sugar\u201d Benar-Benar Baik untuk Jangka Panjang?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog AhliGiziID\",\"description\":\"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"AhliGiziID\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"width\":2370,\"height\":664,\"caption\":\"AhliGiziID\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/x.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/intagram.com\/ahligiziid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592\",\"name\":\"Dewi Rizky Purnama\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dewi Rizky Purnama\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.instagram.com\/dewiiipurnama_\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/dewi-rizky-purnama-390a89198\/\"],\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/dewi-rizky-purnama\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apakah Diet \u201cCut Sugar\u201d Benar-Benar Baik untuk Jangka Panjang?","description":"Benarkah cut sugar aman untuk diet jangka panjang? Pelajari manfaat dan risikonya agar tetap sehat saat mengurangi gula","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apakah Diet \u201cCut Sugar\u201d Benar-Benar Baik untuk Jangka Panjang?","og_description":"Benarkah cut sugar aman untuk diet jangka panjang? Pelajari manfaat dan risikonya agar tetap sehat saat mengurangi gula","og_url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/","og_site_name":"Blog AhliGiziID","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","article_published_time":"2026-03-09T01:52:52+00:00","article_modified_time":"2026-03-09T01:52:56+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":654,"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/batasi-konsumsi-gula-e1752831630992.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Dewi Rizky Purnama","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ahligiziid","twitter_site":"@ahligiziid","twitter_misc":{"Written by":"Dewi Rizky Purnama","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"ScholarlyArticle","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/"},"author":{"name":"Dewi Rizky Purnama","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592"},"headline":"Apakah Diet \u201cCut Sugar\u201d Benar-Benar Baik untuk Jangka Panjang?","datePublished":"2026-03-09T01:52:52+00:00","dateModified":"2026-03-09T01:52:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/"},"wordCount":984,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/batasi-konsumsi-gula-e1752831630992.webp","keywords":["diet berkelanjutan","diet ekstrem","diet turun berat badan","gula dan pemanis","gula tambahan","konsumsi gula"],"articleSection":["Kesehatan dan Gizi lainnya"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","MedicalWebPage"],"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/","name":"Apakah Diet \u201cCut Sugar\u201d Benar-Benar Baik untuk Jangka Panjang?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/batasi-konsumsi-gula-e1752831630992.webp","datePublished":"2026-03-09T01:52:52+00:00","dateModified":"2026-03-09T01:52:56+00:00","description":"Benarkah cut sugar aman untuk diet jangka panjang? Pelajari manfaat dan risikonya agar tetap sehat saat mengurangi gula","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/#primaryimage","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/batasi-konsumsi-gula-e1752831630992.webp","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/batasi-konsumsi-gula-e1752831630992.webp","width":1024,"height":654,"caption":"Sumber: Pixabay"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2026\/03\/09\/apakah-diet-cut-sugar-benar-benar-baik-untuk-jangka-panjang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apakah Diet \u201cCut Sugar\u201d Benar-Benar Baik untuk Jangka Panjang?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","name":"Blog AhliGiziID","description":"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah","publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization","name":"AhliGiziID","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","width":2370,"height":664,"caption":"AhliGiziID"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","https:\/\/x.com\/ahligiziid","https:\/\/intagram.com\/ahligiziid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/d15ef592b143af8d70d0ae6af7bdf592","name":"Dewi Rizky Purnama","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed147f1b4fc260a516e586b41761e084cdcd7e2220905c43a3b52ac39d8bbb6f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dewi Rizky Purnama"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/dewiiipurnama_\/","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/dewi-rizky-purnama-390a89198\/"],"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/dewi-rizky-purnama\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6658","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/116"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6658"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6658\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6903,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6658\/revisions\/6903"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6082"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6658"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6658"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6658"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}