{"id":42,"date":"2019-11-22T05:20:50","date_gmt":"2019-11-22T05:20:50","guid":{"rendered":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?p=42"},"modified":"2021-05-09T10:23:07","modified_gmt":"2021-05-09T03:23:07","slug":"asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/","title":{"rendered":"Asmat Therapeutic Feeding Center (ATFC) : Program Alternatif Pasca Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk"},"content":{"rendered":"\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"><a href=\"https:\/\/ahligizi.id\/sigi\/profil\/33\"><strong>Oleh : Mokhamad Ali Zaenal Abidin, S.Gz<\/strong><\/a><\/pre>\n\n\n\n<p>Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk dan Campak di Kabupaten Asmat Papua telah berlalu. Namun, menyisakan pelajaran yang sangat berharga dan dorongan bagi berbagai pihak (terutama pemerintah) untuk terus melakukan langkah-langkah stabilisasi pasca KLB. Saat status KLB dicabut, masih ada sedikitnya 12 orang yang dirawat di RSUD setempat (Kemenkes, 2018). Membutuhkan langkah-langkah berkesinambungan kedepan untuk mengantisipasi dan normalisasi kondisi gizi masyarakat di Kabupaten Asmat<span id=\"ad7a314d-927c-41f4-9c5f-8681ad9af54f\" data-items=\"[&quot;2052407542&quot;]\" contenteditable=\"false\" data-has-children=\"true\" class=\"abt-citation\"><sup>\u200b1\u200b<\/sup><\/span>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">KLB Gizi Buruk<\/h2>\n\n\n\n<p>KLB Gizi Buruk Asmat merupakan masalah multisektoral. Tidak hanya kesehatan; namun juga budaya, infrastruktur, dan pendidikan. Pada tulisan ini penulis menyoroti problem aksesibilitas pangan&nbsp; dan fasilitas kesehatan. Sebagaimana kita tahu memberikan sumbangsih yang signifikan terhadap terjadinya KLB Gizi Buruk di Asmat<span id=\"39b8219a-7eec-41ab-93f2-34dadeae93db\" data-items=\"[&quot;17083810&quot;]\" contenteditable=\"false\" class=\"abt-citation\" data-has-children=\"true\"><sup>\u200b2\u200b<\/sup><\/span>.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketimpangan pembangunan antara barat dan timur terjadi dalam kurun waktu puluhan tahun di Indonesia. Merupakan masalah klasik namun signifikan dalam hal ini. Fokus pembangunan yang hanya bertumpu di kawasan barat Indonesia memicu ketimpangan pembangunan nasional. Salah satunya di Papua, pulau besar yang terletak di timur Indonesia mengalami ketertinggalan pembangunan dan berbagai masalah sebagai ekses dari ketimpangan pembangunan nasional Indonesia. Akibatnya, menurut Badan Pusat Statistik (2008), angka kemiskinan di Papua mencapai 37,1% sekaligus terbesar di antara provinsi lain di Indonesia. Berbanding jauh dari DKI Jakarta yang hanya 4,3%<span id=\"635077a8-4e4c-4f1d-b138-df238788465a\" data-items=\"[&quot;2584249683&quot;]\" contenteditable=\"false\" class=\"abt-citation\" data-has-children=\"true\"><sup>\u200b3\u200b<\/sup><\/span>. <\/p>\n\n\n\n<p>Kemiskinan yang tinggi secara tidak langsung berkaitan dengan rendahnya akses terhadap pangan yang bergizi dan pelayanan kesehatan. Keluarga miskin memiliki keterbatasan finansial dalam mendapatkan bahan makanan dan\/atau makanan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari. Selain itu, faktor infrastruktur juga mengambil peran penting. Lokasi tempat tinggal yang jauh dari pusat kota atau terpencil menyebabkan distribusi produk pangan mengalami kendala. Akibatnya ketersediaan pangan di daerah tersebut sangat terbatas. Hal-hal tersebutlah yang secara tidak langsung menjadikan keluarga miskin, khususnya di daerah terpencil mengalami problem aksesibilitas pangan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><a href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/mengulas-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk-asmat\/\">Baca Artikel : Mengulas Kejadian Luar Biasa Gizi Buruk Asmat<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fasilitas Kesehatan<\/h2>\n\n\n\n<p>Hingga 2011 di\nPapua hanya terdapat 360 puskesmas dan 29 rumah sakit. Terdapat beberapa\nkabupaten yang belum memiliki rumah sakit, antara lain Kabupaten Nduga, Dogiay,\nDeiyai, Waropen, Intan Jaya, Puncak, Tolikara, Mmemberamo Tengah, Yalimo dan\nSarmi. Pada 2017 jumlah rumah sakit meningkat menjadi 36 unit dan 194 puskesmas.\nPermasalahan keterbatasan fasilitas kesehatan bukan hanya terkait cukup atau\ntidaknya jumlahnya, namun juga terkait dengan bagaimana kualitas pelayanan dan\nketersediaan sumber daya manusia.<\/p>\n\n\n\n<p>Terkait rendahnya aksesibilitas pangan dan fasilitas kesehatan. Menjadi perlu untuk menjamin dan memantau secara intensif ketersediaan pangan dan fasilitas kesehatan di Asmat pasca KLB<span id=\"60c25d93-1ea6-4ee8-83e5-5ef61c4b4010\" data-items=\"[&quot;4283747299&quot;]\" contenteditable=\"false\" class=\"abt-citation\" data-has-children=\"true\"><sup>\u200b4\u200b<\/sup><\/span>. Berdasarkan analisis di atas, penulis mengusulkan untuk dibentuknya<em> Therapeutic Feeding Center <\/em>(TFC) sebagai alternatif program pasca KLB.&nbsp;&nbsp; <\/p>\n\n\n\n<p><em>Therapeutic Feeding Center <\/em>(TFC) sudah dilakukan di beberapa negara yang mengalami permasalahan gizi buruk, salah satunya di Ethiopia. Merujuk pada <em>Ethiop. J. Health Dev. <\/em>(2010), Teferi <em>et al. <\/em>menjelaskan bahwa bersamaan dengan waktu pelaksanan TFC tingkat kematian menurun dan angka kesembuhan penderita gizi buruk meningkat<span id=\"4458e369-8f2b-42ac-8fe5-1a572a0f56f0\" data-items=\"[&quot;632103460&quot;]\" contenteditable=\"false\" class=\"abt-citation\" data-has-children=\"true\"><sup>\u200b5\u200b<\/sup><\/span>. <\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan <em>Therapeutic Feeding<\/em> program adalah untuk\nmengurangi angka kematian dan kesakitan pada pasien malnutrisi. Yaitu dengan\nmelakukan terapi secara intensif secara individual (<em>MSF Nutrition Guidelines<\/em>, 2006)<em>.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;TFC terdiri dari tiga jenis; TFC murni yang\nsangat terstruktur melayani pasien gizi buruk fase 1 dan 2, <em>Inpatient <\/em>TFC berfokus pada pelayanan\nrawat inap-sentralisasi, serta <em>ambulatory\n<\/em>TFC yang berfokus pada pelayana rawat jalan-desetralisasi. <\/p>\n\n\n\n<p>Program ini\nberupa <em>ambulatory <\/em>TFC dengan\npertimbangan efisiensi dan kebutuhan lapangan. Dimana respon terhadap kasus\ngizi buruk di Asmat pasca KLB membutuhkan respon yang cepat dan mencakup daerah\nperkampungan (desentralisasi). Hal tersebut mendorong tim memilih <em>ambulatory <\/em>TFC untuk diimplementasikan.\nSelain itu; pertimbangan dana, waktu, dan kebutuhan sumber daya manusia juga\nmenjadi hal yang dipertimbangkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Merupakan sarana\npelayanan dan pemulihan gizi buruk secara desentralisasi. Berfokus pada\npemulihan pasien gizi buruk fase 2 dengan tanpa komplikasi. Oleh karenanya\nsesuai diterapkan pada wilayah pasca KLB yang sudah terkendali. ATFC berlokasi\ndi kampung-kampung pada Kabupaten Asmat Papua, dalam hal ini dipilih satu\nkampung sebagai inisiasi program atau program percontohan. ATFC melibatkan\ntenaga medis dan masyarakat secara bersamaan. Selain berperan melakukan\npelayanan dan pemulihan gizi buruk, tenaga medis juga melakukan pembentukan\nkader gizi ATFC. Kader gizi dibentuk dengan anggotanya yaitu masyarakat yang\ndiseleksi, dilatih, dan bersedia secara sukarela melanjutkan program.\nKeberlanjutan program juga diupayakan dengan koordinasi dan pemantauan oleh\ndinas kesehatan dan RSUD setempat. ATFC juga dibentuk atas dasar pertimbangan\nefisiensi dana, tenaga, dan waktu. Pasca KLB dibutuhkan respon cepat&nbsp; dan tepat. Sehingga sebagai ujung tombak\npelayanan dan pemulihan gizi buruk A2TFC harus intensif bekerjasama dengan RSUD\nsetempat terkaiat rujukan dan bimbingan. <\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Demikian diharapkan ATFC menjadi\nalternatif program yang efisien dan efektif pasca KLB Gizi Buruk dan Campak di\nAsmat. Dengan harapan meningkatnya taraf status gizi dan kesehatan masyarakat setempat.\nSerta tidak terulangnya musibah serupa di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n<section aria-label=\"Bibliography\" class=\"wp-block-abt-bibliography abt-bibliography\" role=\"region\"><h3 class=\"abt-bibliography__heading\">REFERENSI : <\/h3><ol class=\"abt-bibliography__body\" data-entryspacing=\"1\" data-maxoffset=\"3\" data-linespacing=\"1\" data-second-field-align=\"flush\"><li id=\"2052407542\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">1. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tangani KLB Gizi Buruk dan Campak di Asmat, Kemenkes Kirim 39 Tenaga Kesehatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. <a href=\"http:\/\/www.depkes.go.id\/pdf.php?id=18020600001\">http:\/\/www.depkes.go.id\/pdf.php?id=18020600001<\/a>. Published 2018. Accessed March 5, 2018.<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"17083810\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">2. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">Suara Papua. Masalah Kronik Sistem Kesehatan Papua. Suara Papua. <a href=\"https:\/\/suarapapua.com\/2018\/02\/02\/masalah-kronik-sistem-kesehatan-papua\/\">https:\/\/suarapapua.com\/2018\/02\/02\/masalah-kronik-sistem-kesehatan-papua\/<\/a>. Published 2018. Accessed March 27, 2018.<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"2584249683\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">3. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">Kemenkes. Asmat Masih Butuh Pendampingan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. <a href=\"http:\/\/www.depkes.go.id\/pdf.php?id=18020700003\">http:\/\/www.depkes.go.id\/pdf.php?id=18020700003<\/a>. Published 2018. Accessed March 5, 2018.<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"4283747299\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">4. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penderita Menurun, Status KLB Campak Asmat Dicabut. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. <a href=\"http:\/\/www.depkes.go.id\/pdf.php?id=18020600001\">http:\/\/www.depkes.go.id\/pdf.php?id=18020600001<\/a>. Published 2018. Accessed March 5, 2018.<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"632103460\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">5. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">Teferi et al. Treatment outcome of children with severe acute malnutrition admitted to therapeutic feeding centers in Southern Region of Ethiopia. J. Health Dev. <a href=\"https:\/\/www.ajol.info\/index.php\/ejhd\/article\/view\/68392\">https:\/\/www.ajol.info\/index.php\/ejhd\/article\/view\/68392<\/a>. Published 2010. Accessed 2018.<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><\/ol><\/section>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Mokhamad Ali Zaenal Abidin, S.Gz Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk dan Campak di Kabupaten Asmat Papua telah<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_layout":"default_layout","footnotes":"","_wpscppro_custom_social_share_image":0,"_facebook_share_type":"","_twitter_share_type":"","_linkedin_share_type":"","_pinterest_share_type":"","_linkedin_share_type_page":"","_instagram_share_type":"","_medium_share_type":"","_threads_share_type":"","_selected_social_profile":[]},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-42","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-bayi-dan-balita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Asmat Therapeutic Feeding Center (ATFC) : Program Alternatif Pasca Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk - Blog AhliGiziID<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk dan Campak di Kabupaten Asmat Papua telah berlalu. Butuh langkah berkesinambungan untuk Kabupaten Asmat\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Asmat Therapeutic Feeding Center (ATFC) : Program Alternatif Pasca Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk - Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk dan Campak di Kabupaten Asmat Papua telah berlalu. Butuh langkah berkesinambungan untuk Kabupaten Asmat\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-11-22T05:20:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-05-09T03:23:07+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Putri Darely\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Putri Darely\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"ScholarlyArticle\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/\"},\"author\":{\"name\":\"Putri Darely\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/088e4321b1bd1b009091a22c3ef59b1d\"},\"headline\":\"Asmat Therapeutic Feeding Center (ATFC) : Program Alternatif Pasca Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk\",\"datePublished\":\"2019-11-22T05:20:50+00:00\",\"dateModified\":\"2021-05-09T03:23:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/\"},\"wordCount\":885,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Bayi dan Balita\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/#respond\"]}]},{\"@type\":[\"WebPage\",\"MedicalWebPage\"],\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/\",\"name\":\"Asmat Therapeutic Feeding Center (ATFC) : Program Alternatif Pasca Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk - Blog AhliGiziID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2019-11-22T05:20:50+00:00\",\"dateModified\":\"2021-05-09T03:23:07+00:00\",\"description\":\"Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk dan Campak di Kabupaten Asmat Papua telah berlalu. Butuh langkah berkesinambungan untuk Kabupaten Asmat\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Asmat Therapeutic Feeding Center (ATFC) : Program Alternatif Pasca Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog AhliGiziID\",\"description\":\"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"AhliGiziID\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"width\":2370,\"height\":664,\"caption\":\"AhliGiziID\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/x.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/intagram.com\/ahligiziid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/088e4321b1bd1b009091a22c3ef59b1d\",\"name\":\"Putri Darely\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cf871246bd8cf6784d8ba4d69e209ca713664aa67f5c6de848c8d967de49629f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cf871246bd8cf6784d8ba4d69e209ca713664aa67f5c6de848c8d967de49629f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Putri Darely\"},\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/putri\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Asmat Therapeutic Feeding Center (ATFC) : Program Alternatif Pasca Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk - Blog AhliGiziID","description":"Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk dan Campak di Kabupaten Asmat Papua telah berlalu. Butuh langkah berkesinambungan untuk Kabupaten Asmat","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Asmat Therapeutic Feeding Center (ATFC) : Program Alternatif Pasca Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk - Blog AhliGiziID","og_description":"Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk dan Campak di Kabupaten Asmat Papua telah berlalu. Butuh langkah berkesinambungan untuk Kabupaten Asmat","og_url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/","og_site_name":"Blog AhliGiziID","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","article_published_time":"2019-11-22T05:20:50+00:00","article_modified_time":"2021-05-09T03:23:07+00:00","author":"Putri Darely","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ahligiziid","twitter_site":"@ahligiziid","twitter_misc":{"Written by":"Putri Darely","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"ScholarlyArticle","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/"},"author":{"name":"Putri Darely","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/088e4321b1bd1b009091a22c3ef59b1d"},"headline":"Asmat Therapeutic Feeding Center (ATFC) : Program Alternatif Pasca Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk","datePublished":"2019-11-22T05:20:50+00:00","dateModified":"2021-05-09T03:23:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/"},"wordCount":885,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Bayi dan Balita"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","MedicalWebPage"],"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/","name":"Asmat Therapeutic Feeding Center (ATFC) : Program Alternatif Pasca Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk - Blog AhliGiziID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2019-11-22T05:20:50+00:00","dateModified":"2021-05-09T03:23:07+00:00","description":"Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk dan Campak di Kabupaten Asmat Papua telah berlalu. Butuh langkah berkesinambungan untuk Kabupaten Asmat","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/22\/asmat-therapeutic-feeding-center-atfc-program-alternatif-pasca-kejadian-luar-biasa-klb-gizi-buruk\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Asmat Therapeutic Feeding Center (ATFC) : Program Alternatif Pasca Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","name":"Blog AhliGiziID","description":"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah","publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization","name":"AhliGiziID","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","width":2370,"height":664,"caption":"AhliGiziID"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","https:\/\/x.com\/ahligiziid","https:\/\/intagram.com\/ahligiziid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/088e4321b1bd1b009091a22c3ef59b1d","name":"Putri Darely","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cf871246bd8cf6784d8ba4d69e209ca713664aa67f5c6de848c8d967de49629f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cf871246bd8cf6784d8ba4d69e209ca713664aa67f5c6de848c8d967de49629f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Putri Darely"},"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/putri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3542,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42\/revisions\/3542"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}