{"id":3562,"date":"2021-05-19T09:00:00","date_gmt":"2021-05-19T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?p=3562"},"modified":"2021-05-17T09:13:23","modified_gmt":"2021-05-17T02:13:23","slug":"kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/","title":{"rendered":"Kandungan Gizi Berbagai Olahan Mangrove"},"content":{"rendered":"\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Penulis : Dian Yuni Pratiwi (Dosen Departemen Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran)<\/pre>\n\n\n\n<p>Mangrove adalah sebuah ekosistem yang terletak di daerah pesisir. Pada ekosistem tersebut terdapat berbagai berbagai jenis tanaman khas dengan akar napas seperti <em>Rhizopora sp, Sonneratia alba, Sonneratia caseolaris<\/em>, <em>Bruguiera<\/em> gymnorhiza, dan lain sebagainya. Bagian-bagian tanaman mangrove telah banyak diolah menjadi berbagai produk olahan makanan dan minuman bergizi seperti coklat, teh, kopi, sirup, keripik, kerupuk, dodol, selai dan lain sebagainya. Tak hanya untuk konsumsi pribadi, beberapa produk olahan tersebut telah dijual dengan berbagai merk dan telah diekspor ke mancanegara.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"576\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/mangrove-2455280_1920-576x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3566\" srcset=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/mangrove-2455280_1920-576x1024.jpg 576w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/mangrove-2455280_1920-169x300.jpg 169w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/mangrove-2455280_1920-768x1365.jpg 768w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/mangrove-2455280_1920-864x1536.jpg 864w, https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/mangrove-2455280_1920.jpg 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 576px) 100vw, 576px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Tak hanya enak untuk dinikmati, berbagai <strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">produk olahan tersebut mengandung berbagai zat gizi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Mangrove juga mengandung berbagai metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, terpenoid yang memiliki berbagai peran untuk kesehatan manusia. <\/span><\/strong>Kandungan gizi pada berbagai produk olahan tersebut adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Coklat Mangrove<\/h2>\n\n\n\n<p><strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">Coklat mangrove terbuat dari buah <em>Sonneratia alba<\/em> atau biasa dikenal dengan nama pedada di masyarakat. <\/span><\/strong>Buah <em>Sonneratia alba <\/em>tidak beracun dan dapat dikonsumsi langsung tanpa diolah terlebih dahulu. Buah <em>Sonneratia alba<\/em> diketahui mengandung 4,42%, total gula 14,9 mg\/100 g; 40 mg\/100 g asam askorbat. <strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">Syarat suatu bahan untuk diolah menjadi makanan adalah memiliki kandungan protein lebih besar dari 1% <\/span><\/strong>(Wintah et.al, 2018). Oleh karena itu, buah <em>Sonneratia alba<\/em> dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan coklat. Hasil uji proksimat pada buah <em>Sonneratia alba<\/em> setelah diolah menjadi coklat berdasarkan penelitian yang dilakukan Wintah et.al, 2018 adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-stripes\"><table><tbody><tr><td>Parameter Gizi<\/td><td>Hasil (%)<\/td><\/tr><tr><td>Protein<\/td><td>5,56<\/td><\/tr><tr><td>Vitamin C<\/td><td>0,88<\/td><\/tr><tr><td>Lemak<\/td><td>29,85<\/td><\/tr><tr><td>Kadar Air<\/td><td>10,3<\/td><\/tr><tr><td>Kadar Abu<\/td><td>0,5<\/td><\/tr><tr><td>Karbohidrat<\/td><td>53,7<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong><a href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/03\/10\/mitos-atau-fakta-cokelat-dapat-menurunkan-kecemasan\/\">Lebih lanjut : Coklat dapat Menurunkan Kecemasan?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kopi Mangrove<\/h2>\n\n\n\n<p><strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">Kopi mangrove dapat dibuat dari biji <em>Rhizopora mucronata<\/em>.<\/span><\/strong> Pada umumnya biji-biji tersebut terbuang dan tidak dimanfaatkan sehingga pengolahan biji mangrove menjadi kopi juga dapat membantu mengatasi masalah limbah dan berpotensi sebagai peluang usaha masyarakat di sekitar hutan mangrove. <strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">Cara pembuatan kopi mangrove yaitu dengan mengambil kepala biji, kemudian dipanaskan dalam oven. Setelah dipanaskan biji tersebut dicampur dengan bahan-bahan lain seperti jahe atau cengkeh dan cabe untuk menambah cita rasa. Kemudian biji dan bahan campuran disangrai dan digiling sampai menjadi serbuk.<\/span><\/strong> Analisis proksimat pada biji <em>Rhizopora mucronata <\/em>setelah diolah menjadi kopi mengandung kadar air rata-rata 1,7% dan kadar abu rata-rata 2,6%. Hasil ini telah sesuai dengan standar mutu untuk kadar air berdasarkan SNI.01-2913-1992 yaitu kadar air maksimal adalah 4% dan standar mutu kadar abu berdasarkan SNI.01.2983-1992 yaitu kadar abu 7-14% (Sukma dan Zahro, 2020).<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2019\/11\/21\/menurunkan-resiko-kematian-kanker-kolorektal-dengan-kopi\/\"><strong>Baca : Kopi Menurunkan Risiko Kanker Kolorektal?<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kerupuk Mangrove<\/h2>\n\n\n\n<p><strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">Kerupuk Tancang dapat diolah dari tepung buah tancang (<em>Bruguiera<\/em> sp) yang dicampur dengan tepung tapioka dan bumbu. <\/span><\/strong>Perbandingan tepung tancang dan tepung mangrove yang digunakan yaitu 2:3. Hasil pengujian analisis gizi kerupuk tancang berdasarkan penelitian A\u2019in et.al 92017) adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-stripes\"><table><tbody><tr><td>Parameter Gizi<\/td><td>Hasil (%)<\/td><\/tr><tr><td>Kadar Air<\/td><td>10,14<\/td><\/tr><tr><td>Kadar Abu<\/td><td>4,86<\/td><\/tr><tr><td>Serat Kasar<\/td><td>30,50<\/td><\/tr><tr><td>Lemak<\/td><td>16,18<\/td><\/tr><tr><td>Protein<\/td><td>16,2<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">Kerupuk mangrove juga dapat diolah dari daun jeruju (<em>Acanthus ilicifolius). <\/em>Pembuatan kerupuk jeruju ini cukup mudah yaitu dengan mengambil pucuk-pucuk tanaman dengan jumlah 200 g untuk 1 kg adonan. Daun jeruju dibersihkan, diblender, dan dimasak. Kemudian daun jeruju dicampur dengan bumbu dan tepung terigu hingga kalis. Setelah itu adonan dapat dicetak tipis dan siap digoreng.<\/span><\/strong> Hasil analisis proksimat daun jeruju dan kerupuk jeruju berdasarkan penelitian Siagian (2018) adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-stripes\"><table><tbody><tr><td><em>Parameter Gizi<\/em><\/td><td><em>Daun Jeruju (%)<\/em><\/td><td><em>Kerupuk Jeruju (%)<\/em><\/td><\/tr><tr><td><em>Kadar Air<\/em><\/td><td><em>72,32<\/em><\/td><td><em>0,83<\/em><\/td><\/tr><tr><td><em>Kadar Abu<\/em><\/td><td><em>5,03<\/em><\/td><td><em>1,43<\/em><\/td><\/tr><tr><td><em>Kadar Lemak<\/em><\/td><td><em>0,58<\/em><\/td><td><em>36,47<\/em><\/td><\/tr><tr><td><em>Protein<\/em><\/td><td><em>43,83<\/em><\/td><td><em>40,02<\/em><\/td><\/tr><tr><td><em>Kadar Serat<\/em><\/td><td><em>44,72<\/em><\/td><td><em>5,14<\/em><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sirup mangrove<\/h2>\n\n\n\n<p><strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">Buah <em>Sonneratia alba<\/em> ataupun <em>Sonneratia caseolaris<\/em> yang biasa dikenal dengan pedada putih dan merah dapat diolah menjadi sirup mangrove. Cara pembuatan cukup mudah yaitu dengan mencampurkan buah yang telah diblender dengan gula dan air (1:2:2) dan dimasak hingga mendidih. <\/span><\/strong>Hasil analisis proksimat pada buah pedada (<em>Sonneratia caseolaris<\/em>) dan sirup buah pedada berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Siagian (2018) adalah sebagai berikut :<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-stripes\"><table><tbody><tr><td><em>Parameter Gizi<\/em><\/td><td><em>Buah Pedada<\/em><\/td><td><em>Sirup Buah Pedada<\/em><\/td><\/tr><tr><td><em>Total Gula<\/em><\/td><td><em>46, 58 mg\/100 g<\/em><\/td><td><em>106,77 mg\/100 g<\/em><\/td><\/tr><tr><td><em>Vitamin C<\/em><\/td><td><em>187,46%<\/em><\/td><td><em>151,92 mg\/100 g<\/em><\/td><\/tr><tr><td><em>Total Asam<\/em><\/td><td><em>0,2697 %<\/em><\/td><td><em>0,2 %<\/em><\/td><\/tr><tr><td><em>Protein<\/em><\/td><td><em>52,78%<\/em><\/td><td><em>38,63%<\/em><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Selai Mangrove<\/h2>\n\n\n\n<p>Tak hanya diolah menjadi sirup dan coklat, buah pedada juga dapat diolah menjadi selai mangrove. <strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">Cara membuatnya juga cukup mudah yaitu dengan mencampur buah pedada yang sudah dibersihkan dan dihaluskan dengan gula pasir dengan perbandingan 1:1.<\/span><\/strong> Campuran kemudian dimasak hingga mengental. Kandungan gizi pada selai pedada berdasarkan penelitian yang dilakukan Manulu et.al (2013) adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-stripes\"><table><tbody><tr><td>Parameter Gizi<\/td><td>Hasil (%)<\/td><\/tr><tr><td>Kadar Air<\/td><td>31,07<\/td><\/tr><tr><td>Kadar Abu<\/td><td>0,38<\/td><\/tr><tr><td>Lemak<\/td><td>1,81<\/td><\/tr><tr><td>Karbohidrat<\/td><td>97,67<\/td><\/tr><tr><td>Protein<\/td><td>0,63<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Nah, itulah beberapa produk olahan mangrove yang patut untuk dicoba dan tentunya bergizi. Jadi kalau berwisata ke hutan mangrove, jangan lupa cicipi berbagai produk olahan mangrove ya. Selamat mencoba!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Referensi <\/h2>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Wintah, Heriyanti, A.P., Kiswanto. (2018). Kajian Nilai Gizi dan Organoleptik Cokelat Mangrove dari Buah <em>Sonneratia alba<\/em>. Jurnal litbang Kota Pekalongan, 15.<\/li><li>Siagian, Y. S. (2018). Konten Nutrisi Daun Jeruju (<em>Acanthus ilicifolius<\/em> l) dan Buah Pedada (<em>Sonneratia caseolaris<\/em>) Serta Produk Olahannya di Desa Lubuk Kertang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Skripsi. Departemen Budidaya Hutan, Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara.<\/li><li>Sukma, R.N., dan Zahro. M. (2020). Effect Utilization Mangrove <em>Rhizophora<\/em> sp Fruit Extract In Production Of Coffee Powder In Perspective Of Water Contentand Organoleptic Test. Aquasains (Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan), 9 (1).<\/li><li>Manulu, D.E., Salamah, E., Kurniawati, N. (2013). Kandungan Zat Gizi Makro Dan Vitamin Produk Buah Pedada (<em>Sonneratia Caseolaris<\/em>) (Macronutrient And Vitamin Contents Of Pedada\u2019s Fruit Products). Penelitian Gizi dan Makanan, 36 (2):135-140.<\/li><li>A\u2019in, C., Suryanti, Sulardiono, B. (2017). Kandungan Gizi Pada Produk Olahan Mangrove (Krumang, Bomang, Dan Simang) Produksi Kelompok Tani \u201cNgudi Makaryo\u201d. Jurnal Info, 19 (1).<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Editor : Ayu Rahadiyanti<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis : Dian Yuni Pratiwi (Dosen Departemen Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran) Mangrove adalah sebuah ekosistem yang<\/p>\n","protected":false},"author":30,"featured_media":3564,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_layout":"default_layout","footnotes":"","_wpscppro_custom_social_share_image":0,"_facebook_share_type":"","_twitter_share_type":"","_linkedin_share_type":"","_pinterest_share_type":"","_linkedin_share_type_page":"","_instagram_share_type":"","_medium_share_type":"","_threads_share_type":"","_selected_social_profile":[]},"categories":[52],"tags":[302],"class_list":["post-3562","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi-pangan","tag-olahan-mangrove"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kandungan Gizi Berbagai Olahan Mangrove - Blog AhliGiziID<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mangrove adalah sebuah ekosistem yang terletak di daerah pesisir. Mangrove banyak diolah menjadi berbagai produk olahan bergizi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kandungan Gizi Berbagai Olahan Mangrove - Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mangrove adalah sebuah ekosistem yang terletak di daerah pesisir. Mangrove banyak diolah menjadi berbagai produk olahan bergizi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-05-19T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/sonneratia-caseolaris-251383_1920.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1323\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"dianyunipratiwi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"dianyunipratiwi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"ScholarlyArticle\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/\"},\"author\":{\"name\":\"dianyunipratiwi\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/e74ff628300f7b3873f2d1b638c75856\"},\"headline\":\"Kandungan Gizi Berbagai Olahan Mangrove\",\"datePublished\":\"2021-05-19T02:00:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/\"},\"wordCount\":841,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/sonneratia-caseolaris-251383_1920.jpg\",\"keywords\":[\"olahan mangrove\"],\"articleSection\":[\"Teknologi Pangan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/#respond\"]}]},{\"@type\":[\"WebPage\",\"MedicalWebPage\"],\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/\",\"name\":\"Kandungan Gizi Berbagai Olahan Mangrove - Blog AhliGiziID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/sonneratia-caseolaris-251383_1920.jpg\",\"datePublished\":\"2021-05-19T02:00:00+00:00\",\"description\":\"Mangrove adalah sebuah ekosistem yang terletak di daerah pesisir. Mangrove banyak diolah menjadi berbagai produk olahan bergizi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/sonneratia-caseolaris-251383_1920.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/sonneratia-caseolaris-251383_1920.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1323},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kandungan Gizi Berbagai Olahan Mangrove\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog AhliGiziID\",\"description\":\"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"AhliGiziID\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"width\":2370,\"height\":664,\"caption\":\"AhliGiziID\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/x.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/intagram.com\/ahligiziid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/e74ff628300f7b3873f2d1b638c75856\",\"name\":\"dianyunipratiwi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ff7e8473268899fc0769d8201e1e2c0345448e2f04705823cfe28bd39ba6d10e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ff7e8473268899fc0769d8201e1e2c0345448e2f04705823cfe28bd39ba6d10e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"dianyunipratiwi\"},\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/dianyunipratiwi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kandungan Gizi Berbagai Olahan Mangrove - Blog AhliGiziID","description":"Mangrove adalah sebuah ekosistem yang terletak di daerah pesisir. Mangrove banyak diolah menjadi berbagai produk olahan bergizi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kandungan Gizi Berbagai Olahan Mangrove - Blog AhliGiziID","og_description":"Mangrove adalah sebuah ekosistem yang terletak di daerah pesisir. Mangrove banyak diolah menjadi berbagai produk olahan bergizi.","og_url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/","og_site_name":"Blog AhliGiziID","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","article_published_time":"2021-05-19T02:00:00+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1323,"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/sonneratia-caseolaris-251383_1920.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"dianyunipratiwi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ahligiziid","twitter_site":"@ahligiziid","twitter_misc":{"Written by":"dianyunipratiwi","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"ScholarlyArticle","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/"},"author":{"name":"dianyunipratiwi","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/e74ff628300f7b3873f2d1b638c75856"},"headline":"Kandungan Gizi Berbagai Olahan Mangrove","datePublished":"2021-05-19T02:00:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/"},"wordCount":841,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/sonneratia-caseolaris-251383_1920.jpg","keywords":["olahan mangrove"],"articleSection":["Teknologi Pangan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","MedicalWebPage"],"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/","name":"Kandungan Gizi Berbagai Olahan Mangrove - Blog AhliGiziID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/sonneratia-caseolaris-251383_1920.jpg","datePublished":"2021-05-19T02:00:00+00:00","description":"Mangrove adalah sebuah ekosistem yang terletak di daerah pesisir. Mangrove banyak diolah menjadi berbagai produk olahan bergizi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/#primaryimage","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/sonneratia-caseolaris-251383_1920.jpg","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/sonneratia-caseolaris-251383_1920.jpg","width":1920,"height":1323},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/05\/19\/kandungan-gizi-berbagai-olahan-mangrove\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kandungan Gizi Berbagai Olahan Mangrove"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","name":"Blog AhliGiziID","description":"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah","publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization","name":"AhliGiziID","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","width":2370,"height":664,"caption":"AhliGiziID"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","https:\/\/x.com\/ahligiziid","https:\/\/intagram.com\/ahligiziid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/e74ff628300f7b3873f2d1b638c75856","name":"dianyunipratiwi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ff7e8473268899fc0769d8201e1e2c0345448e2f04705823cfe28bd39ba6d10e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ff7e8473268899fc0769d8201e1e2c0345448e2f04705823cfe28bd39ba6d10e?s=96&d=mm&r=g","caption":"dianyunipratiwi"},"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/dianyunipratiwi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3562","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/30"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3562"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3562\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3569,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3562\/revisions\/3569"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3564"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3562"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3562"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3562"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}