{"id":2639,"date":"2021-02-15T09:00:00","date_gmt":"2021-02-15T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?p=2639"},"modified":"2021-02-15T08:05:13","modified_gmt":"2021-02-15T01:05:13","slug":"deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/","title":{"rendered":"Deteksi dini kanker pada anak sebelum terlambat!"},"content":{"rendered":"\n<p>Tanggal 15 Februari diperingati sebagai hari kanker anak sedunia. Kanker sampai saat ini masih menjadi penyebab kematian tertinggi, dan bukan hanya kalangan dewasa sampai lansia saja. Sekarang banyak sekali anak usia dini terkena kanker. Oleh karena itu butuh deteksi dini terkait kanker anak. Sebelum terlambat yuk kita simak artikel di bawah ini =)<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kanker  <\/h2>\n\n\n\n<p>adalah  sekumpulan  penyakit  yang disebabkan oleh bertumbuhnya  sel\u2013sel jaringan  tubuh  yang  tidak  normal.  Kemudian sel akan   berkembang  dengan  cepat, tidak terkendali dan akan terus membelah diri lalu sel akan  menyerang ke jaringan sekitarnya dan   terus   menyebar melalui jaringan ikat, darah, limfatik, serta menyerang organ\u2013organ penting dan saraf tulang belakang<span id=\"42898112-9f48-471b-816b-6cbd2d604743\" data-items=\"[&quot;1104184160&quot;]\" data-has-children=\"true\" class=\"abt-citation\"><sup>\u200b1\u200b<\/sup><\/span>.<\/p>\n\n\n\n<p>Akibat dari pertumbuhan sel yang tidak teratur dan terkontrol disebabkan oleh pola makan, genetik, serta lingkungan faktor risiko. Terdapat lebih dari 100 variasi kanker. Kanker memiliki komponen genetik yang kuat, terkait dengan inisiasi, promosi, dan pertumbuhan metastasis.<span id=\"0f7b8121-c102-4755-8e92-b8c63f157191\" data-items=\"[&quot;3115850037&quot;]\" contenteditable=\"false\" class=\"abt-citation\" data-has-children=\"true\"><sup>\u200b2\u200b<\/sup><\/span><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Artikel :<a href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/04\/tips-pencegahan-kanker\/\"> Tips Pencegahan Kanker<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penyebab<\/h2>\n\n\n\n<p>Meliputi berat badan lahir, usia, dan kelainan bawaan, serta kontribusi variasi genetik menjadi fokus penelitian para ahli. Variasi genetik dan warisan, seperti efek genetik ibu , juga berkontribusi terhadap risiko kanker pada anak-anak<span id=\"004368b1-cf81-4fde-8b11-1b60aac2cafd\" data-items=\"[&quot;1301305375&quot;]\" data-has-children=\"true\" class=\"abt-citation\"><sup>\u200b3\u200b<\/sup><\/span>. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tanda dan Gejala<\/h2>\n\n\n\n<p>Pada anak muncul secara tidak spesifik, dan ini  dapat menyebabkan lambatnya deteksi kanker yang terjadi. Keterlambatan deteksi dini kanker pada anak, akan  mengakibatkan bahaya yang lebih lanjut untuk tubuh anak. Deteksi dini dapat dilakukan dengan memiliki pengetahuan tentang penyakit kanker dan mengenali faktor risiko terhadap  kanker  pada  anak<span id=\"e7d67cf1-64d2-4435-a0fb-ffa995d44986\" data-items=\"[&quot;1104184160&quot;]\" data-has-children=\"true\" class=\"abt-citation\"><sup>\u200b1\u200b<\/sup><\/span>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><br>Faktor Risiko<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Senyawa  kimia <\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Zat pengawet, zat pewarna, bahan tambahan pada makanan dan  minuman yang dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Biasanya didapatkan pada  jajanan anak  yang menggunakan zat pengawet, serta pemanis buatan.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Faktor fisika<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>dalam hal ini yang dimaksud adalah radioterapi agresif (radiasi  sinar pengion). Pada gelombang  elektromagnetik, yang   berasal dari  sinyal  televisi,  sinar  radar,  cahaya  tak terlihat,  sinar  X  dan  sinar  gamma. Selanjutnya, pengaruh paparan  ponsel  dalam  jangka  panjang dapat   memberikan radiasi  tinggi dan sangat berisiko.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Virus<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Menjadi penyebab kanker sulit dipastikan karena virus  sulit untuk diisolasi. Ia dianggap bisa menyatukan diri  dalam  struktur genetik sel, sehingga mengganggu generasi selanjutnya  dari  populasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Kelainan  kongenital<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Hal ini dimiliki anak seperti  down sindrom yaitu kelainan  syaraf, seperti spina bifida, kemudian kelainan mata seperti katarak. Selain itu, yang menjadi faktor risiko adalah kelainan jantung, kelainan saluran pencernaan dan kelainan pada sistem urin seperti  obstruksi pada saluran  kemih.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Kebiasaan  merokok<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Kebiasaan  <a href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2020\/12\/09\/pengaruh-rokok-terhadap-nafsu-makan\/\">merokok  <\/a>secara  langsung  oleh orang tua atau  perokok pasif dapat menjadikan faktor  penyebab kanker.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Faktor genetik<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Seseorang yang mempunyai riwayat keluarga akan besar kemungkinan terkena kanker dibandingkan dengan orang yang tidak mempunyai faktor tersebut<span id=\"fc411195-6016-4b63-a238-fa72e81c7983\" data-items=\"[&quot;1104184160&quot;]\" data-has-children=\"true\" class=\"abt-citation\"><sup>\u200b1\u200b<\/sup><\/span>.<\/p>\n\n\n\n<p>Editor : Ayu Rahadiyanti<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Referensi<\/h2>\n\n\n\n<section aria-label=\"Bibliography\" class=\"wp-block-abt-bibliography abt-bibliography\" role=\"region\"><ol class=\"abt-bibliography__body\" data-entryspacing=\"1\" data-maxoffset=\"3\" data-linespacing=\"1\" data-second-field-align=\"flush\"><li id=\"1104184160\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">1. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">Hakim N, Anugrahwati R. HUBUNGAN KARAKTERISTIK ORANG TUA DENGAN PENGETAHUAN TENTANG FAKTOR RISIKO KANKER PADA ANAK. <i>JIKAL<\/i>. Published online April 29, 2019:1-9. doi:<a href=\"https:\/\/doi.org\/10.48079\/vol2.iss1.24\">10.48079\/vol2.iss1.24<\/a><\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"3115850037\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">2. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">Stump S. <i>Nutrition and Diagnosis Related Care <\/i>. 7th ed. Lippincott Williams &amp; Wilkins; 2012.<\/div>\n  <\/div>\n<\/li><li id=\"1301305375\">  <div class=\"csl-entry\">\n    <div class=\"csl-left-margin\">3. <\/div><div class=\"csl-right-inline\">Fithriyah I, Konginan A, Maramis M, et al. THE EPIDEMIOLOGY OF PEDIATRIC CANCER IN THE PALLIATIVE CARE UNIT AT DR. SOETOMO GENERAL HOSPITAL, SURABAYA. <i>JBE<\/i>. Published online January 28, 2020:65. doi:<a href=\"https:\/\/doi.org\/10.20473\/jbe.v8i12020.65-71\">10.20473\/jbe.v8i12020.65-71<\/a><\/div>\n  <\/div>\n<\/li><\/ol><\/section>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-social-links is-layout-flex wp-block-social-links-is-layout-flex\">\n\n\n\n\n\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanggal 15 Februari diperingati sebagai hari kanker anak sedunia. Kanker sampai saat ini masih menjadi penyebab kematian tertinggi, dan bukan<\/p>\n","protected":false},"author":29,"featured_media":2699,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_layout":"default_layout","footnotes":"","_wpscppro_custom_social_share_image":0,"_facebook_share_type":"","_twitter_share_type":"","_linkedin_share_type":"","_pinterest_share_type":"","_linkedin_share_type_page":"","_instagram_share_type":"","_medium_share_type":"","_threads_share_type":"","_selected_social_profile":[]},"categories":[2],"tags":[231],"class_list":["post-2639","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan-dan-gizi-lainnya","tag-kanker-anak"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Deteksi dini kanker pada anak sebelum terlambat! - Blog AhliGiziID<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"15 Februari diperingati sebagai hari kanker anak sedunia. Sekarang banyak anak usia dini terkena kanker. Butuh deteksi dini kanker pada anak.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Deteksi dini kanker pada anak sebelum terlambat! - Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"15 Februari diperingati sebagai hari kanker anak sedunia. Sekarang banyak anak usia dini terkena kanker. Butuh deteksi dini kanker pada anak.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog AhliGiziID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-02-15T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/national-cancer-institute-vbuR2q56EZM-unsplash-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Jihan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ahligiziid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Jihan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"ScholarlyArticle\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/\"},\"author\":{\"name\":\"Jihan\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/af3eb46584b3b797716c78d1b8774339\"},\"headline\":\"Deteksi dini kanker pada anak sebelum terlambat!\",\"datePublished\":\"2021-02-15T02:00:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/\"},\"wordCount\":493,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/national-cancer-institute-vbuR2q56EZM-unsplash-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"kanker anak\"],\"articleSection\":[\"Kesehatan dan Gizi lainnya\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/#respond\"]}]},{\"@type\":[\"WebPage\",\"MedicalWebPage\"],\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/\",\"name\":\"Deteksi dini kanker pada anak sebelum terlambat! - Blog AhliGiziID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/national-cancer-institute-vbuR2q56EZM-unsplash-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2021-02-15T02:00:00+00:00\",\"description\":\"15 Februari diperingati sebagai hari kanker anak sedunia. Sekarang banyak anak usia dini terkena kanker. Butuh deteksi dini kanker pada anak.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/national-cancer-institute-vbuR2q56EZM-unsplash-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/national-cancer-institute-vbuR2q56EZM-unsplash-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Deteksi dini kanker pada anak sebelum terlambat!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog AhliGiziID\",\"description\":\"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"AhliGiziID\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png\",\"width\":2370,\"height\":664,\"caption\":\"AhliGiziID\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/x.com\/ahligiziid\",\"https:\/\/intagram.com\/ahligiziid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/af3eb46584b3b797716c78d1b8774339\",\"name\":\"Jihan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e62ff73614d8eed631dbadcf86880db715d84421cc585c6ca8f2c7bab4bc4c20?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e62ff73614d8eed631dbadcf86880db715d84421cc585c6ca8f2c7bab4bc4c20?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Jihan\"},\"url\":\"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/jihan\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Deteksi dini kanker pada anak sebelum terlambat! - Blog AhliGiziID","description":"15 Februari diperingati sebagai hari kanker anak sedunia. Sekarang banyak anak usia dini terkena kanker. Butuh deteksi dini kanker pada anak.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Deteksi dini kanker pada anak sebelum terlambat! - Blog AhliGiziID","og_description":"15 Februari diperingati sebagai hari kanker anak sedunia. Sekarang banyak anak usia dini terkena kanker. Butuh deteksi dini kanker pada anak.","og_url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/","og_site_name":"Blog AhliGiziID","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","article_published_time":"2021-02-15T02:00:00+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/national-cancer-institute-vbuR2q56EZM-unsplash-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Jihan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ahligiziid","twitter_site":"@ahligiziid","twitter_misc":{"Written by":"Jihan","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"ScholarlyArticle","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/"},"author":{"name":"Jihan","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/af3eb46584b3b797716c78d1b8774339"},"headline":"Deteksi dini kanker pada anak sebelum terlambat!","datePublished":"2021-02-15T02:00:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/"},"wordCount":493,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/national-cancer-institute-vbuR2q56EZM-unsplash-scaled.jpg","keywords":["kanker anak"],"articleSection":["Kesehatan dan Gizi lainnya"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","MedicalWebPage"],"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/","name":"Deteksi dini kanker pada anak sebelum terlambat! - Blog AhliGiziID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/national-cancer-institute-vbuR2q56EZM-unsplash-scaled.jpg","datePublished":"2021-02-15T02:00:00+00:00","description":"15 Februari diperingati sebagai hari kanker anak sedunia. Sekarang banyak anak usia dini terkena kanker. Butuh deteksi dini kanker pada anak.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/#primaryimage","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/national-cancer-institute-vbuR2q56EZM-unsplash-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/national-cancer-institute-vbuR2q56EZM-unsplash-scaled.jpg","width":2560,"height":1707},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/2021\/02\/15\/deteksi-dini-kanker-pada-anak-sebelum-terlambat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Deteksi dini kanker pada anak sebelum terlambat!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","name":"Blog AhliGiziID","description":"Menyajikan Informasi Gizi yang Renyah dan Ilmiah","publisher":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#organization","name":"AhliGiziID","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","contentUrl":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/ahligizi_logo.png","width":2370,"height":664,"caption":"AhliGiziID"},"image":{"@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/ahligiziid","https:\/\/x.com\/ahligiziid","https:\/\/intagram.com\/ahligiziid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/af3eb46584b3b797716c78d1b8774339","name":"Jihan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e62ff73614d8eed631dbadcf86880db715d84421cc585c6ca8f2c7bab4bc4c20?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e62ff73614d8eed631dbadcf86880db715d84421cc585c6ca8f2c7bab4bc4c20?s=96&d=mm&r=g","caption":"Jihan"},"url":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/author\/jihan\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2639","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/29"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2639"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2639\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2729,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2639\/revisions\/2729"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2699"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2639"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2639"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahligizi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2639"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}