Kasus stroke semakin meningkat setiap tahunnya. Bagaimana penatalaksanaan diet penyakit stroke? Mari kita simak pada artikel berikut
Menurut laporan World Health Organization (WHO), diperkirakan setiap tahun terdapat 15 juta orang di seluruh dunia yang mengalami stroke dan dari jumlah tersebut terdapat kurang lebih 5 juta orang meninggal dan 5 juta mengalami kecacatan permanen akibat gejala sisa stroke dan menjadi beban keluarga. Insiden stroke di negara berkembang cenderung meningkat. Stroke merupakan penyebab kematian nomor 3 terbesar setelah penyakit jantung dan kanker terutama di negara-negara industri atau negara maju.
Stroke atau penyakit peredaran darah otak adalah kerusakan pada bagian otak yang terjadi bila pembuluh darah yang membawa oksigen dan zat-zat gizi kebagian otak tersumbat atau pecah. Akibatnya, dapat terjadi beberapa kelainan yang berhubungan dengan kemampuan makan pasien yang pada akhirnya berakibat penurunan status gizi. Untuk mengatasi keadaan tersebut diperlukan diet khusus.
Berdasarkan tahapannya Diet stroke dibagi menjadi dua fase, yaitu :
Bahan Makanan | Berat (g) | URT |
Maizena | 25 | 5 sdm |
Telur ayam | 50 | 1 btr |
Susu penuh bubuk | 25 | 5 sdm |
Susu skim bubuk | 120 | 24 sdm |
Buah | 120 | 2 ptg sdg pepaya |
Minyak jagung | 20 | 2 sdm |
Gula pasir | 100 | 10 sdm |
Cairan | 1500 ml | 6 gls |
Nilai Gizi yang terkandung dalam bahan makanan tersebut adalah sebagai berikut
Energi | 1361 kkal |
Protein | 56 g (16% energi total) |
Lemak | 34 g (22% energi total) |
Jenuh | 8,4 g (5,5% energi total) |
Karbohidrat | 211 g (61% energi total) |
Kalsium Besi Vitamin A Tiamin Vitamin C Kolesterol | 1869 mg 6,1 mg 1573 RE 0,6 mg 166 mg 213 mg |
Waktu | Bahan Makanan | Volume (ml) | URT |
Pukul 07.00 | Susu formula | 250 | 1 gls |
Pukul 10.00 | Susu Sari buah | 200 100 | ¾ gls ½ gls |
Pukul 13.00 | Susu formula | 250 | 1 gls |
Pukul 15.00 | Susu Sari buah | 200 100 | ¾ gls ½ gls |
Pukul 18.00 | Susu formula | 250 | 1 gls |
Pukul 21.00 | Susu formula | 250 | 1 gls |
Bahan Makanan yang dianjurkan pada diet stroke I adalah
Selanjutnya adalah Diet Stroke II, diet ini diberikan sebagai perpindahan dari Diet Stroke I atau kepada pasien pada fase pemulihan. Bentuk makanan merupakan kombinasi Cair Jernih dan Cair Kental, Saring, Lunak, dan Biasa. Pemberian diet pada pasien stroke disesuaikan dengan penyakit penyertanya. Diet Stroke II dibagi dalam tiga tahap, yaitu : 1) Diet Stroke II A diberikan Makanan Cair ditambah bubur saring 1700 kkal, 2) Diet Stroke II B diberikan Makanan Lunak 1900 kkal, dan 3) Diet Stroke II C diberikan Makanan Biasa 2100 kkal. Cara memesan diet stroke : 1) Diet Stroke I ; 2) Diet II A/II B/ II C (DS II A/ DS II B/ DS II C). (Mardalena and Suyani, 2016)
Editor : Ayu Rahadiyanti
Source: Portal Informasi Indonesia Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program unggulan di…
Source: Freepik Bulan Ramadhan telah tiba, saatnya umat Muslim menjalankan ibadah puasa. Menahan lapar dan…
Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) edisi 2024 telah dirilis dengan berbagai pembaruan signifikan untuk…
Editor: Annisa Alifaradila Rachmayanti Intermittent Fasting (IF) merupakan salah satu metode diet yang menggunakan interval…
Konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) semakin meningkat, mulai dari berbagai macam teh hingga kopi…
Pernahkah kamu melihat postingan makanan mix “unik” dari anak kos pada timeline media sosial? Sebut…