MINUM AIR DINGIN SETELAH MELAKUKAN AKTIVITAS FISIK, BAIK TIDAK YA?
Setelah aktivitas fisik kita minum air dingin pasti seger ya ? Tapi baik ga ya? Mari kita simak pada artikel berikut.
Keseimbangan Cairan Tubuh
Melakukan aktifitas fisik atau berolahraga merupakan bagian pola hidup yang sehat, dan kesehatan tubuh manusia tidak hanya tergantung dari jenis makanan yang dikonsumsi. Tetapi juga dari aktifitas berolahraga atau latihan fisik yang dilakukan. Aktifitas fisik memiliki manfaat yang sangat beragam dan mungkin bisa dikatakan tidak memiliki batas. Namun kita melihat masih banyak orang masih merasa malas untuk melakukan aktifitas fisik, padahal dapat menyehatkan tubuh.
Tubuh memiliki mekanisme untuk menjaga keseimbangan cairan. Saat cairan keluar tanpa diikuti keluarnya natrium (Na), maka cairan dari sel akan masuk ke pembuluh darah. Hal itulah yang akan memicu terjadinya rangsangan haus. Secara alami, cairan keluar dari tubuh melalui urine, kulit (keringat) dan uap nafas. Aktivitas tinggi dan suhu tinggi (panas) akan menambah pengeluaran cairan dari tubuh.1
Tubuh dapat bertahan selama berminggu-minggu tanpa makanan, tapi hanya beberapa hari tanpa air. Air atau cairan tubuh merupakan bagian utama tubuh, yaitu 55-60% dari berat badan orang dewasa atau 70% dari bagian tubuh tanpa lemak (lean body mass). Saat berolahraga kebutuhan air tentu akan lebih banyak dibanding dalam keadaan istirahat. Oleh karena saat berolahraga suhu tubuh meningkat dan tubuh menjadi panas. Tubuh yang panas berusaha untuk menjadi dingin dengan cara berkeringat.1

Sekitar 70% hingga 80% di dalam tubuh manusia berisi air dari seluruh bagian tubuh, tergantung dari bobot dan ukuran badan. Darah dan otak merupakan organ yang paling tinggi kandungan airnya yaitu berkisar 90%-95%. Minum air putih dingin dapat membantu fungsi jantung dalam memompa darah untuk disalurkan ke seluruh tubuh. Pemberian cairan dan jika cairan yang diberikan dapat di serap dengan efektif maka akan menurunkan kepadatan volume darah.1,2
Baca : Air Kelapa dan Status Hidrasi
Kebutuhan Cairan Saat dan Setelah Melakukan Akitivitas Fisik
Penggantian air selama berolahraga sangat penting untuk memelihara penampilan yang optimal dan memelihara kesehatan. Minumlah air 30-60 menit sebelum memulai aktivitas fisik sebanyak 150-250 ml. Air dingin kira-kira 10 derajat celcius lebih baik dari pada air hangat. Oleh karena air dingin lebih cepat diserap oleh usus, sehingga waktu pengosonan lambung lebih cepat. Pemberian air dalam jumlah yang sama dianjurkan pada seseorang yang sedang melakukan aktivitas fisik saat beristirahat. Seseorang yang sedang melakukan aktivitas fisik dianjurkan minum secara teratur setiap 10-15 menit sebanyak 150-250 ml air dingin. Selain itu juga minum air bersuhu dingin setelah melakukan aktivitas fisik lebih baik dalam penurunan denyut nadi dibandingkan dengan minum air yang bersuhu normal. 3

Baca Artikel : Kebutuhan cairan saat 8 gelas kurang cukup?
Keseimbangan cairan selama melakukan aktivitas fisik merupakan hal yang penting untuk mengoptimalkan fungsi kardiovaskuler dan pengaturan suhu tubuh. Saat melakukan aktivitas fisik, air dialirkan dari plasma ke dalam usus dan ruang intraseluler. Penurunan volume plasma dalam tubuh akan meningkatkan denyut nadi. Perubahan tersebut akan mengalami pemulihan setelah fase istirahat, lama periode pemulihan tergantung pada kondisi seseorang dalam melakukan aktivitas fisik serta tercapainya keseimbangan cairan di dalam tubuh.
Ketika olahraga terjadi pengeluaran keringat yang berlebih sehingga meningkatkan osmolalitas plasma dan kepadatan volume darah, serta meningkatkan denyut nadi dan tekanan darah. Pada saat pemberian cairan air putih, jika cairan air putih yang diberikan dapat diserap dengan efektif maka akan menurunkan kepadatan volume darah.
Cairan merupakan unsur yang paling perlu diperhatikan oleh seseorang yang sering melakukan aktivitas fisik karena akan menggantikan cairan tubuh yang hilang lewat pengeluaran keringat. Minuman yang baik sebagai sumber cairan adalah larutan yang mengandung elektrolit dan dekstrosa dengan jumlah seimbang seperti larutan oralit serta minuman olahraga (sport drinks). Minuman semacam ini bersifat isotonis sehingga menghindari terjadinya gejala kambung jika meminum air putih dalam jumlah banyak sekaligus.
Lebih Lanjut : Penggunaan Glukosa Selama Aktivitas Fisik
Referensi
- 1.Whitney E, Rolfes S. Understanding Nutrition. 14th ed. Cengage Learning; 2016.
- 2.Masrur M. Pengaruh Pemberian Minuman Air Es dengan Air Hangat terhadap Perubahan Denyut Nadi Setelah Melakukan Aktivitas Olahraga Lari 1000 Meter Siswa Smanko Sulawesi Selatan. Published online 2018.
- 3.Sainal M. Pengaruh Pemberian Minuman Bersuhu Dingin dan Normal terhadap Perubahan Denyut Nadi Setelah Beraktivitas Fisik pada Pemain Sepak Takraw Club Raga Makassar. Published online 2019.
Editor : Ayu Rahadiyanti