Rajin Berbekal Supaya Sehat

12/04/2018
dilihat 561 kali


Gambar artikel

Hari ini, 12 April 2018 merupakan Hari Bawa Bekal Nasional. Yaitu hari yang diperingati untuk mengkampanyekan betapa pentingnya membawa bekal. Peringatan ini pada mulanya digagas oleh Kementerian Pendidikan Nasional, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta salah satu perusahaan multi nasional.

Tidak heran peringatan ini diadakan. Mengingat menurut data BPOM, 99% anak sekolah menerapkan perilaku jajan dan 59-70% diantaranya jajan di tempat yang tidak higienis. Maka, mengkampanyekan berbekal memiliki urgensi tersendiri. Diantara hal positif dengan membiasakan berbekal adalah sebagai berikut:

1.      Membiasakan makan tepat waktu. Dengan berbekal maka makanan telah siap sedia untuk dikonsumsi. Sehingga kita dipermudah untuk dapat makan tepat waktu.

2.      Mengasah kreatifitas menu makanan bekal. Dengan berbekal maka Ibu-ibu di rumah didorong untuk sekreatif mungkin menyajikan menu makanan. Sehingga anak tidak bosan dalam berbekal.

3.      Menghemat pengeluaran. Dengan berbekal, maka pengeluaran dalam hal konsumsi makanan dapat dikurangi. Karena tentu memasak sendiri lebih murah daripada membeli. 

4.      Menjaga kesehatan. Menu makanan dengan berbekal lebih bisa dijamin sehat dan higienis. Kandungan gizi dan proses pengolahan makanan dapat diatur sedemikian rupa agar mendukung optimalnya fungsi organ dan kesehatan tubuh.

5.      Mencegah terbuang-buangnya makanan. Terutama bagi mereka yang sering kali mengonsumsi makanan dalam jumlah sedikit. Dengan berbekal kuantitas makanan dapat diatur.

Meskipun memiliki berbagai dampak positif, terutama agar tetap sehat. Dewasa ini budaya berbekal mulai ditinggalkan. Di zaman dahulu, baik di desa maupun di kota masyarakat masih sering membawa bekal baik ke sekolah, sawah, maupun tempat kerja. Kurang praktisnya bekal dianggap menjadi penyebab kebiasaan ini mulai ditinggalkan. Padahal meski dianggap kurang praktis, dengan berbekal kesehatan kita akan lebih terjaga.

Mengutip ucapan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani: “Hidup sehat itu dimulai dari kebiasaan mengonsumsi makanan sehat dari rumah. Itu kenapa saya selalu ingatkan pentingnya membawa bekal sendiri. Demi kesehatan, bukan semata pelit loh”.  Hal tersebut menunjukan betapa pentingnya berbekal untuk kesehatan dan negara dalam hal ini mendorong masyarakat untuk berbekal.

Rajin berbekal sebagai wujud membudayakan dan membiasakan perilaku baik menjadi satu hal yang perlu dipupuk. Kemanfaatan berbekal jika dilakukan secara masal dan terus menerus pada giliranya akan mewujudkan masyarakat yang sehat dan tercukupi kebutuhan gizinya.

Bagikan artikel ini :  
  •          

  •   9 kali dibagikan

    Referensi

    Suprapto. 2018. Hari Bawa Bekal Nasional. Tersedia dalam: http://voinews.id/indonesian/index.php/component/k2/item/2137-hari-bawa-bekal-nasional

    Firdaus Randy. 2018. Hari Bekal Nasional, Menko PMK ingatkan hidup sehat mulai dari makanan sehat. Tersedia dalam: https://www.merdeka.com/politik/hari-bekal-nasional-menko-pmk-ingatkan-hidup-sehat-mulai-dari-makanan-sehat.html

    Dipna. 2018. Hari Bekal Nasional: Bawa Bekal, Selain Sehat Juga Hemat. Tersedia dalam: https://tirto.id/hari-bekal-nasional-bawa-bekal-selain-sehat-juga-hemat-cmzq

    Sumber gambar: www.satujam.com


    Artikel terkait
    Gambar artikel
    Oleh : Muhammad Iqbal Basagili, S.Gz., M.P.H. (Nutr & Diet)
    09/07/2018
    Gambar artikel
    Oleh : Muhammad Iqbal Basagili, S.Gz., M.P.H. (Nutr & Diet)
    11/06/2018





    Kelebihan Berat Badan ?